SOLO, MENARA62.COM – Muhammadiyah sebagai organisasi Islam modern di Indonesia, terus menunjukan sikap adaptifnya terhadap perkembangan teknologi digital. Dalam mewujudkan hal tersebut, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah menggelar Bimbingan Teknis SIM SatuMu, yang dilaksanakan di Ruang Meeting Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
SatuMu adalah sebuah platform website berbasis digital terpadu yang mendukung tata kelola persyarikatan Muhammadiyah ke dalam sistem satu data yang dinamakan Direktori Organisasi Muhammadiyah (DOM). Di dalamnya, platform ini mengintegrasikan layanan organisasi mulai dari data keanggotaan, iuran, dan lainnya.
Prof. Dr. Anam Sutopo, S.Pd., M.Hum., selaku pimpinan UMS, memberikan sambutan selamat datang kepada para peserta kegiatan pada, Minggu (4/1). UMS sebagai bagian dari institusi pendidikan memberikan dukungan secara penuh dalam penerapan modernisasi persyarikatan SatuMu.
“UMS merupakan salah satu dari Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang dimiliki oleh persyarikatan yang InsyaAllah memiliki komitmen yang sangat besar, yang sangat luar biasa untuk mendukung kegiatan-kegiatan persyarikatan,” ungkapnya.
Selain itu Ketua PWM Jateng Dr. KH. Tafsir, M.Ag., beserta Wakil ketua PWM, Drs. H. Wahyudi, M.Pd, turut menghadiri pembinaan ini. Dalam sambutan ketua PWM Jateng, ia menjelaskan berdasarkan hasil Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Kota Surakarta, Muhammadiyah menegaskan komitmennya dalam melaksanakan perubahan sesuai dengan perkembangan transformasi digital.
“Muhammadiyah sebagai civil society, tetapi Muhammadiyah sebagai satu badan hukum. Sehingga pada batas tertentu kita mendesentralisasi,” jelas Ketua PWM Jateng.
Dalam sambutannya, ia menjelaskan program SatuMu menjadi bagian dari upaya mempercepat proses digitalisasi yang dapat menjawab tantangan pengelolaan Muhammadiyah yang terus berkembang, dengan tetap mempertahankan karakter Muhammadiyh.
Sesi edukatif yang diikuti oleh para Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Jawa Tengah beserta pengurus Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR). Sistem DOM menjadi ruang kolaboratif untuk mengelola keseluruhan unsur dan entitas organisasi di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah.
Selain itu, dalam mencapai keberhasilan pelaksanaan program SatuMu, Bank Syariah turut serta menjadi mitra muhammadiyah inklusif yang membantu keberjalanan program. Direktur Bank Danamon Syariah dan Sustainability Finance, Herry Hykmanto, menuturkan kesiapan dalam mendukung sistem keuangan Muhammadiyah berbasis digital.
“Bank Danamon sebagai bagian dari jaringan bank global, NUFG yang memiliki cabang di 150 negara di seluruh dunia dan 850 cabang di Indonesia dan merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia, InsyaAllah kami siap,” ujarnya.
Herry menambahkan, Bank Danamon Syariah menyediakan sistem layanan syariah bersertifikat dengan kemudahan akses digital tanpa tambahan biaya.
“Kami juga memiliki community officer, Community officer adalah officer dari Bank Danamon yang khusus ditugaskan untuk mendampingi bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian kalau misalnya ada kesulitan,” tambahnya.
Untuk memastikan program transformasi digital berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Pembinaan ini ini dilengkapi dengan edukasi praktis yang menghadirkan keynote speech Ketua Majelis Pustaka dan Informasi Prof. Dr. Muchlas, M.T., yang memaparkan mengenai Ekosistem Layanan Digital Persyarikatan.
Terdapat sembilan pilar transformasi digital Muhammadiyah, yakni identitas digital, digitalisasi proses bisnis organisasi, keamanan siber, keterbukaan dan kemudahan akses, partisipasi warga persyarikatan dan masyarakat luas, keberlanjutan, inklusivitas, dashboard dinamis berbasis data real-time, serta pengambilan keputusan berbasis data dan AI.
Baginya, transformasi digital tidak hanya sekedar penggunaan teknologi, melainkan adanya perubahan dalam budaya organisasi. Setelah sesi pengantar materi selesai, pembinaan dilanjutkan dengan praktek input data DOM, praktek alur kerja proses pendaftaran E-KTAM, dan ditutup dengan sesi pembinaan mitra Bank Danamon Syariah. (*)

