33.1 C
Jakarta

SD Muhammadiyah 1 Solo Deklarasi MPLS Anti Bullying

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – SD Muhammadiyah 1 Solo menegaskan komitmennya menghadirkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang mencerahkan, menggembirakan, dan bebas perundungan bagi seluruh murid baru Tahun Ajaran 2026/2027. Pelaksanaan MPLS berlangsung selama tiga hari, 14–16 Juli 2026, dengan mengedepankan pendekatan ramah anak, edukatif, dan berorientasi pada penguatan karakter.

 

Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo, Sri Sayekti, menegaskan seluruh panitia dan petugas wajib mematuhi ketentuan pelaksanaan MPLS yang aman, sehat, rapi, dan indah tanpa adanya praktik perundungan maupun tindakan yang merugikan peserta didik.

 

“Mari kita menjadi pelopor MPLS yang mencerahkan dan menggembirakan. Memanusiakan manusia,” ujar Sayekti, Selasa (14/7/2026).

 

 

 

Menurutnya, keberhasilan MPLS tidak diukur dari beratnya tantangan yang diberikan kepada murid baru, melainkan dari kemampuan sekolah membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru secara nyaman dan menyenangkan.

 

“Kami memiliki motto Strong in Religious, Smart, Healthy, Creative. Semangat itu menjadi dasar seluruh rangkaian kegiatan MPLS,” katanya.

 

Pada hari pertama, para murid mengikuti pembiasaan pagi berupa tahfiz Al-Qur’an, doa pagi, doa belajar, membaca Surah Al-Fatihah dan Al-Ikhlas, menyanyikan Mars SD Muhammadiyah 1 Solo, penguatan nilai berteman, pengenalan Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (ISMUBA), serta pengenalan tata tertib dan seragam sekolah.

 

Memasuki hari kedua, kegiatan diisi dengan latihan baris-berbaris dan upacara yang berkolaborasi dengan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam). Selain itu, siswa juga diajak mengenal lingkungan dan sarana prasarana sekolah serta mengikuti kegiatan mewarnai bertema anti-bullying.

 

“Hari kedua latihan baris-berbaris dan upacara bersama Kokam, pengenalan lingkungan sekolah, serta mewarnai gambar bertema anti-bullying,” jelasnya.

 

Sementara itu, pada hari terakhir MPLS, sekolah menyiapkan berbagai kegiatan yang menyenangkan, seperti permainan edukatif, pembagian doorprize, dongeng inspiratif, deklarasi anti-bullying, hingga bernyanyi bersama.

 

Sayekti berharap rangkaian kegiatan tersebut mampu membangun kesan positif sejak hari pertama anak memasuki dunia sekolah, sehingga mereka memiliki rasa aman, nyaman, dan semangat belajar yang tinggi.

 

Menurutnya, sebagai sekolah yang telah berdiri sejak 1935, SD Muhammadiyah 1 Solo terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang unggul, berkarakter, sekaligus menjunjung tinggi perlindungan anak.

 

“Melalui MPLS 2026, murid baru diharapkan memulai perjalanan belajarnya dengan rasa percaya diri, semangat, dan kebahagiaan sebagai bagian dari keluarga besar SD Muhammadiyah 1 Solo,” pungkasnya.

 

Pelaksanaan MPLS yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan pendidikan karakter ini sekaligus mempertegas posisi SD Muhammadiyah 1 Solo sebagai pelopor MPLS ramah anak, bebas perundungan, dan berorientasi pada pembentukan generasi religius, cerdas, sehat, serta kreatif. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!