26.3 C
Jakarta

Tegakkan Prokes, Cap Tiga Jari di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Pakai Sistem Shift

Baca Juga:

 

SOLO, MENARA62.COM – Tegakkan protokol kesehatan, sekolah sehat SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta gelar proses cap tiga jari pada dokumen ijazah kali ini pakai sistem shift dan terasa berbeda. Seluruh siswa yang akan melakukan cap tiga jari diwajibkan mengenakan masker. Bahkan para guru yang bertugas membagikan ijazah juga memakai masker.

“Sesuai anjuran dari pemerintah kami memperlakukan protokol kesehatan selama proses pembagian ijazah tahun pelajaran 2020/2021 dan cap tiga jari ini,” jelas Kepala SD Muh 1 Solo, Sri Sayekti.

Sayekti mengatakan, dalam proses cap 3 jari kali ini pihaknya membagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan pukul 11.00 -12.00 WIB Kelas VIA – VIB dan gelombang kedua pukul 13.00-14.00 WIB Kelas VIC-VID.

Ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan dan kerumunan siswa di sekolah. Tak hanya itu, dalam satu hari jadwal datang ke sekolah pun digilir sesuai dengan urutan kelas dan nomor presensi atau nomor absen siswa.

Siswa atau orang tua/wali siswa wajib mengikuti protokol kesehatan sesuai SOP. Mencuci tangan dengan handwash atau hand sanitizer, memakai masker, tidak berkerumun, menjaga jarak atau phisycal distance.

“Siswa yang sudah selesai juga segera kami imbau untuk segera pulang. Mengembalikan buku paket dan buku bacaan perpustakaan bagi yang belum, sudah mengisi data alumni melalui link https://bit.ly/3zJm8Em,” bebernya.

Ia juga mengingatkan alumni kelas VI, anak-anak bisa lebih disiplin ketika mendirikan shalat berjamaah, khususnya siswa putra walaupun telah lulus dari sekolah.

“Terus tingkatkan kualitas jamaahnya ya, lebih disiplin lagi,” harapnya.

Salah satu siswa Lovei Puteri Veriska Herlambang kelas VI, mengatakan merasa senang bisa silaturahmi ke sekolah. Terima kasih para guru kami dan tenaga kependidikan, karena engkaulah kami dapat membuka jendela dunia.
“Kami selalu bersyukur atas apa yang diberikan kepada kami. Guru bukan hanya mengajar kami, akan tetapi juga membimbing kami. Terima kasih wahai para Guru, semoga ilmunya bermanfaat, Alhhamdulillah telah dididik selama 6 tahun,” ucap Lovei, sambil tersenyum. (*)

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!