29.6 C
Jakarta

BAD UMMAD Perkuat Nilai Perjuangan Mahasiswa

Baca Juga:

MADIUN, MENARA62.COM – Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) melalui Lembaga Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) menggelar Baitul Arqam Dasar (BAD) Mahasiswa 2026 sebagai upaya memperkuat internalisasi nilai perjuangan Muhammadiyah di kalangan mahasiswa.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Ahad (2-3 Mei 2026) ini digelar di SMK Muhammadiyah 3 Dolopo, Kabupaten Madiun, dan diikuti mahasiswa lintas semester, mulai semester 2 hingga 8.

Direktur AIK UMMAD, Drs. Suyono, M.Pd menegaskan bahwa BAD menjadi sarana strategis dalam menanamkan nilai-nilai perjuangan Muhammadiyah yang telah melahirkan berbagai amal usaha, seperti rumah sakit, sekolah, hingga perguruan tinggi.

“Semua capaian itu merupakan hasil perjuangan para pendiri yang berangkat dari keterbatasan, tetapi memiliki keikhlasan dan semangat tinggi. Inilah yang disebut teologi Al-Ma’un,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan lima materi utama, di antaranya Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah (MKCH), kaifiyah ibadah sesuai Himpunan Putusan Tarjih (HPT), konsep Muhammadiyah sebagai gerakan ilmu amaliah dan amal ilmiah, hingga nilai perjuangan tokoh Muhammadiyah.

Selain itu, materi lain yang disampaikan meliputi Fiqih Al-Ma’un, filantropi Lazismu, serta etos kerja kader Muhammadiyah. Kegiatan juga dilengkapi dengan focus group discussion (FGD), pembinaan spiritual seperti shalat tahajud, hingga penguatan karakter melalui berbagai sesi refleksi.

Sementara itu, Rektor UMMAD, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si melalui sambutan yang disampaikan Plt. Wakil Rektor Dr. Suwardi, M.Ag, menekankan tiga pesan penting bagi mahasiswa.

Pertama, pembentukan karakter Islam berkemajuan yang tidak hanya bersifat formalitas, tetapi juga menekankan akhlak mulia seperti kejujuran, amanah, tawadhu, dan empati sosial. Kedua, pentingnya pemahaman Islam wasathiyah atau moderat, yang mampu menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat.

Ketiga, mahasiswa didorong menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki keahlian teknis, tetapi juga integritas dan keteguhan iman sebagai kompas dalam menghadapi tantangan zaman,” tegasnya.

UMMAD menargetkan melalui kegiatan ini lahir kader-kader unggul yang siap berkontribusi di berbagai lini, baik di amal usaha Muhammadiyah (AUM), organisasi otonom, maupun masyarakat luas.

Dengan pelaksanaan BAD 2026 ini, UMMAD menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki semangat perjuangan, integritas, dan kepedulian sosial tinggi di tengah dinamika global. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!