25.2 C
Jakarta

Rumah Sakit Khusus Covid-19 di Pulau Galang Mulai Dibangun

Must read

Baru Juga Berencana New Normal, Kasus Positif Covid-19 Meroket Lagi

JAKARTA, MENARA62.COM - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per hari ini Minggu (31/5) ada sebanyak 700...

Bukan Lockdown, Swedia Andalkan Herd Immunity untuk Melawan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM -- Berbeda dengan kebanyakan negara yang menerapkan lockdown, Swedia menjadi satu-satunya negara yang mengandalkan herd immunity untuk menghadapi pandemi COVID-19. Negara ini membiarkan...

Biar Terhindar dari Covid-19, Menu 4 Sehat 5 Sempurna Ini Wajib Dipatuhi

JAKARTA, MENARA62.COM – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 populerkan kembali slogan empat sehat lima sempurna. Slogan kecukupan gizi yang diinisiasi almarhm Prof...

Kemenparekraf Pastikan Protokol Normal Baru Jadi Acuan Pelaku Parekraf

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) memastikan protokol normal baru akan menjadi acuan bagi para...

BATAM, MENARA62.COM – Seiring ditemukannya pasien positif Covid-19, pemerintah mulai menyiapkan pembangunan rumah sakit khusus penyakit menular di Pulau Galang Kota Batam, Kepulauan Riau. Pembangunan rumah sakit khusus tersebut berkaca dari kasus wabah Covid-19 di Kota Wuhan, China.

“Sabtu (7/3) sudah dimulai pengerjaan. Pembersihan lahan (land clearing) sudah hampir semuanya, sudah sebagian besar,” kata Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kepri Ditjen Cipta Karya PUPR, Albert Reinaldo di Batam, dikutip dari Antara, Ahad (8/3/2020).

Pembangunan rumah sakit di Pulau Galang menggunakan metode seperti rumah sakit di Wuhan, China. Material dikerjakan di Jakarta, dan tinggal diinstal di Pulau Galang, sehingga waktu pembangunan yang dibutuhkan relatif cepat.

“Sistem kami semacam Wuhan, sistem modular-modular, sehingga bisa lebih cepat, disamping material sedang produksi di Jakarta,” lanjutnya.

Pada Ahad ini, pihaknya akan melakukan perataan lahan dan harapannya rumah sakit itu akan selesai dibangun dalam waktu satu bulan.

Setelah pembersihan lahan selesai, pihaknya akan melakukan pematangan lahan untuk daerah rendah. “Diharapkan RS yang kita bangun terhindar dari banjir dan genangan,” kata dia.

Gedung rumah sakit baru akan menggunakan lahan sekitar 7 hingga 8 hektare di kompleks bekas kamp Vietnam.

Mengenai pemanfaatan gedung rumah sakit yang lama, ia belum dapat memastikan.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Baru Juga Berencana New Normal, Kasus Positif Covid-19 Meroket Lagi

JAKARTA, MENARA62.COM - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per hari ini Minggu (31/5) ada sebanyak 700...

Bukan Lockdown, Swedia Andalkan Herd Immunity untuk Melawan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM -- Berbeda dengan kebanyakan negara yang menerapkan lockdown, Swedia menjadi satu-satunya negara yang mengandalkan herd immunity untuk menghadapi pandemi COVID-19. Negara ini membiarkan...

Biar Terhindar dari Covid-19, Menu 4 Sehat 5 Sempurna Ini Wajib Dipatuhi

JAKARTA, MENARA62.COM – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 populerkan kembali slogan empat sehat lima sempurna. Slogan kecukupan gizi yang diinisiasi almarhm Prof...

Kemenparekraf Pastikan Protokol Normal Baru Jadi Acuan Pelaku Parekraf

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) memastikan protokol normal baru akan menjadi acuan bagi para...

Empat Dosen UAD Masuk Peneliti Terbaik Indonesia

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Empat dosen dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta masuk kategori 500 peneliti terbaik berdasar Science Technology Index (Sinta). Mereka...