29.3 C
Jakarta

Ribuan Karyawan Berharap PT Dua Kuda Indonesia Tetap Beroperasi, Nilai Perusahaan Masih Sehat

Baca Juga:

JAKARTA, MENARA62.COM – Di tengah proses hukum yang masih bergulir, harapan ribuan karyawan PT Dua Kuda Indonesia tetap menyala. Bagi mereka, perusahaan yang selama ini menjadi tempat mencari nafkah masih memiliki fondasi bisnis yang kuat dan layak diselamatkan agar dapat terus beroperasi.

Optimisme itu muncul bukan tanpa alasan. Para pekerja menilai, sebelum memasuki proses kepailitan, PT Dua Kuda Indonesia menunjukkan kinerja yang terus bertumbuh. Produksi meningkat dari tahun ke tahun, aktivitas ekspor berjalan lancar, hingga kapasitas pabrik terus bertambah seiring ekspansi fasilitas produksi.

“Selama saya bekerja sekitar 15 tahun di sini, perusahaan berkembang sangat pesat. Produksi terus meningkat, pabrik bertambah, dan aktivitas ekspor berjalan baik. Kami merasakan langsung bahwa perusahaan ini tumbuh secara sehat,” ujar Ridwan, Ketua Serikat Pekerja SBAI-FBTPI PT Dua Kuda Indonesia.

Kondisi tersebut membuat putusan kepailitan menjadi sesuatu yang mengejutkan. Mereka berpandangan persoalan yang dihadapi perusahaan bukan berasal dari lemahnya operasional, melainkan terkait proses hukum yang hingga kini masih berlangsung.

Di tengah ketidakpastian, para pekerja memilih tetap menjaga sinergi dengan manajemen agar roda produksi tidak berhenti. Mereka meyakini keberlangsungan operasional perusahaan bukan hanya menyangkut kepentingan bisnis, tetapi juga menyangkut nasib ribuan keluarga yang menggantungkan penghidupan pada perusahaan tersebut.

PT Dua Kuda Indonesia sendiri dikenal sebagai salah satu produsen produk turunan kelapa sawit dengan kapasitas produksi besar di Indonesia. Karena itu, kelangsungan aktivitas perusahaan dinilai memiliki dampak luas terhadap rantai pasok industri nasional.

Dalam proses kepailitan yang sedang berjalan, para pekerja berharap seluruh pihak mengedepankan prinsip going concern atau keberlanjutan usaha. Dengan produksi tetap berjalan, perusahaan diyakini masih memiliki kemampuan menghasilkan pendapatan untuk memenuhi berbagai kewajiban operasional sekaligus mempertahankan lapangan kerja.

“Kami berharap perusahaan tetap bisa beroperasi secara normal. Jika produksi berjalan, maka perusahaan memiliki pemasukan untuk membayar berbagai kewajiban dan menjaga keberlangsungan pekerjaan ribuan karyawan,” ungkap Ridwan.

Saat ini sekitar 1.060 pekerja, baik karyawan organik maupun tenaga alih daya, masih bergantung pada keberlangsungan operasional PT Dua Kuda Indonesia.

Para pekerja juga menegaskan bahwa seluruh langkah yang ditempuh dilakukan melalui mekanisme hukum yang berlaku. Bersama manajemen dan kuasa hukum perusahaan, mereka terus membangun komunikasi untuk mencari solusi terbaik.

Bagi para karyawan, penyelamatan PT Dua Kuda Indonesia bukan sekadar menyelamatkan sebuah perusahaan, tetapi juga menjaga keberlangsungan mata pencaharian ribuan pekerja serta mempertahankan kontribusi perusahaan terhadap perekonomian nasional.

Mereka optimistis, dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan dan penyelesaian hukum yang memberikan kepastian, perusahaan dapat kembali berproduksi secara optimal. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!