31.2 C
Jakarta

Pemerintah Siapkan Dana Rp1 Triliun untuk Renovasi Rumah Korban Bencana di Sulteng

Baca Juga:

Hardiknas 2021, Momentum Tepat bagi Guru Lakukan Perubahan

JAKARTA, MENARA62.COM – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 menjadi momentum penting bagi para guru untuk melakukan berbagai perubahan. Hal tersebut sejalan dengan kebijakan...

Sambut Harsunas 2021, Rumah Sunat dr Mahdian Gelar Sunatan Massal

JAKARTA, MENARA62.COM – Dalam rangka menyambut Hari Sunat Nasional (Harsunas) 2021 yang berlangsung tanggal 15 Mei sampai 15 Juli 2021, Rumah Sunat dr. Mahdian...

Pemerintah Fasilitasi Pengusaha Kuliner Masuk Marketplace

JAKARTA, MENARA62.COM - Pada 2019 lalu, Kementerian Koperasi dan UKM telah merujuk Nota Kesepahaman dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek). Sebagai tindak lanjut...

Cegah Warga Nekad Mudik, Pemerintah Siapkan 381 Pos Penyekatan

JAKARTA, MENARA62.COM - Meskipun sudah dilarang, pemerintah memperkirakan masih ada sekitar 17,2 juta atau 7% warga yang nekat mudik pada masa lebaran 2021 ini. "Sebagian...

DONGGALA, MENARA62.COM – Pemerintah menyiapkan dana senilai Rp1 triliun untuk pembiayaan rumah rusak berat, sedang dan ringan dampak dari bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Bupati Donggala, Sulawesi Tengah, Kasman Lassa mengemukakan dana tersebut merupakan dana stimulan yang akan diterima oleh warga.

Kebutuhan dana stimulan itu, kata Kasman Lassa telah di sampaikan kepada pemerintah pusat dan mulai di cairkan kepada masyarakat Donggala, namun secara bertahap.

“Iya, secara keseluruhan total anggaran yang di butuhkan untuk pemulihan setelah bencana khususnya pemulihan rumah-rumah warga yang terdampak bencana, nilainya hampir Rp1 triliun,” ucap Bupati Donggala, Kasman Lassa, dikutip dari Antara, Ahad (7/4).

Kasman Lassa menguraikan, Pemerintah Kabupaten Donggala setelah melakukan pendataan langsung rumah-rumah warga yang terdampak bencana di 11 kecamatan, tercatat total rumah yang harus dibiayai sebanyak 21.378 rumah.

“Setelah dilakukan pendataan, penelitian rumah terdampak. Maka ada lima kecamatan yang paling terdampak dari 11 kecamatan yang terdampak bencana gempa dan tsunami,” sebut Kasman Lassa.

Data Pemerintah Kabupaten Donggala menyebutkan rumah rusak berat berjumlah 7.986, rusak sedang 6.215 dan rusak ringan sebanyak 7.827 yang berada di delapan titik wilayah terdampak.

Dia mengemukakan bahwa tahap pertama dana stimulan akan dicari dalam waktu dekat dengan nilai Rp83 Miliar yang akan diberikan kepada masyarakat yang rumahnya rusak parah di delapan titik dari lima kecamatan yang sangat terdampak.

Dia menguraikan bahwa saat ini terdapat 32.286 jiwa korban gempa dan tsunami belum menempati hunian sementara, atau masih berada di tenda-tenda pengungsian. “Insya Allah dalam waktu dekat semua sudah akan masuk hunian sementara yang ada di shelter pengungsian,” ujar dia.

Pemerintah menyediakan hunian sementara kurang lebih 189 unit di beberapa lokasi pengungsian untuk korban terdampak bencana tsunami. “Kami juga sedang berupaya membangun rumah untuk korban-korban yang mengalami atau terpapar musibah gempa dan tsunami,” kata Kasman.

Dia menambahkan bahwa musibah gempa dan tsunami tidak terjadi dengan sendirinya, melainkan terjadi karena kehendak yang maha kuasa. Hal itu tidak terlepas dari ketentuan yang telah diatur.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

Hardiknas 2021, Momentum Tepat bagi Guru Lakukan Perubahan

JAKARTA, MENARA62.COM – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 menjadi momentum penting bagi para guru untuk melakukan berbagai perubahan. Hal tersebut sejalan dengan kebijakan...

Sambut Harsunas 2021, Rumah Sunat dr Mahdian Gelar Sunatan Massal

JAKARTA, MENARA62.COM – Dalam rangka menyambut Hari Sunat Nasional (Harsunas) 2021 yang berlangsung tanggal 15 Mei sampai 15 Juli 2021, Rumah Sunat dr. Mahdian...

Pemerintah Fasilitasi Pengusaha Kuliner Masuk Marketplace

JAKARTA, MENARA62.COM - Pada 2019 lalu, Kementerian Koperasi dan UKM telah merujuk Nota Kesepahaman dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek). Sebagai tindak lanjut...

Cegah Warga Nekad Mudik, Pemerintah Siapkan 381 Pos Penyekatan

JAKARTA, MENARA62.COM - Meskipun sudah dilarang, pemerintah memperkirakan masih ada sekitar 17,2 juta atau 7% warga yang nekat mudik pada masa lebaran 2021 ini. "Sebagian...

BBKP Tanjung Priok Waspadai Penularan Covid-19 Melalui Produk Pertanian

JAKARTA, MENARA62.COM – Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Tanjung Priok Jakarta Hasrul mengingatkan virus Covid-19 bisa menular melalui produk pertanian. Karena itulah BBKP...