31.2 C
Jakarta

BPPT Targetkan Cetak 200-250 Doktor hingga 5 Tahun Mendatang

Baca Juga:

Hardiknas 2021, Momentum Tepat bagi Guru Lakukan Perubahan

JAKARTA, MENARA62.COM – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 menjadi momentum penting bagi para guru untuk melakukan berbagai perubahan. Hal tersebut sejalan dengan kebijakan...

Sambut Harsunas 2021, Rumah Sunat dr Mahdian Gelar Sunatan Massal

JAKARTA, MENARA62.COM – Dalam rangka menyambut Hari Sunat Nasional (Harsunas) 2021 yang berlangsung tanggal 15 Mei sampai 15 Juli 2021, Rumah Sunat dr. Mahdian...

Pemerintah Fasilitasi Pengusaha Kuliner Masuk Marketplace

JAKARTA, MENARA62.COM - Pada 2019 lalu, Kementerian Koperasi dan UKM telah merujuk Nota Kesepahaman dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek). Sebagai tindak lanjut...

Cegah Warga Nekad Mudik, Pemerintah Siapkan 381 Pos Penyekatan

JAKARTA, MENARA62.COM - Meskipun sudah dilarang, pemerintah memperkirakan masih ada sekitar 17,2 juta atau 7% warga yang nekat mudik pada masa lebaran 2021 ini. "Sebagian...

JAKARTA, MENARA62.COM – Lahirkan sumber daya manusia yang handal, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akan mencetak 200-250 doktor pada periode 2020-2024. Dengan adanya doktor dalam jumlah yang cukup diharapkan inovasi akan meningkat.

“Sumber daya manusia penting untuk kita tingkatkan kemampuannya, makanya di program 2020-2024, saya mengejar jumlah doktor di BPPT itu menjadi 15 persen dari jumlah pegawai BPPT,” kata Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Hammam Riza kepada wartawan di sela-sela acara Kongres Teknologi Nasional (KTN) 2019 di Gedung BPPT, Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu (20/3/2019).

Hammam menuturkan sekarang ini jumlah doktor di BPPT masih lima persen dari total seluruh pegawai BPPT. Untuk mendorong kemajuan inovasi, maka diperlukan lebih banyak sumber daya manusia yang memiliki kemampuan yang lebih berkualitas.

Oleh karena itu, dia menaruh perhatian pada pembangunan kapasitas sumber daya manusia karena mereka yang akan menggerakkan inovasi dan mengoptimalkan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kemajuan bangsa Indonesia.

Untuk mencetak 200-250 doktor di BPPT, Hammam mengatakan keberpihakan alokasi anggaran menjadi langkah yang harus dilakukan.

“Kita menyiapkan beasiswa, harus ada keberpihakan alokasi anggaran untuk menyiapkan beasiswa sambil kita mencari beasiswa dari institusi lain atau lembaga internasional untuk bisa memberangkatkan para sumber daya manusia ini belajar (ke luar negeri),” tuturnya.

Dia menuturkan calon pegawai negeri sipil BPPT yang merupakan kaum milenial dan berusia15-20 tahun di masa mendatang akan menjadi perekayasa madya. Untuk itu, mereka harus dipersiapkan sejak dini untuk terus membekali kemampuan mereka agar mampu berkarya semakin baik.

Dia juga mengatakan BPPT harus terus meningkatkan kapasitas dan memiliki sumber daya manusia yang berkualitas tinggi sehingga tetap mampu menjaga eksistensinya dan berkontribusi lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi negara Indonesia lewat karyanya.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

Hardiknas 2021, Momentum Tepat bagi Guru Lakukan Perubahan

JAKARTA, MENARA62.COM – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 menjadi momentum penting bagi para guru untuk melakukan berbagai perubahan. Hal tersebut sejalan dengan kebijakan...

Sambut Harsunas 2021, Rumah Sunat dr Mahdian Gelar Sunatan Massal

JAKARTA, MENARA62.COM – Dalam rangka menyambut Hari Sunat Nasional (Harsunas) 2021 yang berlangsung tanggal 15 Mei sampai 15 Juli 2021, Rumah Sunat dr. Mahdian...

Pemerintah Fasilitasi Pengusaha Kuliner Masuk Marketplace

JAKARTA, MENARA62.COM - Pada 2019 lalu, Kementerian Koperasi dan UKM telah merujuk Nota Kesepahaman dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek). Sebagai tindak lanjut...

Cegah Warga Nekad Mudik, Pemerintah Siapkan 381 Pos Penyekatan

JAKARTA, MENARA62.COM - Meskipun sudah dilarang, pemerintah memperkirakan masih ada sekitar 17,2 juta atau 7% warga yang nekat mudik pada masa lebaran 2021 ini. "Sebagian...

BBKP Tanjung Priok Waspadai Penularan Covid-19 Melalui Produk Pertanian

JAKARTA, MENARA62.COM – Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Tanjung Priok Jakarta Hasrul mengingatkan virus Covid-19 bisa menular melalui produk pertanian. Karena itulah BBKP...