29.9 C
Jakarta

Satpam UMS Raih Penghargaan Polda Jateng Berkat Ungkap Curanmor

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Dedikasi Satuan Keamanan (Satpam) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id dalam menjaga keamanan kampus mendapat apresiasi dari jajaran kepolisian. Berbekal koordinasi, kecepatan respons, dan komitmen dalam membantu pengungkapan kasus, Satpam UMS dinilai mampu memberikan kontribusi positif dalam mendukung tugas kepolisian.

Koordinator Keamanan UMS, Agustin Murti, S.H., menyampaikan bahwa capaian tersebut berawal dari berbagai kasus keamanan yang terjadi di lingkungan maupun sekitar kampus. Dalam proses penanganannya, Satpam UMS melakukan langkah awal melalui pengumpulan informasi, analisis rekaman CCTV, hingga mempelajari pola pergerakan pelaku.

“Awalnya dari beberapa kasus keterlibatan mahasiswa yang terjadi di luar wilayah UMS dan beberapa kasus besar lainnya. Kami melakukan penelusuran berdasarkan informasi yang ada, mempelajari CCTV yang tersedia, melihat postur, gestur, serta pola pelaku untuk menemukan titik terang,” ujar Agustin saat diwawancarai pada Kamis (2/7/2026).

Ia menjelaskan, meskipun Satpam UMS memiliki kewenangan yang terbatas sebagai satuan pengamanan internal, upaya penyelesaian kasus selalu dilakukan melalui kerja sama dengan pihak yang memiliki kewenangan lebih luas, seperti kepolisian dan TNI.

“Ketika kasus tidak hanya terjadi di dalam UMS tetapi juga di luar wilayah kampus, tentu kewenangan berada pada pihak kepolisian. Karena itu kerja sama antara keamanan UMS dengan kepolisian menjadi bagian penting dalam penyelesaian setiap kasus,” jelasnya.

Menurut Agustin, koordinasi yang baik antara anggota lapangan, pimpinan keamanan, dan aparat penegak hukum menjadi kunci keberhasilan dalam membantu penyelesaian berbagai persoalan keamanan, termasuk kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Dalam setiap penanganan kasus, kami bergerak berdasarkan informasi, bukti, saksi, dan koordinasi. Jika pelaku berada di luar wilayah kewenangan kami, maka kami membutuhkan peran kepolisian untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.

Agustin mengungkapkan, apresiasi yang diberikan kepolisian menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi seluruh jajaran keamanan UMS. Menurutnya, predikat teladan bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi amanah untuk terus meningkatkan pelayanan dan menjaga keamanan kampus.

“Bangga pasti ada, tetapi yang lebih berat adalah bagaimana kami mempertahankan amanah ini. Apa yang kami lakukan sebenarnya adalah bagian dari tanggung jawab kami sebagai keamanan UMS,” ungkapnya.

Dalam menjalankan tugas, Satpam UMS terus berupaya meningkatkan kemampuan dengan memahami perubahan lingkungan kampus. Tidak hanya fokus pada keamanan gedung, tetapi juga pengawasan kendaraan, pelayanan kepada warga kampus, serta menciptakan suasana yang nyaman bagi mahasiswa dan civitas academica.

Agustin menambahkan, kekuatan utama Satpam UMS adalah kebersamaan dan kekompakan tim. Setiap tantangan di lapangan dihadapi dengan koordinasi dan semangat untuk memberikan pelayanan terbaik.

“Yang kami butuhkan adalah kekompakan. Tantangan memang ada, tetapi kami selalu berusaha melakukan yang terbaik sesuai kemampuan kami,” tuturnya.

Apresiasi terhadap kinerja Satpam UMS tersebut kemudian dituangkan melalui surat undangan dari Kepolisian Resor Sukoharjo Nomor B/Und-65/VI/HUM.11./2026 tertanggal 30 Juni 2026. Surat tersebut menyebutkan adanya pemberian penghargaan oleh Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah kepada satuan pengamanan yang berdedikasi membantu Polri dalam mengungkap kasus curanmor di UMS.

Dalam surat tersebut, Kapolres Sukoharjo mengundang Rektor UMS untuk menghadirkan tiga personel satuan pengamanan UMS, yakni Agustin Murti, S.H., Dwi Ari Suryo Wibowo, dan Sulardi, dalam kegiatan pemberian penghargaan yang dilaksanakan pada Rabu, 1 Juli 2026 di Polda Jawa Tengah, Jalan Pahlawan Nomor 1, Kabupaten Semarang.

Pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi Satpam UMS dalam membantu tugas Polri, khususnya dalam pengungkapan kasus curanmor. Hal itu juga menjadi bukti sinergi antara perguruan tinggi, satuan keamanan internal, dan aparat kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Ke depan, Satpam UMS berkomitmen mempertahankan kepercayaan yang diberikan serta terus meningkatkan kualitas pelayanan keamanan. Agustin berharap seluruh jajaran keamanan tetap solid dalam mendukung UMS sebagai kampus yang aman, nyaman, dan terus berkembang menuju visi internasional.

“Tujuan kami sama, menjaga keamanan lingkungan dan memberikan pelayanan terbaik untuk UMS. Loyalitas kepada keluarga besar UMS dan tanggung jawab dalam bekerja menjadi semangat kami,” pungkasnya. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!