BANDUNG, MENARA62.COM – TK Labschool Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menggelar Pentas Seni dan Pelepasan Siswa Tahun Ajaran 2025–2026 dengan tema “Give Every Child The Best Start”. Kegiatan tersebut menjadi momentum perpisahan sekaligus ajang menampilkan kreativitas dan perkembangan karakter anak usia dini.
Acara yang berlangsung di Lantai 2 Gedung UM Bandung pada Rabu (24/6/2026) itu berlangsung meriah dengan kehadiran para orang tua yang mendampingi putra-putri mereka.
Berbagai pertunjukan seni yang ditampilkan siswa mulai dari tarian, hafalan doa, hingga kreasi seni lainnya menghadirkan suasana haru dan bangga bagi guru maupun orang tua.
Kepala TK Labschool UM Bandung, Rizka Saputri, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut sekaligus menjadi tanda berakhirnya perjalanan pendidikan siswa di tingkat taman kanak-kanak.
“Alhamdulillah, tidak terasa sudah berada di penghujung tahun ajaran. Semoga ananda semua tetap terus belajar dan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya dengan penuh semangat,” ujarnya.
Rizka menegaskan bahwa TK Labschool UM Bandung terus berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan terbaik bagi anak. Salah satu pendekatan pembelajaran yang dikembangkan adalah metode berbasis cerita dan dongeng.
Menurutnya, aktivitas bercerita mampu mendukung tumbuh kembang anak karena dapat merangsang daya pikir, imajinasi, kemampuan berbahasa, serta pembentukan karakter positif.
“Melalui cerita dan dongeng, anak-anak belajar memahami nilai kehidupan, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis sesuai tahap perkembangannya,” jelasnya.
Pentas Seni Jadi Ruang Ekspresi Anak
Rizka menjelaskan, pentas seni bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi bagian dari proses pendidikan anak usia dini.
Melalui kegiatan tersebut, anak-anak belajar tampil di depan umum, membangun rasa percaya diri, bekerja sama, serta mengekspresikan kemampuan yang telah mereka kembangkan selama satu tahun pembelajaran.
“Hal yang terpenting adalah anak-anak dapat menikmati setiap prosesnya dengan gembira. Pentas seni ini menjadi ruang bagi mereka untuk tumbuh, belajar, dan menunjukkan potensi terbaik yang dimiliki,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para guru yang telah mendampingi proses belajar siswa serta orang tua yang telah memberikan kepercayaan kepada TK Labschool UM Bandung.
Perwakilan orang tua siswa, Nudia Audina, menyampaikan apresiasi atas layanan pendidikan yang diberikan sekolah. Ia berharap TK Labschool UM Bandung terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang unggul, nyaman, dan ramah anak.
Sementara itu, orang tua siswa lainnya, Andi Iskandar bersama sang istri, mengaku bangga melihat perkembangan anak-anak dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, penampilan siswa di atas panggung menunjukkan keberhasilan sekolah dalam membangun karakter, keberanian, dan kreativitas sejak dini.
“Bukan hanya lucu melihat mereka tampil di panggung, tetapi terlihat bagaimana anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, berani, dan kreatif. Mereka sudah mampu tampil kompak dan penuh semangat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Pentas Seni dan Pelepasan Siswa ini, TK Labschool UM Bandung menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan anak usia dini yang menyeluruh.
Pendidikan tidak hanya diarahkan pada kemampuan akademik, tetapi juga penguatan karakter, kreativitas, komunikasi, serta kepercayaan diri sebagai bekal anak menghadapi jenjang pendidikan berikutnya. (*)
