35.7 C
Jakarta

MU Orsen-V PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi Resmi Dibuka

Baca Juga:

BOYOLALI, MENARA62.COM — Semangat sportivitas, kebersamaan, dan pembentukan karakter santri mewarnai pembukaan MU Orsen-V (Olahraga Seni) Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMU) Manafi’ul ‘Ulum Sambi, Jumat (14/8/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMA Muhammadiyah Manafi’ul ‘Ulum tersebut secara resmi dibuka Mudir PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi, Ustaz Pujiono, S.Pd., S.Si., M.M.

 

Dalam sambutannya, Pujiono menegaskan MU Orsen bukan sekadar ajang untuk memperebutkan kemenangan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi santri untuk membangun karakter.

 

“MU Orsen adalah ruang untuk belajar menjadi manusia yang sportif, disiplin, percaya diri, bertanggung jawab, dan mampu menghargai orang lain,” kata Pujiono.

 

Ia mengingatkan para santri agar mampu bertanding dengan sungguh-sungguh tanpa menghilangkan nilai persaudaraan. Menurutnya, kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari proses pembelajaran.

 

“Boleh berbeda tim, tetapi kita tetap satu pondok. Boleh berbeda strategi, tetapi kita tetap bersaudara. Boleh mengejar kemenangan, tetapi persaudaraan harus tetap menjadi pemenang,” tegasnya.

 

Dari Panca Karsa Menuju Panca Daya

 

MU Orsen-V menjadi bagian dari strategi PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi mengoptimalkan Panca Karsa sebagai fondasi pembentukan Panca Daya Santri.

 

Panca Karsa PonpesMU mencakup keimanan, keislaman, keilmuan, kebahasaan, dan keterampilan. Kelima aspek tersebut diarahkan tidak sekadar menjadi konsep, tetapi berkembang menjadi kekuatan yang melekat pada diri santri.

 

Keimanan dan keislaman menjadi fondasi spiritual serta akhlak. Keilmuan membangun budaya belajar dan berpikir. Kebahasaan membekali santri dengan kemampuan komunikasi, terutama Bahasa Arab dan Bahasa Inggris.

 

Sementara keterampilan diarahkan untuk membangun kreativitas, kemandirian, kepemimpinan, serta kesiapan menghadapi kehidupan.

 

“Panca Karsa ini kita optimalkan menjadi Panca Daya Santri. Harapannya, seluruh proses pendidikan di PonpesMU tidak hanya menghasilkan santri yang memahami ilmu agama, tetapi juga memiliki daya iman, daya ilmu, daya bahasa, daya keterampilan, dan daya kepemimpinan,” ujar Pujiono.

 

Konsep tersebut bermuara pada Profil Tri Karya Output Santri, yakni santri yang Siap Kuliah, Siap Kerja, dan Siap Dakwah.

 

Dengan konsep itu, santri diharapkan memiliki kesiapan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, memasuki dunia kerja, sekaligus mempunyai bekal keislaman dan kemampuan berdakwah di masyarakat.

 

Olahraga Jadi Laboratorium Kehidupan

 

Pujiono juga menjadikan olahraga sebagai bagian dari proses pendidikan karakter. Menurutnya, pertandingan mengajarkan santri mengenai aturan, kerja sama, strategi, kemenangan, kekalahan, hingga evaluasi.

 

“Kelak kalian akan meninggalkan pondok ini. Mungkin tidak semua akan menjadi atlet. Tetapi semoga kalian menjadi manusia yang sehat, tangguh, disiplin, sportif, bertanggung jawab, dan siap menjadi pemimpin di tengah masyarakat,” tuturnya.

 

Ia meminta seluruh peserta menjaga nama baik pesantren selama mengikuti rangkaian kegiatan. Para santri diingatkan untuk menghindari keributan, saling mengejek, kecurangan, maupun permusuhan.

 

Ketua Panitia MU Orsen-V, Habib Umar, bersama jajaran panitia telah menyiapkan berbagai perlombaan untuk mengembangkan potensi dan karakter santri. Sejumlah cabang yang digelar antara lain pidato, tahfiz, memanah, dan berbagai kegiatan lainnya.

 

Dukungan terhadap kegiatan juga datang dari jajaran pimpinan satuan pendidikan. Kepala SMP Muhammadiyah Manafi’ul ‘Ulum Ahmad Yasin, S.Th.I., M.P.I., dan Kepala SMA Muhammadiyah Manafi’ul ‘Ulum Ari Rosmawati, S.Pd., turut mendampingi Mudir dalam pembukaan.

 

Organisasi pelajar di lingkungan pesantren juga mengambil peran dalam kegiatan tersebut. PRM IPM turut mendukung pelaksanaan MU Orsen-V dengan Ikbal Nabawi sebagai ketua.

 

Pembukaan MU Orsen-V menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi dalam membentuk santri yang unggul secara akademik sekaligus kuat dalam iman, berakhlak, terampil, mampu berbahasa, sportif, mandiri, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

 

Dari Panca Karsa menuju Panca Daya, dari Panca Daya menuju Tri Karya: Santri PonpesMU, Siap Kuliah, Siap Kerja, Siap Dakwah. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!