27.7 C
Jakarta

Sambut HUT ke-81 RI, XLSMART Mulai Manfaatkan Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz untuk Perluas 5G di Indonesia

Baca Juga:

JAKARTA, MENARA62.COM — Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mulai memanfaatkan spektrum frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz secara bertahap. Pemanfaatan spektrum baru tersebut diarahkan untuk memperluas jangkauan sekaligus meningkatkan kualitas layanan 5G di Indonesia.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya XLSMART mendukung agenda pemerintah dalam memperkuat konektivitas digital nasional. Perusahaan menilai, penguatan jaringan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kapasitas telekomunikasi, tetapi juga dengan perluasan akses masyarakat terhadap berbagai manfaat teknologi digital.

Di tengah perkembangan ekonomi digital, konektivitas dinilai semakin penting untuk membuka akses masyarakat terhadap informasi, pendidikan, layanan publik, serta peluang usaha. Karena itu, tambahan spektrum dipandang sebagai salah satu fondasi untuk menghadirkan konektivitas berkualitas kepada lebih banyak masyarakat.

Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, mengatakan, “Momentum HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi pengingat bahwa kemajuan konektivitas digital harus pada akhirnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Bagi kami, keberhasilan 5G bukan hanya diukur dari berapa banyak kota atau BTS yang terhubung, tetapi dari seberapa besar konektivitas yang lebih baik dapat membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, menjalankan usaha, mengakses layanan publik, dan meningkatkan produktivitas.”

Menurut Merza, ketersediaan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz memberikan peluang bagi industri telekomunikasi untuk mempercepat pemerataan konektivitas sekaligus mendorong pengembangan ekosistem 5G nasional.

“Kami mengapresiasi langkah Komdigi menghadirkan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz sebagai fondasi penting bagi industri untuk bersama-sama memperluas manfaat konektivitas berkualitas kepada semakin banyak masyarakat Indonesia. XLSMART siap mengambil bagian dalam mendukung agenda pemerintah untuk memperkuat konektivitas dan ekosistem digital nasional,” tambah Merza.

Kedua spektrum tersebut memiliki karakteristik yang saling melengkapi. Spektrum 700 MHz memungkinkan jaringan menjangkau wilayah lebih luas dengan penetrasi sinyal yang lebih baik. Sementara itu, spektrum 2,6 GHz menawarkan kapasitas lebih besar untuk mengakomodasi kebutuhan trafik data yang tinggi, terutama di kawasan dengan aktivitas digital yang padat.

Kombinasi kedua spektrum tersebut diharapkan memungkinkan pengembangan jaringan 5G dengan cakupan yang lebih luas sekaligus kapasitas yang lebih kuat.

Hingga semester I 2026, jaringan 5G XLSMART telah tersedia di 52 kota dengan dukungan sekitar 15 ribu BTS 5G. Cakupan populasi nasionalnya mencapai 23%. Pemanfaatan spektrum baru diharapkan turut meningkatkan kapasitas dan kualitas jaringan serta mendukung perluasan layanan 5G secara bertahap ke lebih banyak wilayah.

Bagi masyarakat, perluasan 5G tidak hanya berkaitan dengan kecepatan akses internet. Konektivitas yang lebih luas dan berkualitas dapat memperbesar akses terhadap pembelajaran digital, layanan kesehatan dan pemerintahan, serta membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan memperluas pasar.

Di sektor industri dan dunia usaha, peningkatan kapasitas jaringan juga membuka peluang pemanfaatan teknologi seperti cloud, Internet of Things (IoT), kecerdasan artifisial (AI), otomasi, dan berbagai solusi digital lainnya. Adopsi teknologi tersebut berpotensi meningkatkan efisiensi dan produktivitas sekaligus memperkuat daya saing sektor ekonomi nasional.

Meski demikian, perluasan jaringan dan ketersediaan spektrum menjadi bagian dari proses pengembangan ekosistem 5G. Agar manfaat teknologi dapat dirasakan secara lebih luas, diperlukan dukungan terhadap berbagai aspek, mulai dari ketersediaan perangkat 5G yang beragam dan terjangkau hingga pengembangan use case yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan industri.

Merza menambahkan, “Fase berikutnya bukan lagi hanya tentang seberapa luas 5G tersedia, tetapi seberapa besar teknologi ini dapat digunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, kami berharap dukungan dan kolaborasi dengan Komdigi serta seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat untuk membangun ekosistem 5G yang semakin matang, termasuk mendorong ketersediaan perangkat 5G yang lebih beragam dan terjangkau serta menghadirkan use case yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri.”

Bagi XLSMART, penguatan konektivitas digital sejalan dengan semangat kemerdekaan untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat agar dapat terkoneksi, produktif, dan berkembang melalui teknologi.

Kolaborasi antara pemerintah, operator telekomunikasi, produsen perangkat, pelaku industri, dan pemangku kepentingan lainnya dinilai menjadi kunci agar 5G dapat berkembang sebagai salah satu fondasi peningkatan produktivitas, perluasan kesempatan ekonomi, dan penguatan daya saing digital Indonesia.

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!