24.6 C
Jakarta

Pencapaian Ganda di IMO ke-31

Wujud Eksistensi Indonesia di Dunia Internasional

Must read

Tim MDMC Jawa Tengah Telah Melakukan Penyisiran di Wilayah Longsoran

MAJENE, MENARA62.COM- Tim SAR Muhammadiyah Jawa Tengah yang telah tiba di Majene  kemarin sore, Senin (18/01) melakukan  penyisiran  bersama beberapa potensi di daerah Majene...

Sejak Dibuka Desember Lalu, Sudah Lebih dari 3.000 Orang Mendaftar Menjadi Mahasiswa UMS yang Dilakukan Secara Online

    PABELAN, MENARA62.COM-Sejak pendaftaran dibuka pada Desember 2020 lalu, kini jumlah calon mahasiswa baru yang mendaftar ke Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) telah mencapai 3.103 orang...

Catatan Pekan Legislatif DPM Fakultas Psikologi UHAMKA

Komisi II Perundang-undangan Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Psikologi UHAMKA Periode 2020-2021 membuat kegiatan yang dinamakan Pekan Legislatif dengan tema "Menjadikan Peraturan sebagai Landasan dan Arahan guna Menjaga Stabilitas...

Sekolah Transportasi Kemenhub Kirim Tim Relawan dan Himpun Bantuan bagi Korban Bencana di Sulbar

JAKARTA, MENARA62.COM -- Musibah gempa bumi kembali melanda Tanah Air, kali ini terjadi di Provinsi Sulawesi Barat terjadi pada Kamis (14/1/2021) dengan kekuatan 5,9...

Jakarta, MENARA62.COM — Pencapaian ganda yang diraih Indonesia dalam Sidang International Maritime Organization (IMO) atau Organisasi Maritim Sedunia ke-31 di London, Inggris, merupakan wujud eksistensi Indonesia di dunia Internasional. Hal tersebut mengemuka dalam konferensi pers yang digelar bersama oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Ketua BPK Agung Firman Sampurna, di kantor BPK RI Jakarta, Sabtu (30/11/2019), seperti dilansir situs dephub.go.id

“Ini memang hal yang membanggakan, karena pada saat berangkat kesana dan harus bertanding dengan negara lain sepertinya tidak mungkin menang. Tapi kekompakan kita disana untuk bersama menyampaikan pesan tentang apa yang sudah kita lakukan membuat akhirnya Indonesia dipercaya dan mendapat pengakuan di dunia internasional,” ujar Budi Karya.

Seperti diketahui, dalam gelaran pemilihan dalam Sidang IMO ke-31, Indonesia berhasil memenangkan dua pemilihan. Pertama, terpilihnya kembali Indonesia menjadi Anggota Dewan IMO Kategori C Tahun 2020-2021 dan Kedua, Badan Pemeriksa Keuangan RI berhasil terpilh untuk pertama kalinya menjadi eksternal auditor IMO Tahun 2020-2023.

Menhub Budi mengatakan, beberapa manfaat dari bergabungnya Indonesia ke dalam keanggotaan IMO diantaranya adalah Indonesia akan mendapatkan informasi penting dan terkini di bidang kemaritiman. Informasi ini, dapat dimanfaatkan Indonesia untuk semakin memajukan sektor maritim.

“Kedepannya juga bisa menawarkan anak muda kita bekerja sebagai volunter di IMO dengan harapan bisa bekerja tetap di sana,” ujar Budi Karya.

Kompak

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan, kemenangan ini dikarenakan adanya kekompakan di antara tiga pihak yakni Kemenhub,BPK RI dan Kemenlu sehingga profesionalitas Indonesia dapat dipercaya dan diakui di kancah internasional.

“Kemarin kami bertiga bertemu bersama tim masing-masing dan membahas strategi pemenangan ini. Terutama untuk pemilihan external auditor ini sangat sulit karena kompetitornya Inggris (sebagai tuan rumah) dan Italia. Medannya sangat berat, tapi karena kita bersatu menyusun strategi, pada akhirnya kita dapat memenangkan pertandingan ini. Kami menurunkan full team diplomat senior yang dipimpin oleh Rahmat Budiman untuk membantu lobby menjelang pemilihan dilakukan. Karena kekompakan kita menang, bahkan kemenangan ganda sekaligus bagi Indonesia,” ujar Menlu Retno.

Sementara itu, Ketua BPK Agung Firman Sampurna mengucapkan terimakasih dan apresiasinya kepada Kementerian Perhubungan sebagai Ketua Delegasi di IMO dari Indonesia, karena sudah bersatu dan solid untuk pemenangan Indonesia.

“Kedepannya BPK RI akan melakukan pemeriksaan terhadap laporan keuangan dan kinerja IMO, sehingga diharapkan dapat mengumpulkan data dan informasi yang detail guna mendukung kemajuan maritim di Indonesia,” ujar Firman.

Tiga Fokus Kemenhub Di IMO Ke-31

Setelah terpilih kembali menjadi anggota dewan IMO kategori C yang memliki kepentingan khusus dalam transportasi atau navigasi maritim yang juga diupayakan untuk mencerminkan representasi dari wilayah geografis negaranya. Menhub Budi Karya mengatakan, Indonesia memiliki tiga isu yang menjadi fokus untuk dibahas di dalam Forum IMO.

Pertama, tentang lingkungan hidup dengan isu sampah plastik. Kedua, berkaitan dengan SDM vokasional di Indonesia di sektor maritim yang tidak kalah dengan negara lain. Ketiga, yaitu terkait peran perempuan yang sudah banyak berbuat untuk sektor maritim di Indonesia. Menhub Budi menerangkan, ketiga isu itu unik dan Indonesia mempunyai kepentingan akan hal tersebut, selain tentu saja masalah keselamatan dan keamanan.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Tim MDMC Jawa Tengah Telah Melakukan Penyisiran di Wilayah Longsoran

MAJENE, MENARA62.COM- Tim SAR Muhammadiyah Jawa Tengah yang telah tiba di Majene  kemarin sore, Senin (18/01) melakukan  penyisiran  bersama beberapa potensi di daerah Majene...

Sejak Dibuka Desember Lalu, Sudah Lebih dari 3.000 Orang Mendaftar Menjadi Mahasiswa UMS yang Dilakukan Secara Online

    PABELAN, MENARA62.COM-Sejak pendaftaran dibuka pada Desember 2020 lalu, kini jumlah calon mahasiswa baru yang mendaftar ke Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) telah mencapai 3.103 orang...

Catatan Pekan Legislatif DPM Fakultas Psikologi UHAMKA

Komisi II Perundang-undangan Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Psikologi UHAMKA Periode 2020-2021 membuat kegiatan yang dinamakan Pekan Legislatif dengan tema "Menjadikan Peraturan sebagai Landasan dan Arahan guna Menjaga Stabilitas...

Sekolah Transportasi Kemenhub Kirim Tim Relawan dan Himpun Bantuan bagi Korban Bencana di Sulbar

JAKARTA, MENARA62.COM -- Musibah gempa bumi kembali melanda Tanah Air, kali ini terjadi di Provinsi Sulawesi Barat terjadi pada Kamis (14/1/2021) dengan kekuatan 5,9...

Terra Drone Indonesia Libatkan Regulator Bahas Aturan Drone Lewat Webinar

JAKARTA, MENARA62.COM -- Teknologi drone bukan lagi teknologi yang tergolong baru. Sudah banyak perusahaan-perusahaan di Indonesia, baik swasta, BUMN, maupun badan pemerintahan yang telah...