36.5 C
Jakarta

UMS dan University of Nottingham Malaysia Bahas Riset Kanker

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memperkuat kerja sama internasional di bidang riset dan pendidikan kesehatan melalui seminar internasional bersama School of Pharmacy University of Nottingham Malaysia (UNM).

 

Seminar bertema “Targeting the Tumor Ecosystem: Transcriptional Drivers, Plasticity, and Therapeutic Delivery” tersebut digelar di Kampus UNM, Selangor, Malaysia, Rabu (12/8/2026). Kegiatan menjadi bagian dari rangkaian agenda menuju International Cancer Research Symposium (ICRS) 2027.

 

Wakil Dekan III Fakultas Farmasi UMS, Peni Indrayudha, S.F., M.Biotech., Apt., Ph.D., mengatakan seminar diikuti peneliti, akademisi, dan mahasiswa dari UMS maupun UNM. Peserta mengikuti kegiatan secara langsung maupun daring.

 

“Kegiatan ini dihadiri oleh peneliti, akademisi, dan mahasiswa UMS dan UNM, baik secara langsung di lokasi maupun secara daring,” ujar Peni, Kamis (13/8/2026).

 

Hadirkan Pakar Kanker dari Indonesia dan Inggris

 

Seminar menghadirkan sejumlah pakar biologi molekuler, farmasi, dan ilmu kanker dari UMS serta University of Nottingham Inggris.

 

Pakar biologi molekuler dan farmasi Fakultas Farmasi UMS, Febrimarsa, Ph.D., membawakan materi “A Crossroad between Stemness, Senescence, RNA Methylation, and Protein Ubiquitination”.

 

Sementara itu, Professor of Cancer Biology & Gene Expression University of Nottingham Inggris, Sheela Jayaraman, memaparkan mekanisme nongenetik pada kanker saluran empedu melalui PRH Oncoprotein dan sinyal faktor pertumbuhan.

 

Adapun Professor of Cancer Sciences University of Nottingham Inggris, Kevin Gaston, menjelaskan peran keping darah dalam perkembangan tumor serta potensinya sebagai Trojan Horses untuk pengiriman obat kanker.

 

Peni mengatakan seminar tersebut semakin memperkuat posisi Fakultas Farmasi UMS dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan riset kesehatan yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat serta berdaya saing internasional.

 

Menurut dia, kerja sama dengan University of Nottingham Malaysia diharapkan tidak berhenti pada seminar, tetapi berkembang menjadi kolaborasi riset dan publikasi, visiting professor, serta student mobility.

 

“Ke depan, kami akan terus meningkatkan dan mengimplementasikan kerja sama riset dan publikasi, visiting professor, dan student mobility dengan sejumlah universitas di tingkat global, termasuk dengan University of Nottingham ini,” kata Peni.

 

Jadi Pemanasan Menuju ICRS 2027

 

Febrimarsa menilai seminar internasional tersebut memiliki arti penting dalam pengembangan riset kanker. Pertukaran pengetahuan dan diskusi mendalam mengenai mekanisme kanker diharapkan membuka peluang lahirnya pendekatan terapi baru.

 

“Diskusi pemahaman mendalam tentang kanker dalam seminar ini diharapkan menelurkan berbagai inspirasi untuk moda terapi baru dan efektif dalam melawan kanker,” ujar Febrimarsa.

 

Menurutnya, pertemuan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menuju ICRS 2027 yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2027.

 

UMS direncanakan mengambil peran sebagai scientific committee sekaligus co-host dalam penyelenggaraan ICRS 2027.

 

“UMS akan menjadi bagian penting dari gelaran ICRS tahun depan,” pungkasnya.

 

Kerja sama Fakultas Farmasi UMS dan University of Nottingham Malaysia melalui forum ilmiah tersebut sekaligus menunjukkan upaya perguruan tinggi dalam membangun jejaring riset lintas negara. Fokus pada kanker diharapkan dapat memperluas kontribusi riset kefarmasian dan biomedis terhadap pengembangan terapi yang lebih efektif di masa mendatang. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!