SRAGEN, MENARA62.COM – Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, S.IP., M.A, mengunjungi Pesantren Baitul Qur’an Sragen (BEQI) dalam rangka penyambutan santri baru. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Sragen tersebut menjadi penyemangat bagi para santri, wali santri, dan keluarga besar pesantren sekaligus menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan pendidikan Islam yang berkualitas.
Suasana hangat dan penuh antusias mewarnai kegiatan penyambutan santri baru. Ratusan wali santri turut hadir mengikuti rangkaian acara serta mendengarkan pesan inspiratif dari Bupati Sragen mengenai pentingnya pendidikan yang mampu menyeimbangkan penguasaan ilmu pengetahuan umum dengan nilai-nilai Al-Qur’an.
Dalam sambutannya, Sigit Pamungkas mengapresiasi konsep pendidikan yang diterapkan Pesantren Baitul Qur’an Sragen. Menurutnya, model pendidikan yang mengintegrasikan hafalan Al-Qur’an dengan pembelajaran umum merupakan keunggulan yang sangat dibutuhkan untuk mencetak generasi masa depan.
“Pesantren ini diharapkan para siswa-siswinya dapat menghafal Al-Qur’an. Ini menjadi salah satu keunggulan yang belum banyak dimiliki pesantren lain, yaitu menggabungkan pengetahuan yang bersifat umum dengan pemahaman keagamaan yang baik, khususnya Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia menilai perpaduan tersebut akan menjadi bekal penting bagi para santri dalam menghadapi tantangan zaman sekaligus meningkatkan daya saing mereka di masa depan.
“Hal ini dapat menjadi bekal yang positif bagi mereka agar mampu bersaing dan bertahan dalam kompetisi di dunia,” lanjutnya.
Ajak Orang Tua Pilih Pendidikan Islam Berkualitas
Dalam kesempatan itu, Bupati Sragen juga mengajak masyarakat untuk menjadikan Pesantren Baitul Qur’an Sragen sebagai pilihan pendidikan bagi putra-putri mereka.
Menurutnya, BEQI merupakan salah satu pesantren unggulan di Kabupaten Sragen yang berhasil menghadirkan keseimbangan antara pendidikan akademik dan pembinaan karakter Islami.
“Saya mengajak para orang tua untuk menyekolahkan putra-putrinya di Pesantren Baitul Qur’an ini. Karena pesantren ini merupakan salah satu pesantren unggulan di Kabupaten Sragen yang menawarkan tidak hanya pengetahuan umum, tetapi juga ilmu keagamaan,” katanya.
Ia berharap lulusan BEQI mampu menjadi generasi yang unggul, bermanfaat, dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Insyaallah, lulusannya dapat diandalkan dan menjadi bagian dari khairu ummah, umat terbaik,” tambahnya.
Komitmen Cetak Generasi Qurani
Penyambutan santri baru menjadi awal perjalanan peserta didik menempuh pendidikan di lingkungan Pesantren Baitul Qur’an Sragen. Melalui sistem pendidikan yang memadukan tahfiz Al-Qur’an, pendidikan umum, dan pembentukan karakter, BEQI berkomitmen mencetak generasi Qurani yang mandiri, berprestasi, serta berakhlak mulia.
Tak hanya mengembangkan pendidikan pesantren, Yayasan Baiturrahman Dawung Sragen juga terus memperluas kiprahnya dengan mendirikan Akademi Teknologi dan Bisnis Baiturrahman Sragen. Kehadiran perguruan tinggi tersebut menjadi langkah strategis dalam menghadirkan pendidikan tinggi berbasis pesantren yang mengintegrasikan kompetensi teknologi, bisnis, dan nilai-nilai keislaman.
Kunjungan Bupati Sragen dalam agenda penyambutan santri baru ini sekaligus menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Pesantren Baitul Qur’an Sragen. Dengan berbagai inovasi pendidikan yang terus dikembangkan, BEQI optimistis mampu melahirkan generasi Qurani yang siap menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam. (*)

