25.6 C
Jakarta

Sistem Vertikultur Dapat Menekan Harga Cabai

Must read

Bantuan Kuota Internet bagi 27,3 Juta Siswa dan Guru Mulai Disalurkan

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyalurkan bantuan kuota data internet tahap satu dan dua September kepada 27.305.495 nomor telepon selular (ponsel)...

Kenali Lalilulelo, Gejala Dini Pikun

Lalilulelo suatu istilah singkatan untuk mempermudah mengenali gejala dini pikun/demensia. Lalilulelo memiliki arti labil, linglung, lupa, lemot, dan logika menurun. Demikian dikemukakan oleh dr....

PP IAI akan Lantik Dua Apoteker Spesialis Farmasi Nuklir

JAKARTA, MENARA62.COM – Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI) melalui Kolegium Ilmu Farmasi Indonesia (KIFI) akan mengukuhkan Apoteker Spesialis Farmasi Nuklir secara offline...

Pendaftaran Calon Anggota Dewas, Dewan Direksi BPJS Kesehatan dan BP Jamsostek Dibuka Oktober

JAKARTA, MENARA62.COM – Masa tugas telah berakhir, pemerintah buka Seleksi Calon Anggota Dewan Pengawas dan Calon Anggota Dewan Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS...

SLEMAN, MENARA62.COM — Mahalnya harga cabai yang sering terjadi akhir-akir ini bisa diatasi dengan menaman sayur-sayuran dengan sistem vertikultur di halaman rumah. Vertikultur adalah praktek pertanian terpadu yang bisa dilakukan setiap warga, dalam polybag, pot, bambu, pralon, botol bekas air mineral, kaleng bekas dan lain-lain.

Demikian diungkapkan Dr Bambang Suwignyo, Ketua Divisi Pertanian Terpadu Majelis Pemerdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah pada ‘Panen Perdana Padi Unggul dengan Pola Integrated Farming’ dan ‘Pelatihan Budidaya Sayuran di Lahan Sempit’ di Kwarasan, Nogotirto, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Ahad (8/1/2017). Acara dihadiri Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun; Anggota DPD RI,Afnan Hadikusumo, pemuda Muhammadiyah dan sejumlah tamu undangan.

Panen Padi Perdana Padi Unggul di Kwarasan, Nogotirto, Gamping, Sleman, DIY, Ahad (8/1/2017). (foto : Bambang Suwignyo)

Lebih lanjut Bambang mengatakan panen padi dalam integrated farming adalah mina padi yaitu di lahan tanaman padi juga dipelihara ikan nila merah. Sedang integrated farming untuk lahan sempit (vertikultur) dititikberatkan pada konsep dan teknis pelaksanaanya. “Keberhasilan vertikultur bisa terwujud kalau itu menjadi gerakan,” tandas Bambang.

Bambang mengharapkan pelatihan yang ditujukan kepada warta Muhammadiyah ini bisa mendukung kedaulatan pangan. Sebab integrated farming dapat dilakukan setiap warga Muhammadiyah, baik dengan kepemilikan lahan luas atau sempit.

Agar menjadi gerakan, kata Bambang, perlu dukungan Gerakan Kembali Bertani yang sudah dicanangkan MPM PP Muhamadiyah perlu diperluas menjadi Indonesia Bertani. Opersionalnya didasarkan pada dua prinsip dasar yaitu setiap lahan menghasilkan pangan dan setiap orang menjadi penghasil pangan.

“Misal dalam kasus cabai, kalau setiap warga mempunyai 5 -10 polybag cabai (tidak perlu sawah), maka setiap mereka telah berkontribusi dalam kemandirian pangan (dalam hal cabai). Mungkin hitungan ekonomi tidak menghasilkan duit (karen tidak dijual) tapi dengan kecukupan cabai tidak lagi perlu impor cabai yang berarti berdaulat pangan (cabai). Hal serupa dapat dilakukan untuk produk-produk makanan pokok seperti beras, jagung, singkong dan tebu,” tandas Bambang.

Penulis : Heri Purwata

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Bantuan Kuota Internet bagi 27,3 Juta Siswa dan Guru Mulai Disalurkan

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyalurkan bantuan kuota data internet tahap satu dan dua September kepada 27.305.495 nomor telepon selular (ponsel)...

Kenali Lalilulelo, Gejala Dini Pikun

Lalilulelo suatu istilah singkatan untuk mempermudah mengenali gejala dini pikun/demensia. Lalilulelo memiliki arti labil, linglung, lupa, lemot, dan logika menurun. Demikian dikemukakan oleh dr....

PP IAI akan Lantik Dua Apoteker Spesialis Farmasi Nuklir

JAKARTA, MENARA62.COM – Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI) melalui Kolegium Ilmu Farmasi Indonesia (KIFI) akan mengukuhkan Apoteker Spesialis Farmasi Nuklir secara offline...

Pendaftaran Calon Anggota Dewas, Dewan Direksi BPJS Kesehatan dan BP Jamsostek Dibuka Oktober

JAKARTA, MENARA62.COM – Masa tugas telah berakhir, pemerintah buka Seleksi Calon Anggota Dewan Pengawas dan Calon Anggota Dewan Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS...

Strategi Semut

Oleh Ashari* SUDAH dua tiga hari ini saya mengamati perilaku semut. Baik di rumah, di warung maupun di kantor. Terlebih di era pandemi Covid-19 ini,...