BOYOLALI, MENARA62.COM – Kontingen Kwartir Daerah (Kwarda) Hizbul Wathan (HW) Boyolali mendapat pembekalan spiritual sebelum berlaga dalam Mahrojan Penghela di Pemalang, Jawa Tengah, pada 23–25 Oktober 2026. Mudir Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMU) Manafi’ul ‘Ulum Sambi, Ustaz Pujiono, mengingatkan peserta agar meluruskan niat, menjaga kedisiplinan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kepanduan.
Pembekalan tersebut disampaikan dalam acara pelepasan kontingen HW Boyolali di PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi, Kamis (22/10/2026). Pelepasan dipimpin langsung oleh Ketua Kwarda HW Boyolali, Ustaz Mustamik.
Sebanyak 20 peserta didampingi tiga pendamping diberangkatkan untuk mewakili Boyolali dalam ajang Mahrojan Penghela. Mereka diharapkan tidak hanya berjuang meraih prestasi, tetapi juga membawa nama baik daerah dan organisasi.
Dalam tausyiahnya, Ustaz Pujiono menekankan bahwa keikutsertaan dalam Mahrojan Penghela harus dilandasi niat yang lurus, kesungguhan, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan. Para peserta juga diminta memperkuat persaudaraan dan menjaga sikap selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Pesan tersebut berlandaskan firman Allah Swt. dalam Al-Qur’an surah At-Taubah ayat 41:
“Infirū khifāfan wa tsiqālan wa jāhidū bi-amwālikum wa anfusikum fī sabīlillāh.”
Artinya, “Berangkatlah kamu, baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah dengan harta dan jiwamu di jalan Allah.”
Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa setiap perjuangan membutuhkan kesiapan, kesungguhan, dan pengorbanan. Nilai-nilai itu diharapkan menjadi bekal bagi para Pandu HW Boyolali dalam mengikuti kegiatan di Pemalang.
Lebih dari sekadar kompetisi, Mahrojan Penghela menjadi kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan karakter Pandu Hizbul Wathan yang berakhlak mulia, tangguh, mandiri, disiplin, serta menjunjung tinggi sportivitas.
Pelepasan Ditutup dengan Doa
Setelah pembekalan, acara pelepasan ditutup dengan doa yang dipimpin Ustaz Shodiq, pengasuh PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum. Doa dipanjatkan agar perjalanan menuju Pemalang berlangsung lancar dan selamat, serta seluruh rangkaian kegiatan membawa keberkahan.
Kontingen HW Boyolali juga memohon doa restu dari Ramada Bunda agar dapat mengikuti Mahrojan Penghela dengan baik dan kembali ke daerah asal dalam keadaan selamat.
Melalui keikutsertaan ini, Kwarda HW Boyolali berharap para peserta mampu membawa semangat berkemajuan, mengukir prestasi, dan menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai kepanduan Hizbul Wathan.
Dengan semangat “Berjuang dengan iman, melangkah dengan adab, pulang membawa manfaat”, kontingen HW Boyolali bertolak menuju Pemalang dengan harapan dapat memberikan hasil terbaik sekaligus menunjukkan karakter pandu yang berintegritas. (*)

