34 C
Jakarta

Inovasi Pendidikan Jadi Strategi SD Muhammadiyah PK Kottabarat

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM — SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta terus memperkuat pengembangan sekolah melalui inovasi pembelajaran, penguatan karakter, pengembangan bakat siswa, dan pemanfaatan teknologi. Strategi tersebut dipaparkan Kepala SD Muhammadiyah PK Kottabarat, Nursalam, dalam Rapat Kerja Sekolah Sentral Majelis Pendidikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta di BBGTK Jawa Tengah, Jumat-Sabtu (7-8/8/2026).

 

Dalam forum tersebut, Nursalam menjelaskan bahwa pengembangan sekolah diarahkan untuk membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga karakter, spiritualitas, keterampilan, serta potensi peserta didik.

 

Salah satu capaian yang menjadi kebanggaan sekolah adalah terpilihnya SD Muhammadiyah PK Kottabarat sebagai satu dari 83 sekolah dasar di Indonesia yang masuk program Sahabat Sekolah Dasar pada 2025.

 

Capaian tersebut sekaligus menjadi pijakan bagi sekolah untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan. Sekolah juga memperoleh dana BOS prestasi sebagai salah satu bentuk apresiasi atas capaian yang diraih.

 

Perkuat Pendidikan Karakter dan Tahfiz

 

Nursalam mengatakan penguatan pendidikan agama menjadi salah satu perhatian utama sekolah. Program tahfiz, misalnya, tidak hanya dilakukan dalam pembelajaran rutin, tetapi juga diperkuat melalui program intensif selama jeda semester.

 

Dalam program tersebut, siswa mengikuti kegiatan tahfiz secara intensif selama tiga hari. Sekolah juga melakukan pemantauan perkembangan kemampuan mengaji dan tahfiz secara berkala.

 

Capaian siswa dibuat dalam bentuk grafik setiap tiga bulan sehingga guru dan orang tua dapat melihat perkembangan secara lebih terukur. Jika ditemukan kendala, sekolah dapat segera memberikan pendampingan atau intervensi yang diperlukan.

 

Penguatan karakter juga melibatkan seluruh komunitas sekolah. Pengajian tidak hanya diperuntukkan bagi siswa, tetapi juga guru dan orang tua.

 

Pendekatan tersebut diharapkan menciptakan kesinambungan pendidikan antara lingkungan sekolah dan keluarga.

 

Manfaatkan Teknologi untuk Pantau Perkembangan Siswa

 

Transformasi digital menjadi bagian lain dari strategi pengembangan SD Muhammadiyah PK Kottabarat. Sekolah memanfaatkan aplikasi Gobit untuk membantu memantau aktivitas ibadah dan perkembangan literasi siswa.

 

Pemanfaatan teknologi tersebut membuat proses monitoring lebih terukur sekaligus membuka ruang komunikasi antara sekolah dan orang tua.

 

Menurut Nursalam, teknologi juga terus dikembangkan untuk mendukung proses pembelajaran dan pelayanan pendidikan. Transformasi teknologi informasi termasuk diarahkan untuk mendukung pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA).

 

Selain siswa, pengembangan sumber daya manusia juga menjadi perhatian. Sekolah mendorong peningkatan kompetensi pendidik melalui berbagai pelatihan dan sertifikasi.

 

Budaya belajar juga diperluas kepada tenaga kependidikan melalui kegiatan pembinaan dan pengajian bagi karyawan.

 

Siapkan 31 Ekstrakurikuler Berbasis Minat

 

Pengembangan potensi siswa menjadi salah satu fokus utama sekolah. SD Muhammadiyah PK Kottabarat berencana memperluas pilihan kegiatan ekstrakurikuler berdasarkan hasil survei minat siswa dan orang tua.

 

Setidaknya 31 pilihan ekstrakurikuler disiapkan untuk memberikan ruang lebih luas bagi siswa dalam mengembangkan bakat dan minatnya.

 

Strategi tersebut dilakukan agar pengembangan ekstrakurikuler tidak sekadar menambah jumlah kegiatan, tetapi benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan potensi peserta didik.

 

Dengan pendekatan berbasis data, sekolah berharap semakin banyak siswa menemukan ruang untuk mengembangkan kemampuan di luar bidang akademik.

 

Rebranding dengan Semangat Pionering

 

Menghadapi perkembangan kebutuhan masyarakat dan persaingan lembaga pendidikan, SD Muhammadiyah PK Kottabarat juga menyiapkan langkah rebranding.

 

Sekolah akan memperkuat identitas melalui tiga nilai utama, yakni pionering, progresif, dan excellent.

 

Rebranding tersebut diharapkan tidak berhenti pada perubahan citra atau komunikasi publik, tetapi menjadi bagian dari penguatan mutu layanan pendidikan secara menyeluruh.

 

Sekolah ingin mempertahankan karakter sebagai lembaga pendidikan yang inovatif sekaligus terus bergerak mengikuti perubahan zaman.

 

Kepercayaan Publik Tinggi

 

Tingginya animo masyarakat menjadi salah satu indikator kuatnya kepercayaan terhadap SD Muhammadiyah PK Kottabarat.

 

Nursalam mengungkapkan, antusiasme calon peserta didik bahkan terlihat dari adanya orang tua yang telah mendaftarkan anaknya ketika masih berusia sembilan bulan.

 

Tingginya permintaan tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan bagi manajemen sekolah. Di satu sisi, fenomena itu menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi. Namun, di sisi lain, sekolah dituntut memastikan peningkatan jumlah peserta didik tidak menurunkan kualitas layanan.

 

Karena itu, sekolah terus memperkuat sistem pelayanan, termasuk mendorong layanan yang cepat dan responsif melalui konsep one day service.

 

Paparan dalam Rapat Kerja Sekolah Sentral tersebut menunjukkan bahwa SD Muhammadiyah PK Kottabarat tengah membangun model pengembangan sekolah yang menggabungkan prestasi akademik, pendidikan agama, karakter, pengembangan bakat, profesionalisme guru, dan transformasi digital.

 

Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan sekolah Muhammadiyah tetap relevan dan dipercaya masyarakat di tengah perubahan dunia pendidikan yang semakin dinamis. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!