29.1 C
Jakarta

Tak Penuhi Kualifikasi Pendidikan, 50 Ribu Dosen Tereliminasi Dari Kampus

Must read

Anis: Holding Pegadaian, PNM dan BRI Harus Direncanakan Matang

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan melakukan sinergi platform PT Pegadaian (Persero), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau...

Belajar Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ini Profesi dan Prospek Pekerjaan yang Tersedia

JAKARTA, MENARA62.COM – Kesehatan Masyarakat merupakan jenis ilmu kesehatan yang sangat fleksibel baik dalam soal profesi maupun prospek pekerjaan. Seseorang yang lulus dari program...

Kemendikbud Serahkan Anugerah Kebudayaan 2020 kepada 33 Penerima

JAKARTA, MENARA62.COM – Sebagai bentuk apresiasi terhadap para pelaku kesenian dan kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Ditjen Kebudayaan kembali menyerahkan Anugerah Kebudayaan Indonesia....

SMK Muhammadiyah 1 Tegal Adakan Tes TOIEC

MENARA62.COM-Tegal, SMK Muhammadiyah 1 Kota Tegal merupakan sekolah unggulan di Jawa Tengah. Untuk melayani para murid di bidang kemampuan bahasa Internasional. SMK Muhammadiyah 1...

JAKARTA, MENARA62.COM– Sekitar 50.000 dosen tereliminasi dan harus meninggalkan kampus pada 2016 lalu. Mereka tidak memenuhi kualifikasi pendidikan yang dipersyaratkan oleh Undang-Undang Guru dan Dosen yakni minimal S2.

Kondisi tersebut diakui Koordinator Kopertis Wilayah III DKI Jakarta Illah Sailah ditemukan pada hampir semua kampus swasta di Indonesia. Dimana untuk DKI Jakarta tercatat 2.740 orang dosen.

“Pemerintah sudah memberikan kelonggaran waktu 10 tahun agar mereka segera memenuhi kualifikasi pendidikan untuk menjadi dosen. Tetapi sampai batas waktu yang ditentukan, ternyata banyak yang tidak memenuhinya,” papar Illah di sela upacara wisudadan dies natalis Universitas Trilogi ke-4, Sabtu (01/04/2017). Wisuda diikuti 209 sarjana dengan rincian 24 wisudawan dari Program Pascasarjana, 64 wisudawan dari Program Studi Manajemen dan 121 wisudawan dari Program Studi Akuntansi.

Dosen-dosen yang tereliminasi tersebut sebagian besar berasal dari program studi kesehatan, teknologi iformasi atau komputer serta beberapa studi lainnya. Mereka tidak melanjutkkan studi ke S2 dengan berbagai alasan seperti malas, tidak ada biaya, terbentur umur dan tidak ada program studi yang linier.

Sejumlah kampus memindahkan dosen-dosen tersebut menjadi tenaga administrasi. Tetapi ada juga kampus yang terpaksa memberhentikannya dari status dosen.

Illah mengakui akibat banyaknya dosen tereliminasi, kini pendidikan tinggi terancam kekurangan dosen. Padahal pemerintah telah menetapkan rasio dosen tetap yang harus dipenuhi satu program studi di setiap universitas.

Adanya program dosen praktisi menurut Illah cukup memberikan solusi bagi kekurangan dosen tetap di setiap program studi. Akan tetapi keberadaan dosen dari kalangan praktisi juga belum banyak.

“Kita undang kalangan praktisi untuk bersedia menjadi dosen. Hitung-hitungan kepakaran tentu ada dan itu sudah ditetapkan oleh pemerintah,” lanjut Illah.

Masalahnya, dosen dari kalangan praktisi ini umumnya enggan untuk menjalani proses ujian atau seleksi. Terutama untuk praktisi yang memiliki nama dikenal publik. Padahal uji tersebut dibutuhkan untuk mendapatkan nomor induk dosen nasional.

Data Kemenristek Dikti, jumlah dosen di Indonesia 255 ribu. Jika tereliminasi 50 ribu maka jumlah dosen kini tinggal sekitar 205 ribu.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Anis: Holding Pegadaian, PNM dan BRI Harus Direncanakan Matang

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan melakukan sinergi platform PT Pegadaian (Persero), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau...

Belajar Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ini Profesi dan Prospek Pekerjaan yang Tersedia

JAKARTA, MENARA62.COM – Kesehatan Masyarakat merupakan jenis ilmu kesehatan yang sangat fleksibel baik dalam soal profesi maupun prospek pekerjaan. Seseorang yang lulus dari program...

Kemendikbud Serahkan Anugerah Kebudayaan 2020 kepada 33 Penerima

JAKARTA, MENARA62.COM – Sebagai bentuk apresiasi terhadap para pelaku kesenian dan kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Ditjen Kebudayaan kembali menyerahkan Anugerah Kebudayaan Indonesia....

SMK Muhammadiyah 1 Tegal Adakan Tes TOIEC

MENARA62.COM-Tegal, SMK Muhammadiyah 1 Kota Tegal merupakan sekolah unggulan di Jawa Tengah. Untuk melayani para murid di bidang kemampuan bahasa Internasional. SMK Muhammadiyah 1...

AMM Lembata Salurkan Bantuan bagi Korban Letusan Gunung Ile Lewotok

LEMBATA, MENARA62.COM - Gunung Ile Lewolotok yang terletak di Pulau Lembata, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) meletus pada hari Minggu, 29 November 2020...