SEMARANG, MENARA62.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan murid SD Muhammadiyah 24 Gajahan. Khaleev Aryzuko At-Thoriq berhasil meraih medali emas dalam ajang Gubernur Jateng Cup 2026 Taekwondo Open Tournament yang berlangsung pada 26–28 Juni 2026 di GOR Jatidiri Semarang.
Dalam kejuaraan tersebut, Khaleev turun di kelas Kyorugi Pra Cadet C Semi Prestasi U 30 Putra. Ia mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya melalui perjuangan, disiplin latihan, serta semangat bertanding yang tinggi hingga berhasil naik podium tertinggi.
Keberhasilan Khaleev menambah deretan prestasi yang telah diraihnya di bidang olahraga bela diri taekwondo. Murid SD Muhammadiyah 24 Gajahan tersebut diketahui aktif berlatih di Dojang PMS Dragon Taekwondo Academy sebagai bagian dari pengembangan kemampuan dan mental bertandingnya.
Guru Olahraga SD Muhammadiyah 24 Gajahan, Sugiharko, mengapresiasi pencapaian Khaleev. Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi Khaleev untuk terus berkembang dan membawa nama baik sekolah maupun dojang.
“Kami sangat mengapresiasi prestasi Khaleev. Semoga ke depan semakin berprestasi dan terus mengharumkan nama sekolah serta dojangnya,” ujar Sugiharko.
Menurutnya, meskipun Khaleev telah banyak meraih juara, sikap rendah hati dan semangat belajar tetap harus dijaga. Prestasi yang diraih diharapkan tidak membuatnya cepat puas, tetapi menjadi pemacu untuk terus berlatih.
“Walaupun sudah banyak meraih juara, Khaleev harus tetap rajin berlatih, rendah hati, tidak sombong, dan bisa menjadi inspirasi bagi adik-adik kelasnya,” tambahnya.
Sugiharko juga berpesan agar Khaleev tetap menyeimbangkan aktivitas olahraga dengan kewajibannya sebagai pelajar. Ia mengingatkan pentingnya menjaga semangat belajar serta tidak meninggalkan ibadah.
“Prestasi penting, tetapi belajar dan sholat juga harus tetap dijaga. Semoga Khaleev tumbuh menjadi anak yang berprestasi, berkarakter, dan memberi manfaat bagi lingkungan,” tuturnya.
Prestasi Khaleev di Gubernur Jateng Cup 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan bakat olahraga sejak usia dini mampu melahirkan generasi muda yang berdaya saing sekaligus membawa nama baik sekolah. (*)

