27.1 C
Jakarta

Dosen Pendidikan Biologi UMS Ajarkan Para Siswa SMP Cara Pemanfaatan Sampah Anorganik Menjadi Ecobrick

Baca Juga:

 

SOLO, MENARA62.COM – Sejumlah dosen Prodi Pendidikan Biologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ajarkan para siswa SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan Colomadu tentang cara pemanfaatan sampah anorganik. Kegiatan Pilah, Pilih dan Pulih ini dilakukan dari mulai Januari hingga Maret 2022.

Para siswa diajarkan dari mulai pengenalan jenis-jenis sampah hingga pelatihan membuat ecobrick. Pengenalan dan Pelatihan tersebut dilakukan untuk memperluas wawasan siswa-siswi tentang jenis sampah dan pemanfaatannya, salah satunya melalui ecobrick.

Dosen Pendidikan Bilogi UMS, Endang Setyaningsih, S.Si., M.Si., mengatakan, para siswa diajarkan memanfaatkan sampah anorganik menjadi barang yang bermanfaat, seperti rak buku, kursi dan lain sebagainya.

“Hal ini merupakan bentuk implementasi salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat,” ujar Endang Setyaningsih, Selasa (24/5).

Selama program ini dilaksanakan, para siswa mengikuti pertemuan sebanyak 13 kali pertemuan baik secara daring maupun luring. Kemudian ditambah satu pertemuan evaluasi di akhir kegiatan. Setiap pertemuan dilakukan selama 150 menit.

Pelatihan tersebut diikuti oleh siswa kelas 7, 8 dan 9 SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan Colomadu. Ada sebanyak 87 siswa yang mengikuti program pelatihan ini dari awal hingga akhir.

Terkait cara pembuatan ecobrick, secara teknis para siswa diminta mengumpulkan botol air mineral bekas, kain sisa tidak terpakai, plastic bekas pakai, dan beberapa jenis plastik lainnya yang sudah tidak terpakai.

Kemudian siswa diminta untuk membersihkan sampah plastik tersebut. Setelah bersih, sampah plastik tersebut dimasukan satu persatu ke dalam botol air mineral hingga padat dan terisi penuh.

Beberapa botol air mineral yang sudah diisi sampah plastik bekas tadi, barulah disusun menjadi peralatan rumah tangga yang dibutuhkan, seperti kursi, meja ataupun rak buku.

“Kegiatan Pilah Pilih dan Pulih sampah berbasis Ecobrick ini harapannya bisa berjalan di sekolah tersebut dan terus berkelanjutan meski program telah usai,” Jelas Endang. (Risqi)

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!