25.6 C
Jakarta

BSN Susun RSNI Manajemen Risiko Bagi Sektor Publik

Must read

Bendungan Katulampa Siaga 1, Wali Kota Bogor Telepon Gubernur Anies

BOGOR, MENARA62.COM – Hujan deras yang melanda sebagian besar kota Bogor mengakibatkan debit air Bendungan Katulampa Bogor naik dengan status siaga 1, Selasa (23/9/2020). ...

SD Muhammadiyah PK Kottabarat Memberi Bantuan MCCC Solo

  SOLO,MENARA62.COM-SD  Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat memberikan donasi kepada Muhammadiyah Covid-19 Comand Center (MCCC) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta, Rabu (23/9). Disampaikan  Humas SD Muhammadiyah PK,...

FKY 2020 ‘Akar Hening di Tengah Bising’ Resmi Dibuka Sri Sultan

YOGYAKARTA, MENARA62.COM - Di tengah pandemi Covid-19, Yogyakarta kembali menggelar rangkaian acara Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2020 Mulanira 2. Kegiatan ini dibuka resmi Senin...

Disentuh TMMD, Warga Desa Gantar Sumringah

INDRAMAYU, MENARA62.COM - Warga Desa Gantar Kecamatan Gantar sumringah. Pasalnya selama 30 hari desa mereka akan disulap menjadi desa yang penuh pembangunan dalam program...

JAKARTA, MENARA62.COM– Keberadaan organisasi sektor publik tidak terlepas dari upaya suatu negara untuk hadir dalam memberikan kenyamanan dan kesejahteraan bagi  warga negaranya  melalui  berbagai layanan publik. Dalam memberikan layanan publik yang menjadi tugas dan tanggung jawab mereka, organisasi sektor publik seringkali menghadapi berbagai ketidakpastian, baik karena faktor eksternal maupun juga faktor internal yang pada akhirnya kemudian melahirkan berbagai risiko dalam upaya pencapaian sasaran yg telah ditetapkan.

Seiring dengan berkembangnya jumlah dan jenis risiko yang dihadapi oleh organisasi sektor publik, maka organisasi membutuhkan panduan manajemen  risiko yang efektif dan sejalan dengan rujukan yang berlaku secara internasional (ISO 31000). Dengan menerapkan Standar ini diharapkan organisasi mampu mengidentifikasi semua kemungkinan kejadian yang dihadapi oleh organisasi dan mampu mengantisipasinya, bahkan mampu memanfaatkan peluang yang tersedia.

Melihat pentingnya kebutuhan panduan manajemen risiko bagi organisasi sektor publik, Badan Standardisasi Nasional (BSN) melalui Komite Teknis 03-10: Tatakelola, Manajemen Risiko, dan Kepatuhan, telah menyelesaikan penyusunan Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) tentang Manajemen Risiko – panduan implementasi SNI ISO 31000:2018 di Sektor Publik.

Standar ini dimaksudkan untuk membantu organisasi sektor publik dalam menerapkan SNI ISO 31000:2018 di lingkungan mereka, terutama bagaimana menerapkan prinsip-prinsip, kerangka kerja, dan proses manajemen risiko secara tepat, karena telah menguraikan hal-hal yang bersifat spesifik dan langsung terkait sektor publik.

Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Bambang Prasetya menerangkan, ruang lingkup SNI ini ditujukan bagi organisasi sektor publik yaitu lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif, dan lembaga negara atau sektor lain, seperti pemerintah daerah, yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan layanan publik dimana sumber dananya menggunakan APBN atau APBD.

“Standar ini memang sangat diperlukan karena organisasi sektor publik biasanya memiliki karakteristik khusus sehingga memerlukan panduan spesifik dalam menginternalisasi prinsip manajemen risiko; dalam membangun kerangka kerja manajemen  risiko; dan dalam melaksanakan  tahapan proses manajemen risiko,” jelas Bambang dalam siaran persnya, Jumat (1/11/2019).

Standar ini dapat digunakan sebagai panduan bagi orang dan/atau fungsi dalam organisasi sektor publik yang berorientasi ingin menciptakan dan melindungi nilai organisasinya untuk kepentingan publik melalui pengelolaan risiko.

Saat ini, perumusan RSNI Manajemen risiko – Panduan implementasi SNI ISO 31000:2018 di sektor publik telah memasuki tahap jajak pendapat, mulai tanggal 3 Oktober 2019 s.d. 2 Desember 2019. Jajak pendapat ini dimaksudkan untuk mendapat tanggapan dan masukan dari masyarakat luas, dan lebih khusus dari para pelaku yang langsung terlibat dalam layanan publik, baik tanggapan yang bersifat editorial maupun substansial. Masyarakat dapat turut berpartisipasi dalam jajak pendapat terhadap RSNI ini melalui portal web sispk.bsn.go.id.

“Saya harap, masyarakat dapat berperan aktif dan terlibat dalam penyusunan standar ini. Suatu standar memang harus melalui konsensus antar pemangku kepentingan dan uji publik sebelum ditetapkan. Itulah yang menjadikan suatu standar bermutu,” ujar Bambang.

Sejauh ini, BSN telah mengadopsi 5 Standar ISO terkait manajemen risiko. Standar yang sedang disusun ini sangat membanggakan karena merupakan standar hasil pengembangan sendiri, yang harapannya ke depan juga tidak menutup kemungkinan untuk diajukan sebagai rancangan Standar internasional.

Sebelum ini, BSN pernah mengusung dua rancangan standar menjadi standar internasional, yaitu standar peringatan dini tanah longsor dan standar tentang efek gas rumah kaca. Bambang pun berharap, setelah SNI ini ditetapkan, dapat segera disusul dengan langkah berikutnya berupa pengajuan menjadi rancangan standar internasional.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Bendungan Katulampa Siaga 1, Wali Kota Bogor Telepon Gubernur Anies

BOGOR, MENARA62.COM – Hujan deras yang melanda sebagian besar kota Bogor mengakibatkan debit air Bendungan Katulampa Bogor naik dengan status siaga 1, Selasa (23/9/2020). ...

SD Muhammadiyah PK Kottabarat Memberi Bantuan MCCC Solo

  SOLO,MENARA62.COM-SD  Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat memberikan donasi kepada Muhammadiyah Covid-19 Comand Center (MCCC) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta, Rabu (23/9). Disampaikan  Humas SD Muhammadiyah PK,...

FKY 2020 ‘Akar Hening di Tengah Bising’ Resmi Dibuka Sri Sultan

YOGYAKARTA, MENARA62.COM - Di tengah pandemi Covid-19, Yogyakarta kembali menggelar rangkaian acara Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2020 Mulanira 2. Kegiatan ini dibuka resmi Senin...

Disentuh TMMD, Warga Desa Gantar Sumringah

INDRAMAYU, MENARA62.COM - Warga Desa Gantar Kecamatan Gantar sumringah. Pasalnya selama 30 hari desa mereka akan disulap menjadi desa yang penuh pembangunan dalam program...

Workshop Implementasi UKS/M Persiapan Tatap Muka 2021

  SOLO,MENARA62.COM – Workshop implementasi UKS/M bagi tim pembina dan pelaksana UKS/M pada semua jenjang pendidikan digelar Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Surakarta persiapan tatap muka...