28.6 C
Jakarta

Rakor MTDK PDM Solo Perkuat Strategi Dakwah Umat

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas (MTTK) Muhammadiyah Kota Surakarta menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pada Sabtu (2/5/2026) di Ruang KH Ahmad Dahlan RS PKU Muhammadiyah Surakarta. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyusun langkah, memperkuat dakwah, serta meneguhkan kemaslahatan umat di tengah dinamika zaman.

Rakor dibuka langsung oleh Ketua PDM Kota Surakarta, Anwar Sholeh, yang menekankan pentingnya sinergi dan inovasi dalam mengembangkan dakwah Muhammadiyah. Acara ini dihadiri berbagai unsur pimpinan dan kader, mulai dari cabang Muhammadiyah, MPKU, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Tapak Suci, hingga berbagai lembaga dan amal usaha Muhammadiyah lainnya.

Dalam sambutannya, Anwar Sholeh memberikan apresiasi atas terselenggaranya Rakor sebagai forum penting untuk merumuskan kebijakan strategis. Ia menegaskan bahwa Majelis Tabligh merupakan ujung tombak gerakan dakwah Muhammadiyah yang memiliki peran vital dalam membina umat.

“Tantangan dakwah hari ini semakin kompleks, terutama dalam menjangkau generasi muda. Dibutuhkan inovasi agar dakwah tetap relevan dan menarik,” ujarnya.

Salah satu program yang mendapat perhatian adalah safari dakwah yang dilakukan kader IMM di 17 titik selama Ramadan. Program ini dinilai efektif dalam memperluas jangkauan dakwah sekaligus memperkuat kehadiran Muhammadiyah di tengah masyarakat.

Selain itu, penguatan sumber daya manusia juga menjadi fokus, salah satunya melalui program Baitul Arqam yang diinisiasi oleh MPKSDI. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas kader, termasuk kemampuan dasar seperti membaca Al-Qur’an.

Dalam aspek spiritual, Rakor juga mengingatkan pentingnya keteladanan dan keteguhan para pejuang dakwah sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an, khususnya Surah Ali Imran ayat 146-148 yang menekankan nilai kesabaran, ketekunan, dan keistiqamahan dalam perjuangan.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Anwar menegaskan bahwa hal tersebut tidak boleh menjadi penghambat. Ia mendorong adanya integrasi antara majelis tabligh dan amal usaha Muhammadiyah (AUM) agar gerakan dakwah berjalan beriringan dengan penguatan institusi.

Rakor ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas majelis dan lembaga, termasuk dengan MDMC, guna memastikan efektivitas program dan pengelolaan anggaran yang transparan serta berkelanjutan.

Menutup sambutannya, Anwar Sholeh mengajak seluruh elemen Muhammadiyah untuk terus menjaga semangat juang dan meningkatkan inovasi dakwah agar mampu menjawab tantangan zaman.

“Dakwah harus terus bergerak, adaptif, dan memberikan solusi nyata bagi umat,” pungkasnya. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!