29.7 C
Jakarta

Pemerintah Siapkan Dana Rp1 Triliun untuk Renovasi Rumah Korban Bencana di Sulteng

Must read

Banjir di Kalsel, LAPAN Temukan Terjadi Perubahan Penutup Lahan yang Signifikan

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim tanggap darurat bencana Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) melakukan analisa penyebab banjir yang terjadi sejak tanggal 12-13 Januari 2021...

Korban Meninggal Dunia Akibat Longsor di Sumedang Capai 29 Orang

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim SAR (Search and Rescue) Gabungan kembali menemukan 1 (satu) korban meninggal dunia serta menemukan 1 (satu) orang yang dinyatakan hilang...

Kukuhkan MUI Indramayu, Rahmat Syafii: Ulama Harus Bisa Beri Solusi Problem Masyarakat

INDRAMAYU, MENARA62.COM - Para ulama Indramayu harus menjadi pemberi solusi dari berbagai permasalahan yang muncul di tengah masyarakat. Hal tersebut ditegaskan Ketua MUI Jawa...

Muhammadiyah Kaltim Berangkatkan Relawan ke Kalsel dan Sulbar

SAMARINDA, MENARA62.COM- Musibah bertubi-tubi nampaknya belum beranjak dari negeri kita ini. Di tengah pandemi covid -19, banjir melanda sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan, demikian...

DONGGALA, MENARA62.COM – Pemerintah menyiapkan dana senilai Rp1 triliun untuk pembiayaan rumah rusak berat, sedang dan ringan dampak dari bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Bupati Donggala, Sulawesi Tengah, Kasman Lassa mengemukakan dana tersebut merupakan dana stimulan yang akan diterima oleh warga.

Kebutuhan dana stimulan itu, kata Kasman Lassa telah di sampaikan kepada pemerintah pusat dan mulai di cairkan kepada masyarakat Donggala, namun secara bertahap.

“Iya, secara keseluruhan total anggaran yang di butuhkan untuk pemulihan setelah bencana khususnya pemulihan rumah-rumah warga yang terdampak bencana, nilainya hampir Rp1 triliun,” ucap Bupati Donggala, Kasman Lassa, dikutip dari Antara, Ahad (7/4).

Kasman Lassa menguraikan, Pemerintah Kabupaten Donggala setelah melakukan pendataan langsung rumah-rumah warga yang terdampak bencana di 11 kecamatan, tercatat total rumah yang harus dibiayai sebanyak 21.378 rumah.

“Setelah dilakukan pendataan, penelitian rumah terdampak. Maka ada lima kecamatan yang paling terdampak dari 11 kecamatan yang terdampak bencana gempa dan tsunami,” sebut Kasman Lassa.

Data Pemerintah Kabupaten Donggala menyebutkan rumah rusak berat berjumlah 7.986, rusak sedang 6.215 dan rusak ringan sebanyak 7.827 yang berada di delapan titik wilayah terdampak.

Dia mengemukakan bahwa tahap pertama dana stimulan akan dicari dalam waktu dekat dengan nilai Rp83 Miliar yang akan diberikan kepada masyarakat yang rumahnya rusak parah di delapan titik dari lima kecamatan yang sangat terdampak.

Dia menguraikan bahwa saat ini terdapat 32.286 jiwa korban gempa dan tsunami belum menempati hunian sementara, atau masih berada di tenda-tenda pengungsian. “Insya Allah dalam waktu dekat semua sudah akan masuk hunian sementara yang ada di shelter pengungsian,” ujar dia.

Pemerintah menyediakan hunian sementara kurang lebih 189 unit di beberapa lokasi pengungsian untuk korban terdampak bencana tsunami. “Kami juga sedang berupaya membangun rumah untuk korban-korban yang mengalami atau terpapar musibah gempa dan tsunami,” kata Kasman.

Dia menambahkan bahwa musibah gempa dan tsunami tidak terjadi dengan sendirinya, melainkan terjadi karena kehendak yang maha kuasa. Hal itu tidak terlepas dari ketentuan yang telah diatur.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Banjir di Kalsel, LAPAN Temukan Terjadi Perubahan Penutup Lahan yang Signifikan

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim tanggap darurat bencana Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) melakukan analisa penyebab banjir yang terjadi sejak tanggal 12-13 Januari 2021...

Korban Meninggal Dunia Akibat Longsor di Sumedang Capai 29 Orang

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim SAR (Search and Rescue) Gabungan kembali menemukan 1 (satu) korban meninggal dunia serta menemukan 1 (satu) orang yang dinyatakan hilang...

Kukuhkan MUI Indramayu, Rahmat Syafii: Ulama Harus Bisa Beri Solusi Problem Masyarakat

INDRAMAYU, MENARA62.COM - Para ulama Indramayu harus menjadi pemberi solusi dari berbagai permasalahan yang muncul di tengah masyarakat. Hal tersebut ditegaskan Ketua MUI Jawa...

Muhammadiyah Kaltim Berangkatkan Relawan ke Kalsel dan Sulbar

SAMARINDA, MENARA62.COM- Musibah bertubi-tubi nampaknya belum beranjak dari negeri kita ini. Di tengah pandemi covid -19, banjir melanda sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan, demikian...

Perempuan ‘Aisyiyah Memaknai Tahun Baru di Masa Pandemi dengan Muhasabah

PATI, MENARA62.COM - Divisi Penguatan Pengajian dan Media Majelis Tabliqh Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah Jawa Tengah bekerjasama dengan Majelis Tabliqh Pimpinan Daerah 'Aisyiyah  Karesidenan Pati,...