29 C
Jakarta

Muhammadiyah Buka Sekolah Bagi TKI di Taiwan

Baca Juga:

TAIWAN, MENARA62.COM — Ahmad Syauqi, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Taiwan mengatakan, Muhammadiyah membuka sekolah bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berada di Taiwan. Sekolah itu, secara resmi sudah didirikan sejak 6 Desember 2017.

Menurut Syauqi, Muhammadiyah sebagai organisasi Islam terbesar di dunia, mencoba berkontribusi memberikan pendidikan formal bagi para TKI di Taiwan. Pendidikan itu dilakukan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Muhammadiyah Taiwan. PKBM Muhammadiyah Taiwan ini, merupakan PKBM pertama milik Muhammadiyah yang hadir di Luar Negeri.

Taiwan adalah negara nomor 3 di dunia, untuk tujuan penempatan bagi TKI. Saat ini, jumlahnya mencapai 230.000 orang. Dengan jumlah ini, menjadikan Indonesia sebagai negara asal tenaga kerja asing terbanyak di Taiwan. Dari jumlah tersebut, banyak TKI yang hanya mengenyam pendidikan SMA, SMP, bahkan hanya SD. “Sehingga ini menjadi pekerjaan rumah bagi semua pihak yang ingin membantu, agar kedepan para TKI ini memiliki pendidikan yang lebih baik. Tak terkecuali bagi Muhammadiyah,” ujar Syauqi.

Syauqi, di sela-sela kegiatan orientasi dan masa ta’aruf siswa PKBM Muhammadiyah Taiwan menjelaskan, ide mendirikan PKBM Muhammadiyah Taiwan ini, sebenarnya sudah muncul saat Ramadhan 2017. Ide itu, langsung disambut oleh pengurus lainnya. Pada bulan desember 2017, PKBM Muhammadiyah Taiwan resmi berdiri dan memulai aktivitas kegiatan belajar mengajarnya melalui media online.

“PKBM Muhammadiyah Taiwan berusaha untuk membantu para TKI di Taiwan untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi, walau mereka saat ini posisinya sedang bekerja. Muhammadiyah Taiwan, senantiasa hadir untuk ikut terlibat dalam memberdayakan para TKI di Taiwan agar sekembalinya ke Indonesia, mereka kembali dengan status yang berbeda, yaitu memiliki pendidikan yang lebih tinggi,” ujarnya.

Menurut Syauqi, saat ini PKBM Muhammadiyah Taiwan memiliki 50 siswa yang terdiri dari siswa Kejar Paket A atau setara SD, Kejar Paket B atau setara SMP, dan Kejar Paket C atau setara dengan SMA. Semua siswa diajar oleh mahasiswa Indonesia yang sedang studi S2 dan S3 di Taiwan. “Dan pada acara hari ini, kita juga akan melaunching e-learning PKBM Muhammadiyah Taiwan, yang sepenuhnya didukung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY),” ujarnya.

E-learning

Acara yang digelar di Aula Medical University ini, juga dihadiri oleh Rektor UMY Dr Gunawan Budiyanto. Ia hadir melalui live teleconference dari Yogyakarta, untuk memberikan sambutan serta meresmikan penggunaan system e-learning PKBM Muhammadiyah Taiwan. “UMY sebagai bagian dari Muhammadiyah, sangat mendukung hadirnya PKBM Muhammadiyah Taiwan. Bentuk dukungan UMY ini, diwujudkan salah satunya melalui pemberikan sistem e-learning sebagai media belajar online para siswa. Nantinya para siswa PKBM Muhammadiyah Taiwan bisa memanfaatkan sistem ini sepenuhnya untuk kegiatan akademik,” ujar Gunawan.

Menurut Kepala Sekolah PKBM Muhammadiyah Taiwan, Indra Gunawan, sistem e-learning ini mencangkup untuk menyimpan semua materi dari tutor, menjalankan ujian secara daring, serta survei secara daring. “PKBM Muhammadiyah Taiwan adalah PKBM Pertama di Taiwan yang menghadirkan teknologi informasi secara komprehensif kepada para siswanya, harapannya siswa nyaman belajar di PKBM Muhammadiyah Taiwan, mengingat 85% pertemuan dilakukan secara online dan sisanya adalah pertemuan fisik atau tatap muka offline,” ujarnya.

Bagi siswa PKBM Muhammadiyah Taiwan, kehadiran PKBM Muhammadiyah Taiwan sangat membantu para pekerja Indonesia di Taiwan untuk bisa mendapatkan pendidikan lebih tinggi. Jika di Indonesia, mereka banyak terkendala biaya, maka di Taiwan, mereka bisa mengakses pendidikan melalui PKBM Muhammadiyah Taiwan dengan biaya terjangkau dan waktu belajar yang fleksibel dengan jam kerjanya. Selain itu, hadirnya sistem e-learning yang difasilitasi oleh UMY ini, membuat mereka semakin semangat dalam belajar di PKBM Muhammadiyah Taiwan.

Acara ini ditutup dengan sosialisasi dan pengenalan semua tutor yang akan mengajar serta kurikulum yang berlaku di PKBM Muhammadiyah Taiwan.

Penulis: Lalu Irham/Andi A

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!