29 C
Jakarta

Pemerintah Akan Cabut Tanggap Darurat Gunung Agung

Must read

SMP Al Irsyad Berbagi

SOLO, MENARA62.COM- Bertempat di halaman Al Irsyad ,unit SMP Al Irsyad Surakarta mengadakan acara bakti sosial dengan tema berbagi akhiri pandemi, Sabtu (13/02). Kegiatan...

Respon Kebencanaan, LPB Muhammadiyah Kab. Bekasi Bentuk Pos Koordinasi 

BEKASI, MENARA62.COM -- Jebolnya tanggul Citarum di Kabupaten Bekasi, tepatnya di Kp. Babakan RT 005/03 Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, beberapa...

Ciptakan Kampus Sehat: Rektor, Dosen, dan Pegawai UMP Divaksin

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah Dr. Jebul Suroso, beserta Wakil Rektor, Dosen, dan Pegawai UMP telah mendapat suntikan...

Aloft Hotel, Hotel Unik di Jakarta dan Bali yang Menyajikan berbagai Pengalaman berbeda untuk Wisatawan Generasi Baru

JAKARTA, MENARA62.COM -- Terkenal akan suasana ruang sosial yang vibrant dan pelopor program live music, Aloft Hotel merupakan destinasi yang tepat bagi wisatawan untuk menikmati desain...

KARANGASEM, MENARA62.COM — Pemerintah sedang mempertimbangkan mencabut tanggap darurat erupsi Gunung Agung di Bali karena status itu dinilai turut memicu sejumlah negara mengeluarkan peringatan perjalanan atau “travel warning” berkunjung ke Pulau Dewata.

“Jadi begitu tanggap darurat kami cabut, saya kira `travel warning` juga akan dicabut,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan setelah meninjau Pos Pengamatan Gunung Agung di Desa Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, Jumat (22/12/2017), seperti dilansir Antara.

Menurut Luhut, rencana tersebut akan dibawa ke dalam rapat terbatas terkait penanganan dampak erupsi Gunung Agung terhadap pariwisata Bali yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Sanur, Denpasar, Jumat (22/12/2017) malam.

Luhut menjelaskan, pemerintah tetap akan memperhatikan pengungsi Gunung Agung karena tanggap darurat berkaitan erat dengan pencairan bantuan logistik khususnya beras.

“Kalau tanggap darurat itu tidak ada, beras (pengungsi) tidak bisa dicairkan oleh Pemda. Sekarang kami mau coba bisa tidak Kementerian Sosial yang mengeluarkan itu,” ucapnya.

Hingga saat ini berdasarkan data dari BPBD Bali, jumlah pengungsi Gunung Agung mencapai 74.045 yang tersebar di 239 titik pengungsian di seluruh Bali.

Setelah status Gunung Agung meningkat menjadi awas dan disusul erupsi, sejumlah negara mengeluarkan imbauan perjalanan ke Bali di antaranya Singapura, Inggris, Australia, Amerika Serikat, dan Selandia Baru.

Adanya imbauan atau peringatan perjalanan ke Bali itu dinilai turut berpengaruh menurunkan tingkat kunjungan wisatawan mancanegara.

Sebelumnya Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa ketika meninjau Pos Pengamatan Gunung Agung pada Rabu (27/9/2017) mengatakan Kementerian Sosial dapat mengeluarkan cadangan beras pemerintah dengan jumlah tanpa batas apabila cadangan dari pemerintah kabupaten dan provinsi sudah habis digunakan.

Menurut Khofifah, pemerintah kabupaten dapat mengeluarkan beras cadangan pemerintah sebesar 100 ton berdasarkan surat keputusan darurat dari bupati.

Jika stok tersebut telah menipis, maka berdasarkan surat darurat dari gubernur dapat digelontorkan beras cadangan pemerimtah dari jatah provinsi sebesar 200 ton.

Namun apabila beras dari provinsi tersebut sudah mulai berkurang, maka Kementerian Sosial nantinya baru bisa mengeluarkan cadangan beras pemerintah dari Pusat dengan alokasi tanpa batas sesuai dengan stok yang saat itu mencapai sekitar 269 ribu ton.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

SMP Al Irsyad Berbagi

SOLO, MENARA62.COM- Bertempat di halaman Al Irsyad ,unit SMP Al Irsyad Surakarta mengadakan acara bakti sosial dengan tema berbagi akhiri pandemi, Sabtu (13/02). Kegiatan...

Respon Kebencanaan, LPB Muhammadiyah Kab. Bekasi Bentuk Pos Koordinasi 

BEKASI, MENARA62.COM -- Jebolnya tanggul Citarum di Kabupaten Bekasi, tepatnya di Kp. Babakan RT 005/03 Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, beberapa...

Ciptakan Kampus Sehat: Rektor, Dosen, dan Pegawai UMP Divaksin

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah Dr. Jebul Suroso, beserta Wakil Rektor, Dosen, dan Pegawai UMP telah mendapat suntikan...

Aloft Hotel, Hotel Unik di Jakarta dan Bali yang Menyajikan berbagai Pengalaman berbeda untuk Wisatawan Generasi Baru

JAKARTA, MENARA62.COM -- Terkenal akan suasana ruang sosial yang vibrant dan pelopor program live music, Aloft Hotel merupakan destinasi yang tepat bagi wisatawan untuk menikmati desain...

Ketum PGRI Terharu Guru Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM – Ketua Umum PGRI Prof Unifah Rosyidi mengaku terharu ketika guru menjadi prioritas yang mendapatkan vaksin Covid-19. Hal itu disampaikan Unifah saat...