25 C
Jakarta

Sinergitas KemenPPPA dan BKKBN Dorong Percepatan Penurunan Stunting

Baca Juga:

SK PENDIRIAN ITBM BALI Keluar, MUHAMMADIYAH BALI Memiliki KAMPUS.

DENPASAR-MENARA62.COM. Alhamdulillah proses penyerahan SK Izin Pendirian ITBM Bali No. 499/E/O/2021 berjalan dengan lancar dan sukses. Rombongan tim pendiri ITBM Bali diterima dengan baik...

Jelang Sumpah Pemuda, Politikus Muda PPP Ingatkan Keseriusan Pemerintah Tangani Keamanan Siber Institusi Negara

JAKARTA, MENARA62.COM - Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021, Najmi Mumtaza Rabbany (Sekwil PPP DKI Jakarta) mengingatkan agar pemerintah memberi perhatian serius...

Penyelanggaraan FMTI akan Difokuskan pada Destinasi Super Prioritas

SAMOSIR, MENARA62.COM - Penyelenggaraan Festival Musik Tradisional Indonesia (FMTI) yang digelar Kemendikbudristek akan difokuskan pada Destinasi Super Prioritas, salah satunya adalah Danau Toba di...

Keren! Asah Kreativitas, Siswa SD Muhammadiyah PK Kottabarat Berlatih Menggambar Anime

  SOLO, MENARA62.COM- Kreativitas merupakan aspek penting yang harus dikembangkan dalam pendidikan di sekolah dasar. Upaya mengasah kreativitas tersebut bisa dilakukan dengan berbagai kegiatan yang...

JAKARTA, MENARA62.COM – Penanganan Stunting mendapat perhatian yang serius mengharuskan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melakukan penyelesaikan Pendataan Keluarga Tahun 2021 (PK21). Agar dari PK itu bisa diperoleh data keluarga yang beresiko stunting.

“Kemudian, kita mendapatkan data Pasangan Usia Subur (PUS) yang kemudian itu menjadi bagian yang harus mendapatkan pembinaan,” ujar Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo, saat acara Rakor BKKBN dengan Kementeriaan PPPA bertajuk “Pentingnya Sinergitas Program Bangga Kencana dan Program PPPA dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting” secara virtual, Kamis (16/9/2021).

Sementara, lanjutnya, dalam Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN PASTI), BKKBN ingin menajamkan intervensi dari hulu dengan prioritas mencegah lahirnya anak stunting.

“Kita sudah sepakat faktor sensitif menjadi bagian perhatian yang penting. Namun demikian, kami juga berharap betul faktor spesifik yang merupakan proses dari mulai sebelum nikah, mau hamil, setelah hamil, setelah melahirkan harus dikawal bersama-sama,” tutur Hasto.

Untuk itu, keluarga-keluarga yang punya potensi melahirkan anak stunting, semua harus diketahui oleh Kepala Desa, PKK, serta bidan yang ada ditempatnya. Karenanya, pendataannya harus bagus, surveillance-nya harus bagus, siapa-siapa orangnya yang menjadi sasaran.

“Itulah pentingnya, maka kemudian kita betul-betul harus melototkan mata, kepada siapa yang mau nikah sejak 3 bulan atau 6 bulan. Menurut para ahli sebelum nikah sudah diberi nama sebagai peri konsepsi. Artinya menjelang terjadinya pertemuan antara sel telur dan sperma,” ungkapnya.

Dikemukakan Hasto, ahli gizi memperlihatkan juga keterangannya, meskipun rumahnya sudah bagus, jambannya sudah bagus, airnya cukup. Tapi, kalau yang bersangkutan anemia, maka tetap anaknya beresiko stunting.

“1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) harus benar-benar diperhatikan dan harapannya bayi masuk usia 2 tahun bebas dari stunting. Sehingga, nanti prospek untuk menjadi SDM yang unggul itu lebih besar,” tutur Hasto.

Seperti diketahui, pravelensi stunting meningkat dari 35,6% di tahun 2007, menjadi 36,8% di tahun 2010, dan meningkat lagi menjadi 37,2% di tahun 2013, lalu menurun menjadi 30,8% di tahun 2018. Di mana 11,5% adalah prevalensi anak sangat pendek dan 19,3% adalah prevalensi untuk anak pendek

 

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

SK PENDIRIAN ITBM BALI Keluar, MUHAMMADIYAH BALI Memiliki KAMPUS.

DENPASAR-MENARA62.COM. Alhamdulillah proses penyerahan SK Izin Pendirian ITBM Bali No. 499/E/O/2021 berjalan dengan lancar dan sukses. Rombongan tim pendiri ITBM Bali diterima dengan baik...

Jelang Sumpah Pemuda, Politikus Muda PPP Ingatkan Keseriusan Pemerintah Tangani Keamanan Siber Institusi Negara

JAKARTA, MENARA62.COM - Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021, Najmi Mumtaza Rabbany (Sekwil PPP DKI Jakarta) mengingatkan agar pemerintah memberi perhatian serius...

Penyelanggaraan FMTI akan Difokuskan pada Destinasi Super Prioritas

SAMOSIR, MENARA62.COM - Penyelenggaraan Festival Musik Tradisional Indonesia (FMTI) yang digelar Kemendikbudristek akan difokuskan pada Destinasi Super Prioritas, salah satunya adalah Danau Toba di...

Keren! Asah Kreativitas, Siswa SD Muhammadiyah PK Kottabarat Berlatih Menggambar Anime

  SOLO, MENARA62.COM- Kreativitas merupakan aspek penting yang harus dikembangkan dalam pendidikan di sekolah dasar. Upaya mengasah kreativitas tersebut bisa dilakukan dengan berbagai kegiatan yang...

Pemberian dan Perubahan Nama Itu Adalah Untuk Kemaslahatan

JAKARTA, MENARA62.COM- Pemberian nama terhadap seseorang baik oleh orang tuanya atau oleh orang lain dengan nama yang baik itu diharapkan ada maslahatnya. Atau tepatnya...