27.3 C
Jakarta

Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah di Lamongan Bersiap Menghadapi Visitasi Akreditasi

Baca Juga:

LAMONGAN, MENARA62.COM –Tim Akreditasi satuan pendidikan dari empat belas sekolah dan madrasah Muhammadiyah di Kabupaten Lamongan, berkumpul di Gedung Dakwah PDM Lamongan. Mereka mendapatkan bimbingan dalam pengisian IASP, Sabtu (11/6/2022).

Pengisian IASP (Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan) dibimbing dan didampingi oleh Drs Luthfi MPd, anggota Majelis Dikdasmen PDM Lamongan, yang juga sebagai anggota asesor BANSM (Badan Akreditasi Sekolah/Madrasah) Jawa Timur. Kegiatan ini diikuti tiga puluh dua orang, dari empat belas sekolah/madrasah dengan penuh antusias

Istrumen Akreditasi Satuan Pendidikan yang ditetapkan BANSM, menurut Luthfi terdiri atas empat komponen utama , yaitu:
Pertama, komponen mutu lulusan. Kedua, komponen proses pembelajaran. Ketiga, komponen mutu guru, dan kempat, komponen manajemen sekolah/madrasah.

Luthfi menyampaikan, empat komponen Istrumen Akreditasi Satuan Pendidikan tersebut, terdiri dari tiga puluh lima butir inti. Ia memandu, menjelaskan, dan membimbing cara pengisian IASP. Penyiapan bukti fisik dan strategi menghadapi wawancara.

Lebih lanjut Luthfi mengatakan, masing-masing sekolah/madrasah sebelum divisitasi harus mengunggah terlebih dahulu bukti fisik melalui Aplikasi Sispena. Masing-masing butir inti akan dicek oleh asesor pada saat visitasi. Pengecekaan melalui pemeriksaan dokumen dan wawancara serta obeservasi.

Ia menambahkan, satu persatu butir inti dari IASP harus dijelaskan. Termasuk bagaimana menyiapkan dokumen sebagai bukti fisiknya dan strategi menghadapi asesor ketika diwawancarai.

Pengawas Pendidikan Agama Islam Kemenag Lamongan ini menjelaskan, Aplikasi Sispena-Sekolah/Madrasah yang merupakan aplikasi penilaian akreditasi yang berbasis web. Jadi, penilaian akreditasi bisa diakses, di mana saja, kapan saja dengan syarat terhubung internet.

“Selain bisa diakses menggunakan Laptop atau komputer, aplikasi juga bisa diakses menggunakan handphone ataupun device yang resolusinya lebih kecil,” ungkap mantan Kepala MAM 3 Godog Laren ini

Sekretaris Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan, M Said MPd berkesempatan tersebut, ikut mendampingi Luthfi. Ia berharap, setelah peserta mengikuti bimtek ini, kembali ke sekolah/madrasah masing-masing agar segera menggerakkan tim akreditasinya

“Para guru dan tenaga kependidikan agar segera melangkah mengisi Aplikasi Sispena. Selanjutnya menyiapkan bukti fisiknya satu persatu,” pungkas mantan Kepala SMPM 4 Pangkatrejo ini.

Penulis: Fathurrahim Syuhadi

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!