31.9 C
Jakarta

UMS Dorong Hilirisasi Riset Lewat Artikel Ilmiah Populer

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id terus memperkuat hilirisasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat melalui Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Populer. Kegiatan ini bertujuan mendorong hasil riset dosen tidak hanya dipublikasikan di jurnal akademik, tetapi juga dapat diakses, dipahami, dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

 

Workshop yang digelar pada Kamis (16/7/2026) tersebut diikuti 17 dosen Program Studi Pendidikan Geografi UMS. Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., sebagai bagian dari upaya meningkatkan diseminasi hasil penelitian sekaligus memperkuat rekognisi program studi.

 

Ketua Program Studi Pendidikan Geografi UMS, Dr. Puspita Indra Wardhani, S.Pd., M.Sc., mengatakan publikasi ilmiah populer menjadi langkah strategis agar hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat memiliki dampak yang lebih luas.

 

“Melalui workshop ini kami ingin mengajak dosen-dosen Program Studi Pendidikan Geografi untuk menulis artikel populer berbasis hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Hasil riset yang selama ini dipublikasikan di jurnal ilmiah perlu diterjemahkan ke dalam bahasa yang lebih mudah dipahami masyarakat sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas sekaligus memperkuat rekognisi Program Studi Pendidikan Geografi UMS di tingkat nasional,” ujar Puspita.

 

Menurutnya, artikel ilmiah populer berfungsi sebagai jembatan antara dunia akademik dan masyarakat. Dengan bahasa yang lebih sederhana, hasil penelitian dapat menjadi referensi dalam menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat sekaligus meningkatkan literasi publik.

 

Puspita berharap budaya menulis artikel ilmiah populer semakin berkembang di kalangan dosen. Semakin banyak riset yang dipublikasikan melalui media populer, semakin besar pula peluang hasil penelitian UMS memberikan dampak nyata serta meningkatkan visibilitas program studi di tingkat nasional maupun internasional.

 

Workshop menghadirkan Editor of Education and Culture The Conversation Indonesia, Diyah Hayu Rahmitasari, S.IP., M.Comms., sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, peserta dibekali strategi mengubah hasil penelitian menjadi artikel ilmiah populer yang menarik, relevan, dan mudah dipahami masyarakat.

 

Materi yang diberikan meliputi teknik memilih ide tulisan, menentukan target pembaca, mengadaptasi hasil riset menjadi bahasa populer, teknik penulisan, hingga strategi publikasi di berbagai media massa nasional maupun platform The Conversation Indonesia.

 

Diyah menegaskan bahwa artikel ilmiah populer memiliki peran penting dalam memperluas manfaat penelitian kepada masyarakat.

 

“Artikel ilmiah populer tidak hanya membuka akses masyarakat terhadap pengetahuan, tetapi juga memiliki potensi mendorong perubahan perilaku maupun kebijakan. Karena itu, penulis perlu mampu menyampaikan gagasan ilmiah dengan bahasa yang sederhana tanpa menghilangkan substansi ilmiahnya,” jelas Diyah.

 

Suasana workshop berlangsung interaktif. Selain menerima materi, para peserta langsung mempraktikkan penyusunan ide artikel berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan sebelumnya. Selama sesi pendampingan, setiap dosen ditargetkan mampu menghasilkan sedikitnya dua artikel ilmiah populer yang siap dikembangkan untuk diterbitkan di media massa maupun platform ilmiah populer.

 

Melalui kegiatan ini, UMS menegaskan komitmennya dalam memperkuat hilirisasi riset. Tidak hanya menghasilkan publikasi akademik berkualitas, tetapi juga memastikan hasil penelitian dapat menjangkau masyarakat luas, memberikan solusi atas berbagai persoalan, serta memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang berdampak. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!