27.4 C
Jakarta

RSU PKU Muhammadiyah Nanggulan akan Miliki Pelayanan Hemodialisa

Baca Juga:

KULONPROGO, MENARA62.COM — Rumah Sakit Umum (RSU) PKU Muhammadiyah Nanggulan, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan memiliki pelayanan hemodialisa. Hemodialisa atau hemodialisis merupakan terapi cuci darah di luar tubuh untuk pasien pengidap penyakit gagal ginjal.

Demikian diungkapkan Eka Budy Santoso SSos, MPd, Med, CPR, Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) RSU PKU Muhammadiyah Nanggulan seusai dilantik oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Dr H Muhammad Jumarin MPd, Jumat (28/5/2021). Susunan pengurus BPH RSU PKU Muhammadiyah Nanggulan periode 2021-2025 adalah Wakil Ketua, Dr Suyanto; Sekretaris, Upiyo Al Hasan; Bendahara, Suhadi; Anggota, Dr Sapardiyono MHut, MH, H Basanto Adi Prabowo, dan H Arifin Sunarta SE.

Dijelaskan Eka Budy Santoso, menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesda) tahun 2018, prevalensi Penyakit Ginjal Kronik (PGK) di Indonesia, meningkat menjadi 0,38 persen. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dibandingkan dengan tahun 2013 yang hanya 0,2 persen.

“Artinya, jumlah pasien yang membutuhkan pelayanan hemodialisa mengalami peningkatan. Bahkan Pemkab Kulonprogo akan membatasi pasien hemodialisa menjalani terapi di luar Kabupaten Kulonprogo,” kata Eka Budy Santoso yang didampingi Sapardiyono.

Kehadiran pelayanan hemodialisa di RSU PKU Muhammadiyah Nanggulan akan memudahkan pasien Kabupaten Kulonprogo dalam menjalani terapi. “Fasilitas ini agar masyarakat lebih dekat dan mudah menjalani terapi. Sebab sebagian besar penderita menjalani dialisa sebanyak tiga kali setiap pekannya. Cukup ribet jika terapinya di luar Kulonprogo,” kata Eka.

Selain pelayan hemodialisa, lanjut Eka, RSU PKU Muhammadiyah Nanggulan juga akan membangun jaringan dengan semua fasilitas kesehatan (Faskes) tingkat 1 di wilayah Kapanewon Nanggulan dan sekitarnya. “RSU PKU Muhammadiyah Nanggulan merupakan Faskes tingkat 2 yang menjadi rujukan bagi Faskes tingkat 1,” katanya.

Sementara Jumarin mengharapkan keberadaan BPH periode 2021-2025 dapat memajukan RSU PKU Muhammadiyah Nanggulan. BPH wajib melakukan koordinasi intensif dan konstruktif dengan jajaran direktur, serta pihak-pihak terkait.

“Sehingga RSU PKU Muhammadiyah menjadi kepercayaan masyarakat dan menjadi kebanggaan warga Persarikatan,” kata Jumarin saat memberikan sambutan seusai pelantikan BPH.

Lebih lanjut Jumarin mengatakan Universitas Muhammadiyah Yogakarta (UMY) telah melakukan assesmen terhadap RSU PKU Muhammadiyah Nanggulan. Ia berharap agar hasil assesmen segera keluar sehingga bisa menjadi pedoman bagi BPH dalam melaksanakan pembenahan RSU PKU Muhammadiyah Nanggulan.

RSU PKU Muhammadiyah Nanggulan, kata Jumarin, mendapat dukungan dari PKU Muhammadiyah Gamping dan PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Sehingga kualitas pelayanan RSU PKU Muhammadiyah Nanggulan diharapkan sama dengan pelayanan yang ada di PKU Muhammadiyah Gamping dan Yogyakarta.

 

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!