BEKASI, MENARA62.COM – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) menggandeng Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, untuk membekali 300 talenta muda dengan kompetensi yang dibutuhkan industri melalui program XLSMART Future Ready & Career Day @ BBPVP Bekasi.
Program yang berlangsung di Aula Garuda BBPVP Bekasi pada 29–30 Juli 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan generasi muda menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja akibat transformasi digital. Selain memberikan pelatihan dan wawasan industri, kegiatan ini juga membuka akses peserta terhadap peluang karier di XLSMART maupun perusahaan mitra sesuai kebutuhan dan mekanisme rekrutmen yang berlaku.
Kegiatan ini merupakan implementasi dari program XLSMART Future Ready yang diluncurkan pada 2 Juli 2026 bersama Kementerian Ketenagakerjaan RI. Program tersebut dirancang untuk menjembatani pengembangan kompetensi dengan kebutuhan nyata industri sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dan memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan.
Acara tersebut dihadiri oleh Employee Relations & REGA XLSMART Marco Sumampouw, Sekretaris Direktorat Jenderal Binalavotas Kementerian Ketenagakerjaan RI Memey Meirita Handayani, serta Kepala Bagian Tata Usaha Kementerian Ketenagakerjaan RI Budi Raharjo.
Director & Chief People Officer XLSMART, Jeremiah Ratadhi, mengatakan, “Transformasi digital tidak hanya mengubah cara industri bekerja, tetapi juga mengubah kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Karena itu, menyiapkan talenta muda tidak lagi cukup hanya melalui penguasaan keterampilan teknis. Mereka juga perlu memiliki kemampuan beradaptasi, berkolaborasi, berpikir kritis, dan terus belajar agar mampu bersaing di dunia kerja yang terus berkembang.”
Ia menambahkan, “Melalui XLSMART Future Ready, kami ingin mempersempit kesenjangan antara kompetensi yang dimiliki talenta muda dengan kebutuhan industri. Selain menghadirkan pembelajaran yang relevan, kami juga membuka akses terhadap peluang karier di XLSMART maupun perusahaan mitra, sesuai kebutuhan dan proses seleksi yang berlaku. Harapannya, peserta memiliki kesiapan dan kesempatan yang lebih baik untuk memasuki dunia kerja.”
Sebanyak 300 peserta yang terdiri atas peserta pelatihan BBPVP, lulusan baru, pencari kerja, alumni BBPVP, hingga masyarakat umum mengikuti rangkaian kegiatan selama dua hari. Beragam materi diberikan, mulai dari pengenalan program Future Ready, pelatihan growth mindset, peningkatan produktivitas, hingga pengembangan soft skills sebagai bekal memasuki dunia kerja.
Dalam kesempatan tersebut, XLSMART juga menyerahkan bantuan kuota internet secara simbolis guna mendukung proses pembelajaran peserta. Bantuan itu menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas akses terhadap pembelajaran digital yang inklusif sehingga lebih banyak generasi muda dapat meningkatkan kompetensinya.
Melalui sesi XLSMART Career Day, peserta memperoleh kesempatan berinteraksi langsung dengan praktisi industri, memahami kebutuhan kompetensi dunia kerja, memperluas jejaring profesional, serta mendapatkan informasi mengenai peluang karier di XLSMART maupun perusahaan mitra.
Selain itu, perusahaan turut memperkenalkan program Sisternet Female Future Leaders Batch 2, yang ditujukan untuk mengembangkan kepemimpinan perempuan muda Indonesia. Program tersebut mencakup pembelajaran, pendampingan bersama profesional industri, pengembangan proyek berdampak sosial, hingga kesempatan magang dan kunjungan ke perusahaan teknologi.
Kolaborasi antara XLSMART dan BBPVP Bekasi juga memperkuat implementasi konsep link and match antara pelatihan vokasi dan kebutuhan industri. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang lebih siap memasuki dunia kerja sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan industri di masa mendatang.
Ke depan, XLSMART berkomitmen terus mengembangkan ekosistem Future Ready sebagai wadah pengembangan talenta yang menghubungkan pembelajaran, peningkatan kompetensi, sertifikasi, dan akses terhadap peluang karier melalui kolaborasi dengan pemerintah, institusi pendidikan, dan dunia industri. Melalui inisiatif tersebut, perusahaan menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyedia layanan konektivitas digital, tetapi juga sebagai mitra dalam menyiapkan talenta Indonesia yang kompeten, adaptif, dan siap mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional.

