30 C
Jakarta

Prodi Desain Interior Untar Perkenalkan Furnitur Berbasis Budaya di IFEX 2026

Baca Juga:

JAKARTA, MENARA62.COM — Program Studi (Prodi) Desain Interior (DI) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Tarumanagara (Untar) berpartisipasi dalam pameran furnitur internasional Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2026 yang berlangsung pada 5–8 Maret 2026 di Indonesia Convention
Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.

Karya mahasiswa dipamerkan di area University Booth yang terletak di selasar Hall 2.
Partisipasi tersebut mengusung tema “Living Heritage: Reinterpreting Indonesian Heritage for Today”, yang menampilkan karya desain furnitur mahasiswa berupa koleksi kursi dengan pendekatan eksplorasi budaya Indonesia. Melalui pameran ini, Untar memperkenalkan karya desain mahasiswa kepada publik internasional sekaligus menunjukkan bagaimana warisan budaya Indonesia dapat diterjemahkan ke dalam desain furnitur kontemporer yang relevan dengan kebutuhan pasar global.

Karya-karya yang dipamerkan mengangkat unsur budaya, tradisi, dan keterampilan kerajinan khas Indonesia dengan memanfaatkan material lokal sebagai identitas desain. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat daya saing desain furnitur Indonesia di tingkat internasional.

Rektor Untar Prof. Dr. Amad Sudiro, sempat pula berkunjung ke booth Untar didampingi Dekan FSRD Untar Dr. Maitri Widya Mutiara, serta Ketua Program Studi Desain Interior Untar Anastasia Cinthya Gani.

Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah desainer Indonesia yang berperan sebagai mentor dalam proses perancangan karya mahasiswa, yaitu Eugenio Hendro, Zulyo Kumara, dan Vincentius Aldi Masella.

IFEX 2026 dikunjungi oleh pembeli internasional internasional serta desainer dari berbagai negara. Dekan FSRD menyampaikan, partisipasi Prodi DI dalam IFEX menjadi langkah penting untuk memperkenalkan potensi desain mahasiswa kepada dunia industri internasional.

“Melalui pendekatan desain berbasis budaya,
mahasiswa didorong mengolah warisan budaya Indonesia menjadi produk desain yang memiliki identitas kuat sekaligus relevan dengan kebutuhan pasar global,” ujarnya.

Karya yang dipamerkan merupakan hasil proses pembelajaran dalam mata kuliah Desain Furnitur yang menekankan eksplorasi budaya sebagai sumber inspirasi. Seluruh koleksi kursi melalui proses perancangan dengan bimbingan mentor dari desainer profesional. Sebagian karya juga merupakan hasil penelitian desain yang mengintegrasikan nilai budaya ke dalam bahasa visual desain.

Partisipasi ini juga mendapat respons positif dari pengunjung dan pembeli internasional yang hadir di pameran, termasuk desainer Indonesia maupun mancanegara yang mengapresiasi eksplorasi budaya serta kualitas desain karya mahasiswa yang dinilai memiliki potensi untuk berkembang di pasar global.

Booth Desain Interior Untar juga meraih Best Booth University dalam kategori universitas pada IFEX 2026. Penghargaan tersebut diberikan di antara tujuh universitas yang berpartisipasi dalam area University Booth, sebagai apresiasi atas konsep pameran, kualitas karya, serta penyajian desain yang ditampilkan.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!