SOLO, MENARA62.COM – Sebanyak 8.195 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memulai perjalanan akademiknya melalui Masa Ta’aruf dan Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) 2026. Kegiatan ini menjadi pintu awal pembentukan karakter mahasiswa sebagai calon pemimpin yang Islami, mencerahkan, unggul, mendunia, dan mampu memberikan dampak bagi masyarakat.
Pembukaan Masta PMB 2026 UMS berlangsung di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Kamis (3/9/2026). Momentum tersebut tidak sekadar menjadi ajang pengenalan kehidupan kampus, tetapi juga pembekalan bagi mahasiswa baru untuk memasuki fase baru dalam perjalanan pendidikan dan pengembangan diri.
Dalam kegiatan tersebut, UMS turut menyampaikan sambutan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., melalui tayangan video.
Brian menegaskan pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kapasitas manusia sekaligus membentuk karakter bangsa yang beradab dan bermartabat.
“Melalui tridarma perguruan tinggi, mahasiswa harus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan daya saing. Mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta didik, tetapi juga harus mengambil peran sebagai agen perubahan yang memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan bangsa,” kata Brian.
Menurutnya, perguruan tinggi perlu membangun ekosistem pendidikan yang mengintegrasikan pembelajaran, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Ekosistem tersebut harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta berbagai tantangan global.
Mahasiswa Diminta Tak Sekadar Kejar Prestasi Akademik
Brian menilai mahasiswa memiliki posisi penting dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. Karena itu, keberhasilan mahasiswa tidak cukup diukur dari capaian akademik selama berada di bangku kuliah.
Mahasiswa juga perlu membangun kemampuan kepemimpinan, memperkuat kepedulian sosial, dan membentuk karakter yang kuat sebagai penggerak perubahan.
“Mahasiswa harus mampu memberikan dampak nyata bagi diri sendiri, masyarakat, dan bangsa. Untuk itu, bermimpilah besar, beranilah melangkah, dan berkaryalah tanpa henti,” ujarnya.
Ia menambahkan, masa pengenalan mahasiswa baru menjadi momentum penting untuk membantu mahasiswa beradaptasi dari lingkungan sekolah menuju kehidupan perguruan tinggi.
Pada fase tersebut, mahasiswa akan menghadapi pengalaman, tantangan, dan tanggung jawab baru. Karena itu, kegiatan pengenalan kampus perlu diarahkan tidak hanya untuk mengenalkan fasilitas dan sistem akademik, tetapi juga membangun semangat persatuan, kecintaan terhadap tanah air, dan kesiapan menjalani tridarma perguruan tinggi.
“Masa pengenalan mahasiswa baru menjadi momentum yang tepat untuk memberikan pembekalan. Mahasiswa harus mampu berproses dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi sehingga kelak menjadi lulusan yang memiliki kedalaman ilmu, keluhuran akhlak, cinta tanah air, dan daya saing global,” tuturnya.
Pesan tersebut sejalan dengan semangat Masta PMB 2026 UMS. Sebanyak 8.195 mahasiswa baru tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan akademik, tetapi juga diarahkan untuk membangun karakter, mengembangkan kepemimpinan, serta memperluas kontribusi bagi masyarakat.
Brian pun mengajak perguruan tinggi menjadikan penyambutan mahasiswa baru sebagai momentum menyiapkan generasi penerus kepemimpinan bangsa.
“Mari kita semarakkan penyambutan mahasiswa baru sebagai calon pemimpin bangsa dengan semangat meneruskan perwujudan kampus berdampak serta menyiapkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang gemilang,” katanya.
Rektor UMS: Bermimpi Besar dan Berani Berkarya
Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., mengatakan Masta PMB 2026 menjadi titik awal perjalanan 8.195 mahasiswa baru untuk berkembang menjadi insan yang memiliki keunggulan akademik sekaligus karakter kuat.
Menurut Harun, mahasiswa UMS diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi keilmuan, tetapi juga kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kemampuan menghasilkan dampak nyata.
“Dari kampus, mahasiswa UMS diharapkan terus bermimpi besar, berani mengambil langkah, serta menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan dunia,” tegasnya.
Dengan semangat tersebut, Masta PMB 2026 menjadi gerbang awal bagi ribuan mahasiswa baru UMS untuk menapaki perjalanan pendidikan tinggi sekaligus mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu menghadirkan perubahan dan memberikan manfaat lebih luas. (*)
