25.6 C
Jakarta

Pep Guardiola mengaku akhir karirnya sudah dekat

Must read

Peran Perpustakaan Harus Ditingkatkan Guna Menunjang Budaya Literasi Masyarakat

JAKARTA, MENARA62.COM - Di era yang serba digital perpustakaan memang bukan satu-satunya sumber  informasi untuk masyarakat. Perangkat gawai dan perangkat raksasa yang bernama Google...

Ini Cara Kedai Kopi Guyon Bertahan Di Tengah Pandemi Corona

JAKARTA, MENARA62.COM – Roda bisnis berubah drastis akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Perubahan ini juga terasa pada bisnis Kedai Kopi Guyon yang...

Rian ‘Kopirative’ Buktikan Membuka Usaha Tak Selalu Padat Modal

JAKARTA, MENARA62.COM - Memulai bisnis tidak selalu harus merogoh kocek yang besar alias padat modal. Dengan modal yang terbatas, asalkan dikelola dengan baik, maka...

Sanksi PSBB di DKI Kurang Tegas, Masyarakat Abai Protokol Kesehatan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan kembali di Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan nampaknya tidak terlalu efektif. Hal ini dapat dilihat...

JAKARTA, MENARA62.COM – Manajer Manchester City Pep Guardiola mengaku tidak mau menjadi pelatih sampai umur 60-an, sebaliknya mengaku tengah mendekati akhir karirnya.

Dalam wawancara dengan NBC, Senin waktu setempat, pria berusia 45 tahun itu mengaku sudah mendekati akhir karir kepelatihannya yang umur kepelatihannya itu sebenarnya baru sekitar satu dekade.

“Tentu saja ketika kami menang, saya senang sekali, saya puas sekali. Dan saya minum segelas anggur dan menikmatinya,” kata Guardiola. “Tetapi yang saya sukai adalah membayangkan bahwa langkah ke depan bisa lebih baik. Jika tidak, saya tak akan di sini.”

“Saya merasakan akhir karir saya, saya akan…(mengangkat kedua tangannya). Saya tidak mau melatih sampai umur 60 dan 65 tahun, jadi…Tidak, tidak, tidak, tidak.”

“(Di) Manchester City tiga tahun atau mungkin lebih lama, tapi saya tetap sedang mendekati akhir karir saya, sebagai manajer. Saya yakin sekali soal itu,” kata Guardiola seperti dikutip laman ESPN.

Guardiola bergabung dengan City Juli tahun lalu. Dia tidak pernah tinggal lama di satu tempat karena  terus memburu tantangan baru.

Dia melatih tim senior Barcelona pada 2008 untuk mempersembahkan tiga gelar dalam empat musim di Camp Nou sebelum istirahat setahun.

Begitu selesai istirahat dia melatih Bayern Muenchen guna menjuarai Bundesliga tiga kali berturut-turut sebelum pindah ke Liga Utama Inggris di Manchester City.

(www.antaranews.com)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Peran Perpustakaan Harus Ditingkatkan Guna Menunjang Budaya Literasi Masyarakat

JAKARTA, MENARA62.COM - Di era yang serba digital perpustakaan memang bukan satu-satunya sumber  informasi untuk masyarakat. Perangkat gawai dan perangkat raksasa yang bernama Google...

Ini Cara Kedai Kopi Guyon Bertahan Di Tengah Pandemi Corona

JAKARTA, MENARA62.COM – Roda bisnis berubah drastis akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Perubahan ini juga terasa pada bisnis Kedai Kopi Guyon yang...

Rian ‘Kopirative’ Buktikan Membuka Usaha Tak Selalu Padat Modal

JAKARTA, MENARA62.COM - Memulai bisnis tidak selalu harus merogoh kocek yang besar alias padat modal. Dengan modal yang terbatas, asalkan dikelola dengan baik, maka...

Sanksi PSBB di DKI Kurang Tegas, Masyarakat Abai Protokol Kesehatan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan kembali di Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan nampaknya tidak terlalu efektif. Hal ini dapat dilihat...

New Normal, Can Cuts Barbershop Terapkan Standar Protokol Kesehatan

BEKASI, MENARA62.COM – Sejak wabah Covid-19 melanda tanah air, beberapa sektor perekonomian mengalami dampaknya, termasuk usaha Can Cuts Barbershop. Usaha jasa potong rambut di...