DENPASAR, MENARA62.COM. Dalam upaya memperkuat kualitas pendidikan serta menyatukan arah kebijakan pengelolaan sekolah Muhammadiyah, Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Denpasar menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Mutu Pendidikan dan Orientasi Sekolah Muhammadiyah se-Kota Denpasar pada 11–12 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antar sekolah Muhammadiyah sekaligus membangun komitmen bersama dalam menghadirkan pendidikan yang unggul, berkemajuan, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Rangkaian kegiatan diawali pada Sabtu, 11 Juli 2026 dengan agenda monitoring ke sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kota Denpasar. Monitoring tersebut bertujuan memastikan kesiapan sekolah dalam menyambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027, mulai dari kesiapan sarana prasarana, layanan pendidikan, hingga berbagai aspek pendukung lainnya. Kegiatan ini turut didampingi oleh jajaran Majelis Dikdasmen dan PNF tingkat Daerah, Wilayah, serta perwakilan Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah.
Memasuki hari kedua, hari ini Ahad, 12 Juli 2026, kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan yang diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya sebagai simbol semangat kebangsaan dan kemuhammadiyahan.
Pada sesi pembukaan, peserta disambut dengan arahan dari H. Najmuddin, S.Pd.I, selaku Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Denpasar, yang menekankan pentingnya transformasi pendidikan Muhammadiyah agar terus adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam sehingga mampu mengalami perkembangan dan maju secara bersama-sama.
Selanjutnya, Welcoming Speech disampaikan oleh Dr. Sugito, S.Pd., M.Pd., Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Bali, yang mengajak seluruh insan pendidikan Muhammadiyah untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan mutu sekolah di Bali.
Acara kemudian dibuka secara resmi melalui Opening Speech oleh Tatang Wisnu Wardhana, S.Pt, Ketua PDM Kota Denpasar. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa sekolah Muhammadiyah harus mampu menjadi pusat lahirnya generasi yang unggul, berkarakter Islami, serta mampu menjawab tantangan pendidikan di era modern.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan peluncuran DK-Mu Denpasar, sebagai salah satu inovasi dalam mendukung pengembangan pendidikan Muhammadiyah di Kota Denpasar yang ditandai dengan penandatanganan MOU bersama antara Kepala Sekolah Muhammadiyah se-Denpasar, Ketua PDM Kota Denpasar dan Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Denpasar.
Kegiatan inti menghadirkan empat panel diskusi yang menghadirkan narasumber kompeten dari berbagai tingkatan kepemimpinan Muhammadiyah. Panel pertama membahas Kebijakan Dikdasmen PWM Bali hasil Rakorwil 2026 yang dipaparkan oleh Dr. Sugito, S.Pd., M.Pd.. Sesi berikutnya mengangkat tema Kebijakan Kepegawaian Dikdasmen PDM Kota Denpasar yang dilanjutkan dengan Pleno Dikdasmen PDM Kota Denpasar sebagai ruang konsolidasi dan penyamaan persepsi seluruh peserta.
Setelah jeda Ishoma, peserta akan mendapatkan materi ketiga bertajuk Komitmen Ber-Muhammadiyah yang disampaikan oleh Tatang Wisnu Wardhana, S.Pt. Materi ini menegaskan pentingnya menjaga semangat dakwah melalui dunia pendidikan dengan memperkuat ideologi, loyalitas, dan profesionalisme seluruh pendidik serta tenaga kependidikan Muhammadiyah.
Sebagai penutup, panel keempat menghadirkan H. Asta’iab, S.Pd., M.M. dari Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah yang membawakan materi Peningkatan Mutu Pendidikan Sekolah/Madrasah. Materi tersebut memberikan wawasan mengenai strategi peningkatan kualitas sekolah Muhammadiyah agar mampu bersaing secara nasional maupun global, tanpa meninggalkan identitas sebagai lembaga pendidikan Islam yang berkemajuan.
Melalui kegiatan ini, Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Denpasar berharap seluruh sekolah Muhammadiyah di Kota Denpasar semakin solid dalam membangun budaya mutu, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Sinergi antara PDM, PWM, PP Muhammadiyah, kepala sekolah, guru, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan sekolah Muhammadiyah yang unggul, adaptif, dan mampu mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
“Bersama membangun mutu, memperkuat komitmen, dan mewujudkan sekolah Muhammadiyah yang unggul dan berkemajuan.”
Majelis Dikdasmen dan PNF Gelar Peningkatan Mutu Pendidikan dan Orientasi Sekolah Muhammadiyah se-Kota Denpasar
- Advertisement -

