31.5 C
Jakarta

Dua Santri Darul Arqom Bayan Hafal 30 Juz

Baca Juga:

PURWOREJO, MENARA62.COM — Suasana haru dan khidmat menyelimuti Aula Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan Purworejo saat digelar kegiatan Istima’ul Qur’an 30 juz, Ahad (24/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, dua santri berhasil menuntaskan hafalan Al-Qur’an 30 juz dan memperdengarkannya di hadapan para asatidz, pimpinan pondok, wali santri, serta tamu undangan.

Dua santri yang mengikuti Istima’ul Qur’an tersebut yakni Dzarif Mudzaffar, santri kelas 12, dan Miftahul Jannah, santriwati pengabdian lulusan kelas 12. Keduanya dinyatakan berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an secara penuh dengan baik dan lancar.

Direktur Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan Purworejo, Muhammad Nurrosyid Huda Setiawan, menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri tersebut. Menurutnya, keberhasilan menghafal 30 juz menjadi nikmat besar sekaligus kebanggaan bagi pondok pesantren.

“Alhamdulillah puji syukur kepada Allah SWT. Hari ini Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan Purworejo telah mengadakan Istima’ul Qur’an kepada santriwan dan santriwatinya yang telah lulus menghafal sampai dengan 30 juz. Ini suatu kesyukuran yang luar biasa,” ujarnya.

Ia berharap capaian tersebut mampu menjadi inspirasi dan motivasi bagi santri lain agar terus semangat menghafal Al-Qur’an dan menjaga hafalannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Mudah-mudahan apa yang sudah baik ini bisa diikuti oleh adik-adiknya nanti. Harapan kita bagi dua hafidz ini yakni Santriwan Dzarif Mudzaffar dan Santriwati Miftahul Jannah, mudah-mudahan bisa mengemban amanah besar menjadi hafidz dan hafidzah Al-Qur’an serta hamalatul Qur’an,” katanya.

Menurutnya, seorang penghafal Al-Qur’an tidak hanya dituntut mampu menjaga hafalan, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam perilaku, sikap, dan pola pikir sehari-hari.

Kegiatan Istima’ul Qur’an tersebut menjadi bagian penting dalam proses pendidikan pesantren untuk mencetak generasi Qurani yang berilmu dan berakhlak. Selain menjaga kemutqinan hafalan, kegiatan itu juga bertujuan melatih mental dan rasa percaya diri santri saat memperdengarkan hafalan di depan umum.

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bayan, Rofiq Nurhadi, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan dalam membina para penghafal Al-Qur’an.

“Atas nama Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bayan mengucapkan selamat kepada Pondok Pesantren Darul Arqom atas prestasi dua santrinya di dalam menyelesaikan hafalan Al-Qur’an,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, beberapa bulan sebelumnya pondok tersebut juga telah meluluskan satu santri hafidzah 30 juz bernama Nasyiatulaili Ashma’ Dhia. Dengan demikian, hingga kini sudah terdapat tiga santri yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz secara penuh.

“Tentu ini sangat membahagiakan bagi kami Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bayan,” katanya.

Rofiq optimistis jumlah hafidz dan hafidzah dari Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan akan terus bertambah karena sejumlah santri lainnya kini telah mencapai hafalan lebih dari 20 juz.

Sementara itu, salah satu wali santri, Triyono, mengaku terharu dan bersyukur atas keberhasilan putrinya menyelesaikan hafalan Al-Qur’an di pondok tersebut.

“Alhamdulillah pada hari ini anak saya telah menyelesaikan hafalannya 30 juz di Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan Purworejo ini,” ujarnya.

Ia berharap putrinya mampu menjaga hafalan dengan baik dan terus meningkatkan kualitas diri sebagai seorang hafidzah. Selain itu, ia juga berharap Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan semakin berkembang dan menjadi rujukan pendidikan Islam bagi masyarakat Purworejo.

Pelaksanaan Istima’ul Qur’an berlangsung penuh kekhusyukan. Para peserta memperdengarkan hafalan secara bergantian di hadapan hadirin. Selain menjadi ajang pengujian hafalan, kegiatan tersebut juga mempererat ukhuwah Islamiyah antara santri, guru, wali santri, dan masyarakat melalui majelis Al-Qur’an.

Momentum tersebut sekaligus menjadi syiar Islam dan bentuk dakwah Al-Qur’an di tengah masyarakat. Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan berharap lahirnya para hafidz dan hafidzah muda dapat menjadi penerang umat sekaligus generasi Qurani yang berilmu dan berakhlak mulia. (AMM)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!