SOLO, MENARA62.COM — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memperluas jejaring akademik internasional dengan mengirimkan delegasi dalam International Conference on Business Sustainability (ICBS) 2026 di University of Economics Ho Chi Minh City (UEH), Vietnam.
Konferensi internasional tersebut berlangsung pada 27–28 Agustus 2026. Kehadiran delegasi FEB UMS menjadi bagian dari strategi fakultas memperkuat eksposur akademik global, memperluas wawasan riset, serta membuka peluang kolaborasi dengan akademisi dan institusi pendidikan tinggi dari berbagai negara.
ICBS 2026 mengangkat tema “Sustainable Value Creation in an AI-Driven Business Landscape”. Tema tersebut membahas perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan transformasi digital yang semakin memengaruhi sistem bisnis dan keuangan dalam konteks pembangunan berkelanjutan.
Konferensi diselenggarakan UEH College of Business bersama Institute of Business Research, University of Economics Ho Chi Minh City. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian momentum 50 tahun University of Economics Ho Chi Minh City.
ICBS 2026 mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, pembuat kebijakan, mahasiswa pascasarjana, serta perwakilan berbagai institusi dari sejumlah negara. Forum tersebut menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan perspektif mengenai perkembangan bisnis, teknologi, dan sustainability.
Bahas AI hingga Bisnis Berkelanjutan
Sejumlah isu strategis menjadi pembahasan dalam konferensi. Topiknya mencakup Sustainable Business, ESG, and Governance; Digital Transformation, AI, and Data Analytics; Finance, Risk, and Financial Systems; Innovation, Strategy, and Consumer Experience; serta Industry Applications and Sectoral Transformation.
Bagi delegasi FEB UMS, forum tersebut menjadi kesempatan untuk mengikuti perkembangan terbaru dalam riset bisnis, manajemen, keuangan, pemasaran, inovasi, sustainability, hingga pemanfaatan AI dalam menciptakan nilai bisnis berkelanjutan.
Dekan FEB UMS Prof. Dr. Muzakar Isa mengatakan keikutsertaan dalam konferensi internasional tidak hanya ditujukan untuk menghadiri forum ilmiah. Lebih dari itu, partisipasi tersebut diarahkan untuk menghasilkan jejaring dan kolaborasi yang dapat memberikan dampak bagi pengembangan fakultas.
“Kami berharap keikutsertaan FEB UMS dalam kegiatan internasional seperti ICBS 2026 dapat memberikan pengalaman dan perspektif baru bagi pengembangan fakultas,” ujar Muzakar Isa, Selasa (1/9/2026).
Menurut dia, jejaring yang terbentuk selama konferensi perlu ditindaklanjuti menjadi program konkret. Bentuknya dapat berupa joint research, publikasi internasional, visiting lecturer, student mobility, maupun berbagai bentuk kerja sama akademik lainnya.
Bidik Kolaborasi Riset Internasional
Nuansa global ICBS 2026 semakin kuat dengan hadirnya sejumlah akademisi dari berbagai perguruan tinggi dunia sebagai keynote speaker dan invited speakers.
Mereka antara lain Prof. Dimitrios Buhalis dari Bournemouth University, Inggris; Prof. John Cotter dari University College Dublin, Irlandia; Prof. Andrew Griffiths dari The University of Queensland, Australia; Prof. Abhijit Sharma dari Huddersfield Business School, Inggris; Assoc. Prof. Emmanuel Mogaji dari Keele Business School, Inggris; serta Assoc. Prof. Liem Viet Ngo dari University of New South Wales, Australia.
Pertemuan akademisi dari berbagai negara tersebut membuka ruang bagi delegasi FEB UMS untuk membangun komunikasi dan menjajaki kerja sama dalam bidang riset maupun pendidikan.
Muzakar mengatakan interaksi selama konferensi diharapkan berkembang menjadi joint research, international publication, visiting professor, guest lecture, academic mobility, international research group, hingga student exchange.
“Jejaring yang terbentuk perlu ditindaklanjuti menjadi kegiatan yang konkret,” tegasnya.
Selain konferensi utama, rangkaian ICBS 2026 juga dilengkapi kegiatan akademik pendukung. Salah satunya Pre-Conference Workshop bertajuk “Publishing in Tourism Review and Avoiding Desk Rejections” bersama Prof. Dimitrios Buhalis.
Lokakarya tersebut membahas strategi publikasi pada jurnal internasional berkualitas, termasuk pemahaman mengenai proses editorial dan peer review.
Bawa Pulang Gagasan untuk FEB UMS
Partisipasi FEB UMS di Vietnam menjadi bagian dari upaya memperkuat internasionalisasi pendidikan, penelitian, dan jejaring akademik.
Muzakar berharap pengalaman, gagasan, serta jaringan yang diperoleh selama konferensi dapat dibawa kembali ke lingkungan FEB UMS. Hal itu diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, pengembangan kurikulum, serta program internasionalisasi.
Menurut dia, forum internasional juga menjadi sarana bagi FEB UMS untuk melakukan benchmarking terhadap perkembangan riset, pendidikan, dan kolaborasi akademik di tingkat global.
“Melalui kehadiran delegasi di Vietnam, FEB UMS diharapkan semakin aktif mengambil peran dalam diskursus internasional mengenai sustainability, digital transformation, artificial intelligence, ESG, innovation, dan future business,” kata Muzakar.
Dengan langkah tersebut, FEB UMS tidak hanya memperluas kehadiran di forum akademik global, tetapi juga berupaya mengubah partisipasi internasional menjadi kolaborasi yang berdampak bagi dosen, mahasiswa, dan pengembangan institusi. (*)
