31.5 C
Jakarta

Wisuda Terapkan Prokes, UMP Jadi Percontohan Kampus Lain

Baca Juga:

Peneliti PKJS UI: Larangan Dana Bansos untuk Pembelian Rokok Perlu Dukungan Permensos

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah kembali melanjutkan program Bantuan Sosial (Bansos) di tahun 2021 ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terlebih di masa pandemi COVID-19. Ketiga...

Menkes Akui Dunia Rebutan Vaksin Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan saat ini kompetisi mendapatkan vaksin COVID-19 ditingkat global semakin keras. Beruntungnya, Indonesia memiliki sumber pasokan...

Kemenperin Apresiasi Perluasan Investasi Produsen Elektronik di Batam

JAKARTA, MENARA62.COM - Investasi merupakan salah satu faktor penggerak pertumbuhan sektor industri, khususnya dalam mendukung upaya pemerintah mendorong pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi...

Spirit Berbagi Di Bulan Suci

oleh :Afita Nur Hayati*)Datangnya Ramadan ditunggu oleh semua orang beriman di muka bumi ini. Betapa tidak, Sang Pencipta memberikan banyak keistimewaan didalamnya....

PURWOKERTO, MENARA62.COM — Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah menggelar wisuda secara online dan offline di lapangan Mas Mansoer, Sabtu, (06/01/2021).

Kabag Kesra Penanggung Jawab Satgas Covid-19 Kabupaten Bidang Kegiatan Kemasyarakatan Drs. Suwondo, M.M., mengatakan, Tim sudah melakukan pengecekan di wilayah kampus UMP dalam pelaksanaan wisuda.

“Alhamdulillah tim dari awal sudah pantau terus, kemarin sore pas gladi juga kita pantau, dan hari ini juga kami pantau. Alhamdulillah untuk wisuda UMP, tim menilai sangat luarbiasa bagus untuk protokol kesehatannya. Dan sesuai dengan time schedule yang telah direncanakan,” jelasnya.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap UMP karena wisuda ofline dan online yang dilakukan UMP bisa untuk percontohan kampus lain.

“Protokol kesehatan yang dilakukan oleh UMP ini sudah sesuai semua, tentunya ini bisa menjadi percontohan bagi kampus-kampus lain. Meskipun ini bukan hal yang mudah, karena memang persiapannya cukup banyak sehingga sekali lagi saya apresiasi karena wisuda di UMP benar-benar melaksanakan dan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19,” katanya.

Sementara itu Rektor UMP Dr. Jebul Suroso mengatakan, wisuda ke 66 kali ini dilakukan secara online dan foline dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Kita betul-beltu terapkan protokol kesehatan, sebelum mereka mengikuti kegiatan wisuda, ada beberapa tahapan-tahapan yang mereka lakukan. Di antaranya H – 2 sebelum pelaksanaan acara para peserta baik wisudawan dan panitia wajib jalankan rapid antigen dengan hasil negative,” jelasnya.

Dr Jebul juga mengatakan, pembatasan jumlah undangan yang menghadiri kegiatan juga dilakukan dan acara hanya berlangsung dengan durasi 122 menit.

Terkait wisuda, Dr. Jebul mengatkan lulusan mahasiswa UMP merupakan salah satu perwujudan bentuk tanggung jawab UMP kepada bangsa dan negara Indonesia.

“Dengan penuh kebanggaan mempersembahkan mahasiswa yang berhasil lulus sebanyak 687. Saya berpesan, manfaatkanlah dengan baik bekal dan pengalaman yang telah Saudara dapat selama kuliah, baik pengalaman dalam organisasi kemahasiswaan maupun pengalaman dalam melakukan penelitian, pengabdian masyarakat, dan penulisan karya ilmiah,” jelasnya.

Menurutnya, UMP terus mengembangkan kerjasama Internasional dengan berbagai perguruan tinggi ternama di luar negeri Asia dan Eropa dalam bidang riset untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia. Selain itu, UMP saat ini terus memperkuat kerjasama dalam negeri dengan berbagai mitra strategis, diantaranya Instansi Pemerintah Daerah, Rumah Sakit, dan Industri terkemuka di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Ir. Aman Suyadi, M.P., dalam laporannya, wisuda ini UMP melepaskan sebanyak 687 lulusan, terdiri dari Program Magister (S-2) sebanyak 54 orang, Program Sarjana (S-1) sebanyak 609 orang, dan Program Diploma Tiga (D-3) sebanyak 24 orang.

Lulusan tersebut, lanjut Aman, berasal dari berbagai daerah di Indonesia antara lain dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan bahkan beberapa dari luar negeri yaitu dari negara Thailand.

Lulusan Wisuda 66 ini akan menambah komunitas Alumni UMP sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif kepada Indonesia dan dunia.

Dalam perjalanannya, berbagai prestasi telah diraih mahasiswa dan dosen UMP. ”Ini memang menjadi kebijakan kampus. Kita memberi keleluasaan dan kesempatan yang luas bagi mahasiswa dan dosen untuk meraih prestasi di berbagai bidang yang diminati,” pungkasnya.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

Peneliti PKJS UI: Larangan Dana Bansos untuk Pembelian Rokok Perlu Dukungan Permensos

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah kembali melanjutkan program Bantuan Sosial (Bansos) di tahun 2021 ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terlebih di masa pandemi COVID-19. Ketiga...

Menkes Akui Dunia Rebutan Vaksin Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan saat ini kompetisi mendapatkan vaksin COVID-19 ditingkat global semakin keras. Beruntungnya, Indonesia memiliki sumber pasokan...

Kemenperin Apresiasi Perluasan Investasi Produsen Elektronik di Batam

JAKARTA, MENARA62.COM - Investasi merupakan salah satu faktor penggerak pertumbuhan sektor industri, khususnya dalam mendukung upaya pemerintah mendorong pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi...

Spirit Berbagi Di Bulan Suci

oleh :Afita Nur Hayati*)Datangnya Ramadan ditunggu oleh semua orang beriman di muka bumi ini. Betapa tidak, Sang Pencipta memberikan banyak keistimewaan didalamnya....

Respon Resuffle Kabinet, Maluku Satu Hati dan JAMI Rekomendasikan Putra-Putri Terbaik Maluku

JAKARTA, MENARA62.COM — Jaringan  Aktivis Milenial Indonesia (JAMI) pro pemerintah yang terdiri dari beberapa anak muda Maluku yang miliki posisi strategis pada organisasi nasional...