Milad ke-68 UMS, Rektor Tegaskan Tiga Pilar Kemajuan Kampus

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Jalan sehat Milad ke-68 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tidak sekadar menjadi ajang olahraga dan hiburan. Kegiatan yang digelar pada Ahad (1/11/2026) tersebut juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi, sinergi, dan komitmen bersama untuk membawa UMS semakin maju serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

 

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, menegaskan pentingnya menjaga tiga pilar utama dalam perjalanan dan pengembangan UMS, yakni sinergi, kebermanfaatan, dan penyebaran nilai-nilai kebaikan serta peradaban.

 

Pesan tersebut disampaikan Harun dalam sambutannya seusai pelaksanaan jalan sehat yang diikuti keluarga besar UMS, mulai dari jajaran pimpinan universitas, fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga masyarakat umum.

 

Didampingi para wakil rektor dan sejumlah mahasiswa, Harun menyampaikan bahwa kegiatan jalan sehat merupakan salah satu bentuk rasa syukur sekaligus sarana mempererat persaudaraan.

 

Menurutnya, ada empat makna yang dapat dipetik dari kegiatan tersebut, yaitu ukhuwah syukur, ukhuwah sehat, ukhuwah silaturahim, dan ukhuwah senang.

 

“Kalau sudah bersyukur, sehat, dan bisa hadir bersama, insyaallah kita semuanya senang,” ungkapnya.

 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak pendukung yang telah menyukseskan jalan sehat serta rangkaian kegiatan Milad ke-68 UMS.

 

Mengusung tema Bersinergi, Berdampak, Berkelanjutan, peringatan milad tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

 

Harun mengaitkan tema tersebut dengan pesan yang disampaikannya pada puncak Milad UMS, 24 Oktober 2026, yakni Tumbuh Bermutu, Terus Melaju, Meneteskan Kemajuan.

 

“UMS harus senantiasa mengokohkan sinergi, menghadirkan kebermanfaatan, dan menguatkan peradaban,” tegasnya.

 

Mahasiswa Jadi Pilar Utama Kemajuan UMS

 

Dalam kesempatan tersebut, Harun juga menegaskan posisi mahasiswa sebagai komponen utama dalam memajukan universitas. Kehadiran mahasiswa dalam berbagai kegiatan kampus menjadi bagian penting dari kekuatan dan keberlanjutan UMS.

 

Suasana semakin semarak ketika salah seorang mahasiswa asing asal Yaman, Faruk Ali Alzwan, mahasiswa Magister Teknik semester III, diminta menyapa peserta jalan sehat.

 

Mewakili mahasiswa internasional, Faruk menyampaikan salam dan sapaan dalam bahasa Indonesia. Kehadirannya menjadi gambaran keberagaman mahasiswa yang turut mewarnai kehidupan akademik UMS.

 

UMS Miliki 49 Hektare Lahan dan 85 Program Studi

 

Di hadapan peserta jalan sehat, Harun juga memaparkan perkembangan UMS. Berdasarkan laporan Wakil Rektor II, UMS saat ini memiliki aset lahan seluas sekitar 49 hektare.

 

Dari sisi akademik, UMS telah mengembangkan 85 program studi yang terdiri atas 41 program sarjana, 23 program magister, 10 program doktor, dan 11 program profesi.

 

Universitas juga terus memperkuat pengembangan pendidikan tinggi dengan menyiapkan sejumlah program baru, di antaranya Program Doktor Ilmu Kesehatan, Program Doktor Sains dan Ilmu Kedokteran, Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Konservasi Gigi, serta Program Magister Kedokteran Gigi.

 

Menurut Harun, capaian tersebut harus diiringi dengan kesungguhan seluruh elemen dalam merawat dan mengembangkan universitas.

 

Ia mengingatkan bahwa kemajuan UMS membutuhkan daya juang, pengabdian, dan tata kelola yang kuat dengan berlandaskan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

 

“UMS ini perlu kita rawat dengan kesungguhan, daya juang, dan pengelolaan yang membumi serta berlandaskan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan,” ujarnya.

 

Bank Jateng Syariah Dukung dengan Tiga Mobil

 

Harun secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Bank Jateng Syariah selaku sponsor utama yang turut mendukung penyelenggaraan jalan sehat Milad ke-68 UMS.

 

Dukungan tersebut diwujudkan melalui pemberian tiga unit mobil yang diperuntukkan bagi penguatan kegiatan dan persyarikatan Muhammadiyah. Salah satu mobil direncanakan disalurkan kepada Muhammadiyah Bali, satu unit melalui Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sedangkan satu unit lainnya untuk lingkungan UMS.

 

Selain itu, UMS juga memberikan perhatian kepada lima ranting Muhammadiyah dan lima wilayah kelurahan/desa di sekitar kampus UMS 1, 2, 3, 4, dan 5.

 

Lima wilayah tersebut meliputi Gonilan, Pabelan, Makamhaji, Karangasem, dan Penumping. Sebagai bentuk dukungan, masing-masing ranting Muhammadiyah dan wilayah tersebut akan mendapatkan dua unit sepeda.

 

255 Hadiah Semarakkan Jalan Sehat

 

Kemeriahan jalan sehat semakin terasa dengan pembagian ratusan hadiah kepada peserta. Harun mengonfirmasi bahwa total hadiah yang disediakan dalam kegiatan tersebut mencapai 255 buah.

 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 117 hadiah berupa sepeda motor. Sementara hadiah lainnya terdiri atas berbagai barang elektronik dan perlengkapan rumah tangga, seperti kulkas dan kipas angin.

 

Ratusan hadiah tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus menambah antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan.

 

Menutup sambutannya, Harun kembali mengajak seluruh keluarga besar UMS, Muhammadiyah, Aisyiyah, alumni, mahasiswa, serta masyarakat untuk terus memberikan dukungan bagi kemajuan universitas.

 

Ia berharap, memasuki usia ke-68, UMS semakin kokoh sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat luas bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.

 

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Mohon doa, dukungan, dan kerja samanya agar UMS terus bersinergi, memberikan kebermanfaatan, serta menebarkan nilai-nilai kebaikan dan peradaban,” pungkasnya. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!