25.6 C
Jakarta

Dorong Generasi Muda Berkarya, Semen Indonesia Gelar Festival Millenials Berkarya 2018

Must read

Tinjau Progres Pelabuhan Patimban, Menhub Dengar Aspirasi Nelayan Patimban

PATIMBANG, MENARA62.COM -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendengar aspirasi para nelayan di sekitar proyek pelabuhan Patimban. Hal itu dilakukan Menhub saat meninjau progres...

Kemenhub Bersama Dekranas Beri Pelatihan Kewirausahaan Bagi Pengerajin di Labuan Bajo

MANGGARAI BARAT, NTT, MENARA62.COM -- Kementerian Perhubungan bersama dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) memberikan pelatihan kewirausahaan bagi para pengrajin Kecil dan Mikro di Labuan...

Presiden: PKN 2020 Bukti Budayawan dan Seniman Tidak Tunduk Pandemi

JAKARTA, MENARA62.COM - Setelah hadir untuk pertama kalinya di tahun 2019, tahun ini Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) kembali digelar mulai hari Sabtu, 31 Oktober...

Gandeng Tokopedia, Kemendikbud Gelar Pasarbudaya 2020

JAKARTA, MENARA62.COM – Untuk memberikan ruang yang lebih luas kepada seniman agar karya mereka dapat dinikmati publik, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan gelar kegiatan Pasarbudaya...

PACITAN, MENARA62.COM– Dorong kaum millenial berkarya bagi lingkungannya, Semen Indonesia Total Solution (Sitos) gelar Festival Millenials Berkarya 2018. Ajang yang berlangsung di Wisma Ahmad Yani, Gresik, Jawa Timur tersebut diikuti setidaknya 500 anak muda dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Kami sadar betul bahwa pada mereka inilah harapan bangsa, harapan kita semua di masa depan. Peduli pada mereka adalah peduli pada masa depan Indonesia,” kata Adi Munandir, Direktur Pemasaran dan Supply Chain Semen Indonesia dalam siaran persnya, Sabtu (8/12).

Menurutnya, sekarang adalah jamannya milik kalangan millenials, para generasi muda masa kini. Mereka memiliki ciri khas kreatif dan sangat ahli memanfaatkan teknologi informasi.

Millenials Berkarya adalah gerakan yang diciptakan Semen Indonesia untuk segmen muda atau millenials, guna memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya. Disebut gerakan karena millenial berkarya lebih dari sekedar program atau rencana tapi itu juga program yang dapat diterapkan yang dapat menginspirasi orang lain dan dapat berjalan berkesinambungan.

Millenials berkarya dimulai tahun 2017, dan berjalan selama 2 tahun. Aktivitas Millennials Berkarya tahun 2017 – 2018 terdiri dari kompetisi proyek infrastruktur sosial, project visit, lounching basecamp Millennials Berkarya, dan Festival Millennials Berkarya.

Adi Munandir mengatakan, tahun 2017, Millenials Berkarya medapat ide dari 50 kelompok milllenials untuk membangun proyek infrastruktur sosial, Sedangkan di tahun 2018 ini Millenials Berkarya mendapat ide dari 300 kelompok millenials dari kalangan mahasiswa seluruh Indonesia.

“Peningkatan antusiasme ini menunjukkan bahwa millenials di Indonesia merupakan generasi potensial harapan bangsa, penuh kreasi dan dapat mengadaptasi perubahan,” lanjutnya.

Adi Munandir menambahkan, sejumlah ide ini lalu disaring menjadi sepuluh yang terbaik. Selanjutnya, kesepuluh penggagas ide terbaik mengikuti serangkaian acara kompetisi untuk menentukan dua terbaik.

Adapun para pemenang Millenials Berkarya berturut-turut adalah Tim Mascoturism dengan karya konservasi mangrove, produksi garam prisma kekinian dan budidaya kepiting soka di Lamongan Jawa Timur meraih juara pertama. Disusul Tim Muda Berkarya dengan karya rumah belajar untuk kaum disabilitas dan pemuda putus sekolah di Desa Jelutung, Bangka Belitung sebagai juara 2. Masing-masing mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp75 juta untuk mengembangkan proyek.

Adi Munandir menjelaskan, melalui program Millenials Berkarya tersebut, Semen Indonesia merangkul generasi muda yang memiliki semangat untuk berkontribusi terhadap lingkungan dan menjadi agen perubahan. Kompetisi ini diikuti oleh anak muda dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari mahasiswa, wirausahawan, komunitas sosial, hingga profesional muda.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Tinjau Progres Pelabuhan Patimban, Menhub Dengar Aspirasi Nelayan Patimban

PATIMBANG, MENARA62.COM -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendengar aspirasi para nelayan di sekitar proyek pelabuhan Patimban. Hal itu dilakukan Menhub saat meninjau progres...

Kemenhub Bersama Dekranas Beri Pelatihan Kewirausahaan Bagi Pengerajin di Labuan Bajo

MANGGARAI BARAT, NTT, MENARA62.COM -- Kementerian Perhubungan bersama dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) memberikan pelatihan kewirausahaan bagi para pengrajin Kecil dan Mikro di Labuan...

Presiden: PKN 2020 Bukti Budayawan dan Seniman Tidak Tunduk Pandemi

JAKARTA, MENARA62.COM - Setelah hadir untuk pertama kalinya di tahun 2019, tahun ini Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) kembali digelar mulai hari Sabtu, 31 Oktober...

Gandeng Tokopedia, Kemendikbud Gelar Pasarbudaya 2020

JAKARTA, MENARA62.COM – Untuk memberikan ruang yang lebih luas kepada seniman agar karya mereka dapat dinikmati publik, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan gelar kegiatan Pasarbudaya...

Sholat Tepat Waktu, Apa Susahnya?

Oleh Ashari, SIP* SETIAP perintah pasti mengandung hikmah. Begitu juga setiap larangan dan dosa pasti mengandung derita. Demikian halnya dengan perintah sholat awal waktu, tentu...