32.2 C
Jakarta

SATGAS PAMTAS Mengajar di Perbatasan RI-PNG

Must read

Muhammadiyah Pekalongan Dirikan 17 Dapur Umum Berbasis Masjid Mushola

  Pekalongan, MENARA62.COM-Banjir yang terjadi di Kabupaten dan Kota Pekalongan menjadi bencana banjir yang cukup lama berlangsung karena sudah berlangsung lebih dari tiga minggu. Sementara...

Ketum Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Laksanakan Vaksinasi Covid-19 di RS PKU Jogja

  YOGYAKARTA, MENARA62.COM – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir Bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini telah melaksanakan vaksinasi covid-19 di...

Dukung Implementasi Kampus Merdeka, 10 Perguruan Tinggi Bentuk Konsorsium iHiLead

JAKARTA, MENARA62.COM – Tujuh perguruan tinggi nasional dan tiga perguruan tinggi asing sepakat membentuk konsorsium Indonesia Higher Education Leader (iHiLead). Pembentukan konsorsium tersebut bertujuan...

Asa Membangun Pesantren di Amerika

Apa yang tidak mungkin dalam hidup ini? Jika ada kemauan, maka ada jalan. Begitu pepatah petitih yang selalu diajarkan pada kita semua dalam banyak...

JAKARTA, MENARA62.COM–Anggota Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Yonif 405 Surya Kusuma yang bertugas di perbatasan RI-Papua Nugini (PNG), dikerahkan untuk mengajar di sekolah yang berada di sekitar pos tempat tugasnya di Kabupaten Boven Digul.

Komandan Yonif 405 Letkol Inf Diantoro di Jayapura, Kamis (4/5/2017) mengakui, prajurit Yon 405 dibekali keterampilan agar dapat mengajar. ketrampilan tersebut kini diterapkan dengan mengajar anak anak khususnya yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD), seperti dilaporkan Kantor Berita Antara.

“Pelajaran yang diberikan anggota TNI lebih banyak tentang baca, tulis dan berhitung serta meningkatkan rasa kebangsaan,” kata Letkol Inf Diantoro seraya menambahkan prajurit yang mengajar itu sebelumnya sudah dilatih dinas pengajaran.

“Anggota Yon 405 yang mengajar itu sudah dilatih sehingga mereka memang terlatih dan bisa mengajar,” kata Diantoro.

Kepala SD Osso Kamka Yuliana Worot menyambut positif dan mengucapkan terima kasih kepada anggota Satgas Pamtas Yonif 405/SK yang dengan suka rela mengajar.

“Kami sangat berterima kasih, apalagi tenaga pengajar terbatas sehingga dengan adanya bantuan anggota TNI maka pelajar dapat belajar dengan bimbingan guru yang juga anggota TNI,” kata Yuliana Worot.

Kabupaten Boven Digul merupakan salah satu daerah di Papua yang berbatasan dengan Papua Nugini (PNG).

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Muhammadiyah Pekalongan Dirikan 17 Dapur Umum Berbasis Masjid Mushola

  Pekalongan, MENARA62.COM-Banjir yang terjadi di Kabupaten dan Kota Pekalongan menjadi bencana banjir yang cukup lama berlangsung karena sudah berlangsung lebih dari tiga minggu. Sementara...

Ketum Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Laksanakan Vaksinasi Covid-19 di RS PKU Jogja

  YOGYAKARTA, MENARA62.COM – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir Bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini telah melaksanakan vaksinasi covid-19 di...

Dukung Implementasi Kampus Merdeka, 10 Perguruan Tinggi Bentuk Konsorsium iHiLead

JAKARTA, MENARA62.COM – Tujuh perguruan tinggi nasional dan tiga perguruan tinggi asing sepakat membentuk konsorsium Indonesia Higher Education Leader (iHiLead). Pembentukan konsorsium tersebut bertujuan...

Asa Membangun Pesantren di Amerika

Apa yang tidak mungkin dalam hidup ini? Jika ada kemauan, maka ada jalan. Begitu pepatah petitih yang selalu diajarkan pada kita semua dalam banyak...

Ikut Organisasi Mahasiswa Dapat Tingkatkan Softskill

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Mengikuti organisas mahasiswa (Ormawa) dapat meningkatkan kemampuan softskill mahasiswa. Kemampuan ini akan berguna dan mendukung kesuksesan saat memasuki dunia kerja setelah...