25.6 C
Jakarta

Silaturahim

Must read

Mau Lihat Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman? Yuk, Hadiri Pameran Pusaka Pangeran Diponegoro di Museum Nasional

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan akan menggelar Pameran Pusaka Pangeran Diponegoro sebagai rangkaian kegiatan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN)...

Menhub Pantau Tol Cikampek Via Helikopter

CIKAMPEK, MEANRA62.COM -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan pantauan kondisi lalu lintas di Tol Cikampek dengan menggunakan Helikopter. Dalam pantauan tersebut, Menhub menemukan...

Sumpah Pemuda, Secarik Kertas yang Mengantar Indonesia Merdeka

JAKARTA, MENARA62.COM – Barangkali Profesor Muhammad Yamin tak pernah menduga bahwa tulisan yang dituangkan dalam secarik kertas, 92 tahun yang lalu, menjadi catatan penting...

Legislator Anis Ingatkan Pentingnya Bekal Perjuangan Politik bagi Pengurus PKS

JAKARTA, MENARA62.COM - Anggota DPR-RI Komisi XI F-PKS, Dr. Hj. Anis Byarwati, S.Ag., M.Si. menggelar  pertemuan virtual bersama struktur PKS se-Jakarta Timur dalam rangka...

‎“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kalian dari seorang laki-‎laki dan seorang perempuan, serta menjadikan kalian berbangsa-bangsa ‎dan bersuku-suku supaya kalian saling mengenal. Sesungguhnya orang ‎yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah ialah orang yang paling ‎takwa. Sesunggguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” ‎‎(Q.S. Al-Hujurat : 13)‎

Salah satu ajaran penting dalam Islam yang mendapat perhatian cukup ‎besar dari Allah dan Rasul-Nya adalah silaturahim. Dalam konteks Indonesia, ‎biasanya kata ‘silaturahim’ diucapkan dengan ‘silaturahmi’. Kedua-duanya ‎bermakna menyambung ikatan persaudaraan. Tidak ada perbedaan makna ‎sama sekali dalam kedua istilah tersebut, dan tidak perlu diperdebatkan.‎

Silaturahim secara bahasa berasal dari dua kata dalam bahasa Arab, yaitu ‎kata ‘shilatun’, yang menurut Al-Raghib Al-Asfahani dalam kitabnya Al-‎Mufradat fi Gharib al-Qur’an, berarti menyatunya beberapa hal, sebagian ‎dengan yang lain, dan kata ‘al-rahimu’ , yang menurut Ibnu Manzur dalam ‎Kamus Lisan al-‘Arab, berarti hubungan kekerabatan.‎

Dengan demikian, makna silaturahim adalah menyambung tali ‎persaudaraan kepada kerabat yang memiliki hubungan nasab. Inilah makna ‎silaturahim secara istilah sesuai pengertian dari rangkaian katanya. ‎

Adapun makna silaturahim yang lebih luas adalah menghubungkan ‎ikatan persaudaraan baik dengan kerabat yang memiliki hubungan nasab, ‎atau pun dengan orang lain yang tidak ada hubungan nasab. Menjalin relasi ‎dengan teman sepergaulan, rekan kerja, atau pun orang lain yang belum kita ‎kenal sama sekali merupakan bentuk dari silaturahim.‎

Dalam sebuah hadis, Rasulullah Saw menyatakan, “Barangsiapa yang ‎senang untuk dilapangkan (atau diberkahi) rezekinya, atau ditunda ‎‎(dipanjangkan) umurnya, maka hendaknya ia bersilaturahim.” (Muttafaqun ‎‎‘Alaih)‎

Setiap orang tentu ingin diberi kelapangan dan keberkahan rezeki serta ‎diberi umur panjang yang bermanfaat. Karena dengan rezeki melimpah nan ‎berkah serta umur panjang yang bermanfaat, maka kebahagiaan hidup ada ‎dalam genggaman. Belum lagi kelak di akhirat, orang yang dikaruniai rezeki ‎melimpah dan dipergunakan untuk kepentingan fi sabilillah, juga umur ‎panjang yang diisi dengan amal shalih, akan mendapat kebahagiaan abadi di ‎sisi Allah Swt.‎

Di sisi lain, silaturahim akan mendekatkan yang jauh, semakin ‎mengakrabkan yang sudah dekat, menghadirkan kebahagiaan, melimpahkan ‎rahmat, mengundang keberkahan.‎

Silaturahim akan menguatkan jalinan persaudaraan, persahabatan, dan ‎pertemanan. Silaturahim akan menghilangkan syak wa sangka, menepis rasa ‎saling curiga, serta meredam percik-percik api permusuhan dan pertikaian. ‎

Sungguh betapa mulianya orang-orang yang senang bersilaturahim. ‎Dalam diri mereka Tak ada benci, apalagi dendam. Yang ada hanyalah rasa ‎cinta dan kasih sayang dengan sesama. Sesama keluarga, sesama rekan ‎kerja, sesama tetangga, sesama orang-orang di lingkungan tempat mereka ‎tinggal.‎ Mereka inilah, yang disebut dalam hadis di atas, sebagai orang-orang ‎yang akan selalu dilepangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya.‎

Semoga kita termasuk ke dalam bagian orang-orang yang senang ‎bersilaturahim.‎

‎Ruang Inspirasi, Jumat (18/9/2020)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Mau Lihat Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman? Yuk, Hadiri Pameran Pusaka Pangeran Diponegoro di Museum Nasional

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan akan menggelar Pameran Pusaka Pangeran Diponegoro sebagai rangkaian kegiatan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN)...

Menhub Pantau Tol Cikampek Via Helikopter

CIKAMPEK, MEANRA62.COM -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan pantauan kondisi lalu lintas di Tol Cikampek dengan menggunakan Helikopter. Dalam pantauan tersebut, Menhub menemukan...

Sumpah Pemuda, Secarik Kertas yang Mengantar Indonesia Merdeka

JAKARTA, MENARA62.COM – Barangkali Profesor Muhammad Yamin tak pernah menduga bahwa tulisan yang dituangkan dalam secarik kertas, 92 tahun yang lalu, menjadi catatan penting...

Legislator Anis Ingatkan Pentingnya Bekal Perjuangan Politik bagi Pengurus PKS

JAKARTA, MENARA62.COM - Anggota DPR-RI Komisi XI F-PKS, Dr. Hj. Anis Byarwati, S.Ag., M.Si. menggelar  pertemuan virtual bersama struktur PKS se-Jakarta Timur dalam rangka...

Peringati Sumpah Pemuda, Ketum Kowani Ingatkan Peran Perempuan Sebagai Ibu Bangsa

JAKARTA, MENARA62.COM – Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Dr. Ir Giwo Rubianto, M.Pd mengingatkan bahwa peristiwa Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 memiliki...