25.6 C
Jakarta

Menteri Puspayoga: Kita Butuh Pengusaha Muda Dibidang Kopi

Must read

Mau Lihat Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman? Yuk, Hadiri Pameran Pusaka Pangeran Diponegoro di Museum Nasional

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan akan menggelar Pameran Pusaka Pangeran Diponegoro sebagai rangkaian kegiatan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN)...

Menhub Pantau Tol Cikampek Via Helikopter

CIKAMPEK, MEANRA62.COM -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan pantauan kondisi lalu lintas di Tol Cikampek dengan menggunakan Helikopter. Dalam pantauan tersebut, Menhub menemukan...

Sumpah Pemuda, Secarik Kertas yang Mengantar Indonesia Merdeka

JAKARTA, MENARA62.COM – Barangkali Profesor Muhammad Yamin tak pernah menduga bahwa tulisan yang dituangkan dalam secarik kertas, 92 tahun yang lalu, menjadi catatan penting...

Legislator Anis Ingatkan Pentingnya Bekal Perjuangan Politik bagi Pengurus PKS

JAKARTA, MENARA62.COM - Anggota DPR-RI Komisi XI F-PKS, Dr. Hj. Anis Byarwati, S.Ag., M.Si. menggelar  pertemuan virtual bersama struktur PKS se-Jakarta Timur dalam rangka...

JAKARTA, MENARA62.COM–  Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mendorong tumbuhnya pelaku usaha bidang ekspor kopi dari Indonesia. Sebab Indonesia menjadi salah satu negara penghasil kopi terbesar ketiga di dunia, dimana ragam dan jenis kopinya sangat banyak.

“Peluang bisnis dibidang kopi masih sangat luas, butuh entrepreneur muda untuk bisa membawa kopi lebih maju,” kata Puspayoga di sela Rembug Kopi Nusantara sekaligus meluncurkan ekspor perdana kopi Arabica Aceh Gayo milik PT Bijie Kopi Nusaprima ke Jerman, Rabu (11/10/2017).

Menurut Menkop diluncurkannya ekspor perdana kopi milik Gary Syafwan, seorang pelaku usaha muda tersebut bisa memotivasi anak muda lainnya untuk melakukan hal yang sama.

“Entrepreneur muda ini luar biasa. Ini bisa jadi contoh bagi anak muda lain bagaimana mereka bisa manage itu, bagaimana kopi bisa diekspor ke luar negeri,” lanjut Puspayoga.

Peluncuran ekspor dua kontainer kopi ini merupakan kedua kalinya setelah sebelumnya dilakukan pada tahun lalu. Namun ini baru pertama kali ekspor untuk tujuan Bremen, Jerman. Ekspor perdana PT Bijie Kopi Nusaprima dengan jenis Arabica asal Aceh-Gayo.

Menkop berharap ke depan akan semakin banyak jumlah anak-anak muda, entrepreneur pemula yang bergerak di bidang ekspor, terutama kopi.

Dalam kesempatan yang sama, Menkop dan UKM Puspayoga juga mengapresiasi Johny Rahadi karena telah mengekspor mesin pemanggang kopi (roasting) ke 6 negara, padahal baru tahun lalu diluncurkan. 6 negara tujuan itu antara lain, Malaysia, Singapura, Amerika, Jerrman, Filipina, dan Brunei Darusallam.

“Satu hal yang menarik hari ini adalah alat roasting yang dibuat oleh anak bangsa kita yang sudah diespor ke 6 negara. Tahun lalu diluncing, itu suatu prestasi,” tandas Menkop dan UKM.

Terkait Rembug Kopi Nusantara 2017 tersebut diikuti sebanyak 25 produsen kopi dari berbagai daerah. Acara ini menampilkan pameran produk kopi nusantara dan sarana pendukung usaha di bidang kopi.

“Nantinya dalam tiga hari pelaksanaan event ini juga akan dibagikan minuman kopi secara gratis,” kata Ketua Pelaksana, Lisa Ayodhia.

Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran KUKM, Emilia Suhaimi dalam sambutannya mengatakan event ini sebagai upaya untuk menyatukan potensi yang ada dari komoditas kopi Indonesia yang sudah terkenal sampai ke mancanegara.

Sebagai pelaksana teknis dari Kemenkop dan UKM, Smesco Indonesia senantiasa memberikan ruang gerak yang leluasa kepada pelaku KUKM dengan potensi yang dimiliki untuk mengespresikan dan mempromosikan hasil kreativitasnya kepada masyarakat luas.

“Dengan demikian, para pelaku UKM di bidang kopi dapat berkumpul dan saling bersinergi dalam rangka mem-branding produk kopi unggulan dari masing-masing daerah,” katanya.

Emilia berharap melalui event ini masyarakat, pebisnis, pecinta kopi akan lebih mengenal berbagai hal tentang KPI. Mulai dari proses penananam, panen, pengolahan biji kopi, serta ciri khas rasa kopi lokal yang sangat beragam dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Melalui kegiatan Smesco Rembug Kopi Nusantara ini diharapkan akan memberikan pemahaman tentang dunia perkopian Indonesia kepada masyarakat luas, sehingga bagi para pengusaha skala mikro, kecil dan menengah dapat memanfaatkan peluang usaha di bisnis kopi ini,” tutur Emilia.

Turut hadir dalam acara tersebut, antara lain Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharam, Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kemenkop UKM Abdul Kadir Damanik. Serta puluhan pecinta kopi, maupun produsen kopi dari berbagai daerah.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Mau Lihat Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman? Yuk, Hadiri Pameran Pusaka Pangeran Diponegoro di Museum Nasional

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan akan menggelar Pameran Pusaka Pangeran Diponegoro sebagai rangkaian kegiatan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN)...

Menhub Pantau Tol Cikampek Via Helikopter

CIKAMPEK, MEANRA62.COM -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan pantauan kondisi lalu lintas di Tol Cikampek dengan menggunakan Helikopter. Dalam pantauan tersebut, Menhub menemukan...

Sumpah Pemuda, Secarik Kertas yang Mengantar Indonesia Merdeka

JAKARTA, MENARA62.COM – Barangkali Profesor Muhammad Yamin tak pernah menduga bahwa tulisan yang dituangkan dalam secarik kertas, 92 tahun yang lalu, menjadi catatan penting...

Legislator Anis Ingatkan Pentingnya Bekal Perjuangan Politik bagi Pengurus PKS

JAKARTA, MENARA62.COM - Anggota DPR-RI Komisi XI F-PKS, Dr. Hj. Anis Byarwati, S.Ag., M.Si. menggelar  pertemuan virtual bersama struktur PKS se-Jakarta Timur dalam rangka...

Peringati Sumpah Pemuda, Ketum Kowani Ingatkan Peran Perempuan Sebagai Ibu Bangsa

JAKARTA, MENARA62.COM – Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Dr. Ir Giwo Rubianto, M.Pd mengingatkan bahwa peristiwa Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 memiliki...