25.6 C
Jakarta

Persiapkan Kuliah Offline, Rektor Menyapa Ajak Diskusi Dosen dan Tendik

Must read

Tekad Indonesia Menjadi Negara Maju pada Tahun 2045

JAKARTA, MENARA62.COM - Indonesia bertekad menjadi negara maju, pada 100 tahun Indonesia merdeka pada tahun 2045. Sesuai dengan tujuan pencapaian kebijakan pembangunan Suistainable Development...

ITS Luncurkan Kapal Autonomuos, Menhub: Saatnya Indonesia Kuasai Teknologi Maritim

JAKARTA, MENARA62.COM -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan sudah saatnya Indonesia menguasai teknologi maritim karena Indonesia memiliki potensi maritim yang sangat besar. Telebih...

Lulusan PT Kemenhub Siap Memperkuat Konektivitas dan Aksesibilitas Transportasi di Seluruh Wilayah NKRI

TEGAL, MENARA62.COM -- Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi memimpin upacara Wisuda Perwira Transportasi Darat Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal dengan menerapkan protokol...

Bantuan Kuota Internet bagi 27,3 Juta Siswa dan Guru Mulai Disalurkan

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyalurkan bantuan kuota data internet tahap satu dan dua September kepada 27.305.495 nomor telepon selular (ponsel)...

BANTUL, MENARA62.COM – Setelah sukses menyelenggarakan Rektor Menyapa dengan mahasiswa dan orang tua mahasiswa secara online, kali ini Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan sesi serupa tapi dengan Dosen dan Tenaga Pendidiknya di Lobby Rektor Lantai 1 Gedung AR Fachruddin A Kampus Terpadu UMY, pada Rabu (12/8). Ada beberapa pembahasan yang disampaikan oleh Rektor beserta jajarannya kepada dosen dan tendik, salah satunya terkait dengan persiapan kuliah offline atau tatap muka yang rencananya akan dilakukan mulai September 2020 secara bertahap.

Sudah lima bulan lamanya, perkuliahan di UMY dilakukan secara online melalui aplikasi MyKlass dan sejenisnya. Perubahan mendadak yang semula perkuliahan dilakukan tatap muka menjadi online telah melahirkan beberapa kelebihan dan kekurangannya, namun sisi kekurangannya lebih dirasakan baik oleh mahasiswa maupun dosen yang mengajar. Hal tersebut menjadi pertimbangan UMY untuk kemudian mengadakan perkuliahan offline, seperti yang disampaikan oleh Rektor UMY Dr. Ir. Gunawan Budiyanto M.P. bahwa perkuliahan online tidak bisa menggantikan kuliah tatap muka.

“Kita menyadari bersama bahwa perkuliahan online yang sudah dijalani selama pandemi masih terdapat beberapa kekurangan, dan kenyataannya tidak akan bisa menggantikan perkuliahan tatap muka. Tapi tentunya, dengan kondisi yang terjadi saat ini, perkuliahan tatap muka akan diadaptasikan dengan pola yang baru. Kami sedang mempersiapkan protokol bagaimana dengan penerapan kebiasaan baru seperti datang dan keluar ruang kelas seperti apa, penyediaan hand sanitizer di setiap lorong kelas, penerapan jaga jarak di dalam kelas dengan kursinya berjarak minimal satu meter,” ungkapnya.

Direncanakan bahwa UMY akan melaksanakan program kuliah tatap muka secara bertahap. Keputusan ini didapat setelah tim gugus tugas Covid-19 UMY berdiskusi dengan Satgas Covid-19 Daerah Istimewa Yogyakarta, yang menyimpulkan bahwa UMY akan diberikan surat rekomendasi untuk menjalankan kuliah offline.

“Rombongan tim Covid-19 UMY sudah mengunjungi Satgas Gugus Tugas Covid-19 Daerah Istimewa Yogyakarta, pertemuan itu menghasilkan keputusan bahwa UMY akan diberikan surat rekomendasi untuk bisa melaksanakan kuliah offline. Tim-tim yang ada di UMY sudah bekerja sangat maksimal selama masa pandemi, oleh karena itu saya atas nama rektor mengucapkan terima kasih atas pengorbanan yang sudah dilakukan untuk UMY selama lima bulan terakhir dalam menghadapi situasi Covid-19,” lanjut Gunawan.

Sementara itu untuk mekanisme perkuliahan bagi mahasiswa semester 1, 3, 5, 7 akan dilaksanakan secara berbeda, hal itu dijelaskan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Ir. Sukamta M.T. pada sesi Rektor Menyapa Dosen dan Tendik. Kendati demikian, meskipun UMY memberikan fasilitas perkuliahan tatap muka namun kehadiran di ruang kelas bagi mahasiswa tidak dijadikan komponen penilaian.

Sukamta mengatakan bahwa berdasarkan survey sebanyak 65 persen mahasiswa menilai perkuliahan offline lebih efektif, sementara 35 persen mahasiswa memilih online.

“Bagi mahasiswa yang memilih online padahal perkuliahan dilakukan secara offline, masih tetap bisa merasakan situasi di ruang kelas karena UMY sudah menyediakan kamera web yang akan tersambung dengan aplikasi MyKlass, Microsoft Teams, atau Zoom. Sebanyak 163 ruang kelas sedang kami persiapkan untuk dipasang kamera tersebut,” tutupnya

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Tekad Indonesia Menjadi Negara Maju pada Tahun 2045

JAKARTA, MENARA62.COM - Indonesia bertekad menjadi negara maju, pada 100 tahun Indonesia merdeka pada tahun 2045. Sesuai dengan tujuan pencapaian kebijakan pembangunan Suistainable Development...

ITS Luncurkan Kapal Autonomuos, Menhub: Saatnya Indonesia Kuasai Teknologi Maritim

JAKARTA, MENARA62.COM -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan sudah saatnya Indonesia menguasai teknologi maritim karena Indonesia memiliki potensi maritim yang sangat besar. Telebih...

Lulusan PT Kemenhub Siap Memperkuat Konektivitas dan Aksesibilitas Transportasi di Seluruh Wilayah NKRI

TEGAL, MENARA62.COM -- Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi memimpin upacara Wisuda Perwira Transportasi Darat Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal dengan menerapkan protokol...

Bantuan Kuota Internet bagi 27,3 Juta Siswa dan Guru Mulai Disalurkan

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyalurkan bantuan kuota data internet tahap satu dan dua September kepada 27.305.495 nomor telepon selular (ponsel)...

Kenali Lalilulelo, Gejala Dini Pikun

Lalilulelo suatu istilah singkatan untuk mempermudah mengenali gejala dini pikun/demensia. Lalilulelo memiliki arti labil, linglung, lupa, lemot, dan logika menurun. Demikian dikemukakan oleh dr....