26.3 C
Jakarta

SD Muhammadiyah 1 Ketelan Sukses Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Baca Juga:

 

SOLO, MENARA62.COM – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas merupakan kebijakan pemerintah pusat dan daerah sebagai bentuk tanggung jawab dan perhatian terhadap dunia pendidikan khususnya pada masa pandemi covid-19 yang mengutamakan hak-hak keselamatan peserta didik.

Berdasarkan SKB 4 Menteri perihal kebijakan pembelajaran dan mendorong Pembelajaran Tatap Muka Terbatas ( PTMT ) pada masa pandemi covid-19, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta berusaha dan berupaya dengan bekerja optimal untuk mengabdikan diri serta melayani masyarakat terutama peserta didik agar tetap menjadi manusia yang berilmu, mandiri, kompetitif, kuat, sehat psikologis/mental, dan berkarakter.

“Pembelajaran Tatap Muka Terbatas 50% luring dan 50% daring. Metode pembelajaran menggunakan Blended Learning. Peserta didik dibekali modul siswa serta buku pegangan lain yang relevan sebagai panduan dan acuan tambahan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran,” ucap Kepala Sekolah, Hj Sri Sayekti MPd.

Siswa mengikuti PTM Terbatas di kelas

Meski demikian, Sayekti membeberkan beberapa Fase atau tahapan sukses dilalui dengan baik. Fase 1 tanggal 20 September 2021 s/d 1 Okober 2021 diikuti peserta didik kelas 5 dan 6 dengan ketentuan 50% tatap muka terbatas dan 50% daring. Tanggal 20 s/d 24 September 2021 kegiatan PTMT diikuti oleh 50% peserta didik absen awal, sedangkan 50% peserta didik absen belakang mengikuti pembelajaran tatap layar.

Tanggal 27 September s/d 1 Oktober 2021 kegiatan PTMT diikuti oleh 50% peserta didik absen belakang, sedangkan 50% peserta didik absen awal mengikuti pembelajaran tatap layar. Kegiatan pembelajaran pada fase ini dimulai pukul 07.15 – 10.00 WIB dengan istirahat selama 15 menit yaitu pukul 08.45 – 09.00 WIB ( di dalam kelas ).

“Fase 2 PTMT dilaksanakan pada tanggal 4 s/d 15 Oktober 2021. Kegiatan PTMT pada fase kedua diikuti oleh peserta didik kelas 3, 4, 5, dan 6 dengan ketentuan yang sama pada fase pertama, yaitu 50% pembelajaran tatap muka dan 50% pembelajaran tatap layar/daring pada setiap kelas,” bebernya.

Kegiatan PTMT pada fase ketiga diikuti oleh peserta didik kelas 1 s/d 6 dengan ketentuan yang sama pada fase pertama dan kedua, yaitu 50%. Setelah fase 3 yaitu pelaksanaan uji coba istirahat diluar kelas khusus kelas 6 yang dilaksanakan pada awal bulan November 2021dengan pengawasan ketat dari satgas covid-19 sekolah.

“Kegiatan simulasi istirahat diluar kelas khusus kelas 6 berjalan relatif aman dan terkendali,” pungkasnya. (*)

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!