BOYOLALI, MENARA62.COM – Sebanyak 86 siswa SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono resmi dilepas dalam Haflah Akhirussanah Angkatan XIII Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Azhima, Selasa (16/6/2026), menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen mencetak generasi Qur’ani yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Mengusung tema “Generasi Qur’anic Berwawasan Global, Siap Memimpin Masa Depan,” acara tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan. Para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dasar mendapatkan apresiasi atas perjalanan belajar mereka selama menempuh pendidikan di SD Muhammadiyah PK Banyudono.
Haflah Akhirussanah tersebut dihadiri sejumlah tokoh Muhammadiyah, di antaranya Wakil Ketua PDM Boyolali Drs. Thontowi Jauhari, M.Si., Ketua PCM Banyudono Danto Krissuwarno, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Banyudono Yacop Chismanto, Ketua PCA Banyudono Sri Widayati, Ketua Komite Sekolah Umi Muslihah, para wali murid, serta tamu undangan.
Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono, Pujiono, menyampaikan rasa syukur atas kelulusan seluruh siswa angkatan XIII. Ia menegaskan bahwa sekolah terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang menggabungkan prestasi akademik, pembentukan karakter, serta penguatan nilai-nilai Al-Qur’an.
“Pendidikan bukan sekadar menyiapkan anak-anak untuk hari ini, tetapi menyiapkan mereka menjadi pemimpin masa depan yang berakhlak mulia, berilmu, dan mampu memberikan manfaat bagi umat dan bangsa,” ungkap Pujiono.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua PDM Boyolali Drs. Thontowi Jauhari, M.Si. memberikan pesan kebangsaan kepada para lulusan. Ia menekankan pentingnya generasi muda memiliki kecerdasan intelektual sekaligus karakter kuat dan nilai keislaman yang kokoh.
“Anak-anak yang hari ini diwisuda adalah calon pemimpin masa depan. Mereka harus memiliki wawasan global, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dunia internasional, namun tetap berpegang teguh pada Al-Qur’an dan nilai-nilai keindonesiaan,” ujarnya.
Menurut Thontowi, bangsa yang besar lahir dari generasi yang mencintai ilmu, memiliki semangat belajar sepanjang hayat, serta siap mengambil peran dalam membangun masyarakat.
Ia menilai tema Generasi Qur’anic Berwawasan Global sangat relevan dengan perkembangan zaman, terutama di tengah kemajuan teknologi digital dan kecerdasan buatan.
“Jadilah generasi yang mampu berdialog dengan dunia, tetapi jangan pernah kehilangan jati diri. Al-Qur’an harus menjadi kompas kehidupan, sementara ilmu pengetahuan menjadi kendaraan untuk mengantarkan kalian meraih masa depan,” pesannya.
Sementara itu, Ketua PCM Banyudono Danto Krissuwarno mengapresiasi kiprah SD Muhammadiyah PK Banyudono yang terus berkembang dan menjadi salah satu amal usaha Muhammadiyah yang dipercaya masyarakat.
Hal senada disampaikan Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Banyudono Yacop Chismanto. Ia berharap para lulusan mampu mempertahankan tradisi prestasi, kedisiplinan, dan akhlak mulia ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Rangkaian Haflah Akhirussanah Angkatan XIII berlangsung meriah dengan berbagai penampilan siswa, prosesi pelepasan, pemberian penghargaan, serta doa bersama. Kegiatan tersebut menjadi wujud rasa syukur sekaligus pengingat bahwa perjalanan pendidikan para lulusan masih terus berlanjut.
Dengan bekal Al-Qur’an, ilmu pengetahuan, dan karakter kepemimpinan yang telah ditanamkan selama di SD Muhammadiyah PK Banyudono, para lulusan diharapkan tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang mampu memberikan kontribusi terbaik bagi agama, bangsa, dan kemanusiaan. (*)
