34.3 C
Jakarta

Wamendikdasmen Fajar Resmikan Pembangunan Kampus Muhammadiyah Wakatobi

Baca Juga:

WAKATOBI, MENARA62.COM – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq meletakkan batu pertama pembangunan Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Wakatobi, Jumat (17/7/2026). Pembangunan kampus tersebut menjadi langkah strategis memperkuat pemerataan akses pendidikan tinggi sekaligus pembangunan sumber daya manusia (SDM) di wilayah kepulauan.

 

Prosesi peletakan batu pertama dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua, Bupati Wakatobi Haliana, Wakil Bupati Safia Wualo, pimpinan Muhammadiyah, jajaran Forkopimda, tokoh adat, kepala UPT Kemendikdasmen se-Sulawesi Tenggara, serta sivitas akademika ITBM Wakatobi.

 

Dalam sambutannya, Fajar menegaskan pembangunan kampus tersebut sejalan dengan prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan manusia sebagai agenda utama pembangunan nasional.

 

Menurutnya, pendidikan berkualitas harus dapat diakses seluruh masyarakat Indonesia, termasuk mereka yang tinggal di kawasan kepulauan dan wilayah terdepan.

 

“Bapak Presiden Prabowo menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas pembangunan nasional. Karena itu, pendidikan harus menjangkau seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah kepulauan seperti Wakatobi. Kampus ini diharapkan membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas sekaligus melahirkan generasi unggul yang membangun daerahnya sendiri,” ujar Fajar.

 

Fajar yang juga menjabat Ketua Lembaga Kajian dan Kemitraan Strategis (LKKS) Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengapresiasi dukungan tokoh adat yang menghibahkan sekitar dua hektare lahan untuk pembangunan kampus. Ia menyebut semangat gotong royong tersebut menjadi modal penting dalam membangun pendidikan.

 

Menurutnya, keberhasilan pembangunan SDM tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

 

“Sebagai Ketua LKKS PP Muhammadiyah, saya meyakini pembangunan pendidikan harus menjadi gerakan bersama. Sinergi pemerintah, Muhammadiyah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci mempercepat pembangunan sumber daya manusia,” katanya.

 

Dalam kesempatan itu, Fajar juga menyambut rencana transformasi ITBM Wakatobi menjadi universitas. Ia mendorong kampus tersebut memiliki keunggulan khas yang mampu menjawab kebutuhan daerah sekaligus berdaya saing global.

 

Menurutnya, Wakatobi memiliki potensi besar sebagai laboratorium maritim dunia sehingga ITBM perlu diarahkan menjadi Centre of Excellence di bidang kelautan dan kemaritiman.

 

“Saya mendorong ITBM Wakatobi menjadi Centre of Excellence di bidang kelautan dan kemaritiman. Wakatobi adalah laboratorium maritim dunia. Dari kampus ini harus lahir riset dan inovasi yang memberi manfaat bagi masyarakat pesisir, memperkuat ekonomi maritim, sekaligus membuka kolaborasi riset nasional dan internasasional,” tegasnya.

 

Selain itu, Fajar menyatakan berbagai aspirasi mengenai pengembangan kelembagaan, peningkatan sarana pendidikan, hingga perluasan akses beasiswa akan diteruskan kepada kementerian terkait sesuai kewenangannya agar putra-putri Wakatobi memperoleh kesempatan yang sama mengenyam pendidikan tinggi berkualitas.

 

Rektor ITBM Wakatobi, Arusani, menyambut positif kehadiran Wamendikdasmen yang dinilai menjadi motivasi bagi kampus dalam proses pengembangan kelembagaan.

 

“Kami berharap ITBM Wakatobi tumbuh menjadi kampus unggul yang melahirkan sumber daya manusia, riset, dan inovasi yang memberi manfaat bagi masyarakat kepulauan,” ujarnya.

 

Bupati Wakatobi Haliana menyebut pembangunan kampus tersebut sebagai momentum bersejarah bagi daerahnya.

 

“Kami bangga Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq berkenan meletakkan batu pertama kampus ini. Kami berharap ITBM menjadi kebanggaan Wakatobi, memperluas akses pendidikan tinggi, dan melahirkan generasi yang membangun daerahnya,” katanya.

 

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung pengembangan ITBM Wakatobi menjadi pusat pendidikan unggulan di Indonesia Timur.

 

“Kehadiran Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pembangunan SDM di wilayah kepulauan. Kami siap bersinergi agar ITBM Wakatobi menjadi pusat unggulan pendidikan dan riset maritim di Indonesia Timur,” ujar Hugua.

 

Menutup sambutannya, Fajar kembali menekankan bahwa sekolah dan perguruan tinggi yang unggul merupakan fondasi lahirnya sumber daya manusia berkualitas.

 

Ia berharap ITBM Wakatobi berkembang menjadi pusat unggulan pendidikan, riset, dan inovasi di bidang kelautan serta kemaritiman yang mampu melahirkan peneliti, inovator, pemimpin, dan wirausahawan yang berkontribusi bagi kemajuan masyarakat pesisir dan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!