PEKALONGAN, MENARA62.COM – Puluhan siswa SMA Muhammadiyah 1 (SMUHI) Pekajangan, Pekalongan, tampil nyentrik dengan busana bergaya era 1970-an. Mereka berlenggak-lenggok di atas catwalk dalam rangka memeriahkan Milad ke-71 sekolah tersebut, Selasa (2/9/2026).
Beragam penampilan ditunjukkan para siswa. Perwakilan dari sejumlah kelas tampil berpasangan dengan mengenakan pakaian bernuansa 70-an, lengkap dengan aksesori dan gaya rambut yang menjadi ciri khas zaman tersebut.
Diiringi musik, para peserta berjalan di atas catwalk yang digelar di halaman sekolah. Sebagian tampil elegan, sementara peserta lainnya sengaja mengusung gaya unik dan menghibur hingga mengundang gelak tawa penonton.
Sorakan dan tepuk tangan pun terdengar sepanjang acara. Para siswa terlihat antusias menunjukkan kreativitas terbaik mereka di hadapan teman-teman dan guru.
Salah satu peserta, Amir Maliki Al-Habsyi atau Malik, mengatakan persiapan mengikuti peragaan busana tersebut dilakukan selama sekitar dua minggu. Sementara latihan secara intensif dilakukan selama tiga hari.
“Temanya tahun 1970. Persiapannya sekitar dua minggu,” ujar Malik.
Teman satu timnya, Chesya Aprillia Putri, mengatakan kostum yang mereka kenakan diperoleh dengan dua cara, yakni menyewa dan membuat sendiri.
Menurut Chesya, konsep busana era 70-an dipilih karena dianggap unik dan berbeda dari penampilan peserta lainnya.
“Unik, terus kita yakin belum ada yang pakai kayak gini,” kata Chesya.
Bagi Chesya, peragaan busana tersebut tidak sekadar menjadi ajang memamerkan kostum. Kegiatan itu juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengasah keterampilan sekaligus membangun rasa percaya diri.
“Menurutku acara ini bisa mengasah keterampilan juga, biar kita makin percaya diri,” ujarnya.
Rangkaian Milad ke-71
Peragaan busana menjadi salah satu rangkaian kegiatan Milad ke-71 SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan. Selain catwalk, sekolah juga menggelar berbagai kegiatan seni serta lomba antarkelas dan antar-SMP/MTs.
Kepala SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan, Amilah, mengatakan rangkaian Milad ke-71 telah dimulai sejak 31 Agustus 2026.
Dalam lomba antarkelas, para siswa mendapatkan ruang untuk menunjukkan beragam talenta, mulai dari seni, olah vokal hingga seni peran.
“Di tanggal 31 Agustus kita ada kegiatan lomba antar kelas. Kemudian ada lomba juga dengan antar SMP/MTs. Ketika lomba antar kelas juga luar biasa, anak-anak menunjukkan bakat dan talenta mereka di bidang seni, olah vokal maupun seni peran,” jelas Amilah.
Menurut Amilah, peringatan Milad ke-71 tahun ini semakin istimewa karena bersamaan dengan peresmian meeting room dan ruang kepala sekolah. Fasilitas tersebut, kata dia, telah lama menjadi salah satu cita-cita pihak sekolah.
“Untuk memiliki ruang yang representatif untuk kegiatan rapat-rapat memang sudah menjadi cita-cita kami lama. Alhamdulillah untuk tahun ini bisa terealisasi,” katanya.
Pembangunan meeting room tersebut juga mendapat dukungan dari para alumni SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan. Amilah menyebut pendanaan pembangunan fasilitas itu berasal dari alumni.
Ia berharap fasilitas baru tersebut dapat menunjang peningkatan kualitas pembelajaran dan pelayanan sekolah.
“Harapan kami ke depan, SMA Muhammadiyah lebih maju lagi. Ini bisa menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, kualitas pelayanan, maupun lulusan kami agar ke depan lebih baik lagi,” ujarnya.
Alumni Perkuat Sinergi dengan Sekolah
Amilah juga berharap hubungan antara sekolah dan alumni semakin erat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membangun ekosistem yang saling menguatkan antara sekolah, alumni, dan siswa.
“Kami berharap alumni-alumni kami juga bisa berkolaborasi lebih erat lagi, sehingga menjadi ekosistem yang saling menguatkan antara keluarga besar SMA Muhammadiyah dengan alumni maupun anak-anak didik kami,” pungkasnya.
Ketua Himpunan Alumni SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan (HIASMAMA), Rudy Effendi, menegaskan komitmen alumni untuk terus mendukung perkembangan SMUHI.
Menurut Rudy, perkembangan sekolah terlihat dari meningkatnya jumlah rombongan belajar. Jika sebelumnya satu angkatan hanya terdiri atas empat kelas, kini jumlahnya telah mencapai tujuh kelas.
“Alhamdulillah SMUHI ada perkembangan, biasanya (satu angkatan) 4 kelas sekarang 7 kelas. Kami alumni bersinergi dengan SMUHI untuk meningkatkan kerja sama program-program yang ada, semoga lebih maju lagi,” tegas Rudy.
Semarak Milad ke-71 SMUHI Pekajangan pun tidak hanya menjadi momentum perayaan usia sekolah, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk berkreasi, mengembangkan bakat, sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah dan alumni. (*)


