SOLO, MENARA62.COM – Program Studi (Prodi) Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id terus memperkuat kualitas pembelajaran dengan menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kapasitas Pengajaran Dosen Berbasis Outcome-Based Education (OBE) di Hotel Mercure Solo, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Prodi Akuntansi FEB UMS dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pembelajaran yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan (learning outcomes), sekaligus mendukung implementasi kebijakan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan perkembangan global.
Ketua Program Studi Akuntansi FEB UMS, Dr. Mahameru Rosy Rochmatulloh, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa penerapan Outcome-Based Education (OBE) merupakan strategi penting untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan profesi, industri, dan masyarakat.
“Transformasi pembelajaran melalui pendekatan OBE merupakan langkah strategis untuk menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas dosen menjadi faktor yang sangat penting dalam mewujudkan pembelajaran yang berkualitas,” ujarnya, Jumat, (26/6/2026).
Ia menambahkan, pendekatan OBE tidak lagi berfokus pada proses penyampaian materi semata, tetapi memastikan setiap mahasiswa mampu mencapai kompetensi yang telah dirancang dalam kurikulum.
Workshop menghadirkan Dr. Laili Etika Rahmawati, S.Pd., M.Pd., sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia mengulas implementasi OBE dalam proses pembelajaran perguruan tinggi, mulai dari penyusunan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Course Learning Outcomes (CLO), penyelarasan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), hingga penyusunan sistem asesmen yang mampu mengukur ketercapaian kompetensi mahasiswa secara komprehensif.
Menurut Laili, implementasi OBE membutuhkan perubahan paradigma pembelajaran dari yang berorientasi pada proses menjadi pembelajaran yang berorientasi pada hasil belajar (learning outcomes).
“Dosen perlu mampu merancang pengalaman belajar yang efektif, terukur, dan relevan dengan kebutuhan para pemangku kepentingan sehingga kompetensi lulusan benar-benar dapat dibuktikan,” jelasnya.
Selama workshop, peserta mengikuti diskusi interaktif, studi kasus, serta praktik penyusunan perangkat pembelajaran berbasis OBE. Para dosen juga melakukan evaluasi terhadap perangkat pembelajaran yang telah digunakan agar semakin selaras dengan standar akreditasi nasional maupun internasional.
Melalui kegiatan ini, Prodi Akuntansi FEB UMS berharap seluruh dosen semakin memahami implementasi OBE secara komprehensif sehingga mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran, memperkuat budaya Continuous Quality Improvement (CQI), serta menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, profesional, dan berkarakter.
Workshop ini menjadi salah satu langkah berkelanjutan Prodi Akuntansi FEB UMS dalam mendukung terwujudnya program studi yang unggul dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional. (*)
