26 C
Jakarta

Sistem Vertikultur Dapat Menekan Harga Cabai

Must read

Ini 5 Pilihan Olahraga Outdoor untuk Imunitas pada era Pandemi Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pandemi Covid-19 masih terus berlangsung.  Angka kasus positif pun terus melonjak tajam setiap harinya. Masyarakat terus dihimbau untuk menerapkan 3M (memakai...

Akselerasi Teknologi Drone Peta Dasar

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sampai saat ini, teknologi drone berkembang sangat pesat dan hampir seluruh sektor industri memanfaatkan dalam operasi harian mereka. Perkembangan teknologi drone...

Tingkatkan Kenyamanan Pelanggan XL Axiata Implementasikan Platform Zero Touch Operation

JAKARTA, MENARA62.COM -- Guna meningkatkan kenyamanan pelanggan di tengah kompleksitas pengelolaan operasional dan jaringan yang terus meningkat, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mulai...

Dua Dosa yang Disegerakan Balasannya

Oleh : Ashari, S.IP* Hati-hati dengan dosa atau kesalahan ini, karena jika kita melakukannya, maka balasan Allah Swt akan kontan di dunia, bahkan tidak berselang...

SLEMAN, MENARA62.COM — Mahalnya harga cabai yang sering terjadi akhir-akir ini bisa diatasi dengan menaman sayur-sayuran dengan sistem vertikultur di halaman rumah. Vertikultur adalah praktek pertanian terpadu yang bisa dilakukan setiap warga, dalam polybag, pot, bambu, pralon, botol bekas air mineral, kaleng bekas dan lain-lain.

Demikian diungkapkan Dr Bambang Suwignyo, Ketua Divisi Pertanian Terpadu Majelis Pemerdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah pada ‘Panen Perdana Padi Unggul dengan Pola Integrated Farming’ dan ‘Pelatihan Budidaya Sayuran di Lahan Sempit’ di Kwarasan, Nogotirto, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Ahad (8/1/2017). Acara dihadiri Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun; Anggota DPD RI,Afnan Hadikusumo, pemuda Muhammadiyah dan sejumlah tamu undangan.

Panen Padi Perdana Padi Unggul di Kwarasan, Nogotirto, Gamping, Sleman, DIY, Ahad (8/1/2017). (foto : Bambang Suwignyo)

Lebih lanjut Bambang mengatakan panen padi dalam integrated farming adalah mina padi yaitu di lahan tanaman padi juga dipelihara ikan nila merah. Sedang integrated farming untuk lahan sempit (vertikultur) dititikberatkan pada konsep dan teknis pelaksanaanya. “Keberhasilan vertikultur bisa terwujud kalau itu menjadi gerakan,” tandas Bambang.

Bambang mengharapkan pelatihan yang ditujukan kepada warta Muhammadiyah ini bisa mendukung kedaulatan pangan. Sebab integrated farming dapat dilakukan setiap warga Muhammadiyah, baik dengan kepemilikan lahan luas atau sempit.

Agar menjadi gerakan, kata Bambang, perlu dukungan Gerakan Kembali Bertani yang sudah dicanangkan MPM PP Muhamadiyah perlu diperluas menjadi Indonesia Bertani. Opersionalnya didasarkan pada dua prinsip dasar yaitu setiap lahan menghasilkan pangan dan setiap orang menjadi penghasil pangan.

“Misal dalam kasus cabai, kalau setiap warga mempunyai 5 -10 polybag cabai (tidak perlu sawah), maka setiap mereka telah berkontribusi dalam kemandirian pangan (dalam hal cabai). Mungkin hitungan ekonomi tidak menghasilkan duit (karen tidak dijual) tapi dengan kecukupan cabai tidak lagi perlu impor cabai yang berarti berdaulat pangan (cabai). Hal serupa dapat dilakukan untuk produk-produk makanan pokok seperti beras, jagung, singkong dan tebu,” tandas Bambang.

Penulis : Heri Purwata

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Ini 5 Pilihan Olahraga Outdoor untuk Imunitas pada era Pandemi Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pandemi Covid-19 masih terus berlangsung.  Angka kasus positif pun terus melonjak tajam setiap harinya. Masyarakat terus dihimbau untuk menerapkan 3M (memakai...

Akselerasi Teknologi Drone Peta Dasar

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sampai saat ini, teknologi drone berkembang sangat pesat dan hampir seluruh sektor industri memanfaatkan dalam operasi harian mereka. Perkembangan teknologi drone...

Tingkatkan Kenyamanan Pelanggan XL Axiata Implementasikan Platform Zero Touch Operation

JAKARTA, MENARA62.COM -- Guna meningkatkan kenyamanan pelanggan di tengah kompleksitas pengelolaan operasional dan jaringan yang terus meningkat, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mulai...

Dua Dosa yang Disegerakan Balasannya

Oleh : Ashari, S.IP* Hati-hati dengan dosa atau kesalahan ini, karena jika kita melakukannya, maka balasan Allah Swt akan kontan di dunia, bahkan tidak berselang...

Kunjungi Pengungsi Banjir di Kalsel, Muhadjir Ingatkan untuk Bijak Kelola Alam

BANJARBARU, MENARA62.COM - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa banjir besar yang terjadi di Kalimantan Selatan (Kalsel)...