25.6 C
Jakarta

BPS: Indeks Kepuasan Pelayanan Haji 2017 Meningkat

Must read

Riyadhus Shalihin Bab 2 Sesi Tanya Jawab

Rekaman LIVE : Kajian Riyadhus Shalihin - Imam An-Nawawi Bab 2. Taubat Sesi Tanya Jawab oleh Ustadz Abdurrahman al-Baghdadi, Ahad, 26 Juli 2020. Diproduksi &...

Pastikan KIP Kuliah Tepat Sasaran, Pemerintah Luncurkan Program #temanKIP

JAKARTA, MENARA62.COM – Guna memastikan bahwa program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tepat sasaran, pemerintah meluncurkan program #temanKIP, Senin (3/8/2020). Program yang diinisiasi oleh...

BATAN Kembangkan Sistem Pemantauan Zat Radioaktif Terintegrasi

JAKARTA, MENARA62.COM - Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) mengembangkan sistem pemantauan zat radioaktif yang terintegrasi dalam rangka memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa zat radioaktif...

Fenomena Anak Kita, Pergi Dicari, Pulang Dimarahi

Oleh: Ashari* KHALIL Gibran, filsuf dan sastrawan kesohor ini pernah membuat pernyataan mengejutkan bahwa anak kita bukanlah anak kita. Anak kita adalah milik zaman-nya. Apa...

JAKARTA, MENARA62.COM – Badan Pusat Statistik merilis hasil survei terhadap pelayanan haji pemerintah tahun 2017 yang menunjukkan peningkatan indeks kepuasan dibanding 2016. Peningkatan indeks kepuasan kata Kepala BPS Suharyanto meningkat 1,02 poin atau mencapai 84,85.

Dalam survei itu dilakukan untuk mengetahui dan mengukur kepuasan jamaah haji, BPS telah membuat kajian analisis serta melakukan tindak lanjut perbaikan terhadap aspek-aspek pelayanan yang diberikan selama penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi.

“Kepuasan jamaah haji pada 2017 menjadi yang terbaik sejak survei pertama yang diselenggarakan pada tahun 2010,” tutur Suharyanto seperti dilansir Antara, Rabu (1/11/2017).

Ia mengatakan pada 2016 indeks kepuasan pelayanan haji mencapai 83,83 dan tahun 2015 adalah 82,67. Artinya, dalam kurun tiga tahun terakhir indeks kepuasan merangkak naik meski dalam poin yang tidak signifikan.

Hasil survei oleh BPS itu mengukur 10 indikator dalam pelayanan haji di antaranya pelayanan bus antarkota, pelayanan bus shalawat, pelayanan petugas, pelayanan ibadah, pelayanan hotel, pelayanan katering non-Armina (Arafah, Muzdalifah dan Mina), pelayanan katering Armina, pelayanan bus Armina, pelayanan tenda dan pelayanan lain-lain.

Kendati terjadi kenaikan indeks, terdapat unsur-unsur yang mengalami penurunan kepuasan pelayanan haji seperti tertinggi pada indikator bus Armina yaitu -1,76 poin, tenda -1,75 dan katering Armina -0,19. Sementara unsur lainnya mengalami peningkatan dengan beragam poin dengan bentang antara 1,50 sampai 3,11 poin.

Adapun indeks kepuasan secara mendetail yaitu bus antarkota 88,23, bus shalawat 87,72, petugas 87,38, ibadah 86,45, hotel 85,70, katering non-Armina 85,31, lain-lain 84,46, katering Armina 81,45, bus Armina 78,09 dan tenda 75,55.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan pihaknya akan menggunakan hasil survei tersebut untuk evaluasi pelayanan haji dan perbaikan ke depan.

“Saya berterima kasih kepada BPS yang begitu bermakna memberikan masukan kepada kami di Kementerian Agama dalam mengelola ibadah haji melalui survei kepuasan jemaah haji Indonesia tahun 2017,” kata dia.

Lukman menanggapi positif hasil survei yang tertuang dalam IKJHI 2017 tersebut. “Ini akan sangat membesarkan hati kita karena akan menaikkan spirit, memotivasi kita untuk bekerja lebih baik lagi,” ujarnya.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Riyadhus Shalihin Bab 2 Sesi Tanya Jawab

Rekaman LIVE : Kajian Riyadhus Shalihin - Imam An-Nawawi Bab 2. Taubat Sesi Tanya Jawab oleh Ustadz Abdurrahman al-Baghdadi, Ahad, 26 Juli 2020. Diproduksi &...

Pastikan KIP Kuliah Tepat Sasaran, Pemerintah Luncurkan Program #temanKIP

JAKARTA, MENARA62.COM – Guna memastikan bahwa program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tepat sasaran, pemerintah meluncurkan program #temanKIP, Senin (3/8/2020). Program yang diinisiasi oleh...

BATAN Kembangkan Sistem Pemantauan Zat Radioaktif Terintegrasi

JAKARTA, MENARA62.COM - Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) mengembangkan sistem pemantauan zat radioaktif yang terintegrasi dalam rangka memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa zat radioaktif...

Fenomena Anak Kita, Pergi Dicari, Pulang Dimarahi

Oleh: Ashari* KHALIL Gibran, filsuf dan sastrawan kesohor ini pernah membuat pernyataan mengejutkan bahwa anak kita bukanlah anak kita. Anak kita adalah milik zaman-nya. Apa...

UMY Gelar Workshop Pembelajaran Bahasa Inggris Interaktif Virtual Reality bagi Guru

YOGYAKARTA, MENARA62.COM - Pengembangan inovasi pada bidang pendidikan menjadi sangat penting khususnya metode pengajaran bagi guru sehingga dapat dipahami dengan baik oleh siswa. Oleh...