34.4 C
Jakarta

Mahasiswa PLP UMS dan SMK Batik 2 Surakarta Perkuat Literasi

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM — Mahasiswa Program Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ berkolaborasi dengan SMK Batik 2 Surakarta menggelar seminar literasi bertema “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”. Kegiatan tersebut menjadi upaya menumbuhkan minat membaca sekaligus memperkuat karakter peserta didik di era digital.

 

Kegiatan yang berlangsung Jumat (7/8/2026) itu diikuti seluruh siswa dan guru SMK Batik 2 Surakarta. Agenda diawali dengan membaca bersama, kemudian dilanjutkan pemaparan materi mengenai pentingnya literasi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan membentuk karakter unggul.

 

Mahasiswa PLP UMS dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) mengambil peran dalam persiapan kegiatan, pendampingan siswa, hingga menyeleksi karya literasi peserta didik.

 

Sejumlah karya berupa puisi dan artikel tulisan tangan dinilai secara objektif berdasarkan kreativitas, kesesuaian tema, penggunaan bahasa, serta orisinalitas.

 

Mahasiswa PBSI UMS, Muhammad Nuradi, mengatakan kegiatan tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi di bidang kepenulisan.

 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi sekolah, apalagi bagi siswa-siswi yang memiliki potensi di bidang menulis dan mengarang. Dengan adanya kegiatan ini, mereka mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan bakat serta menjadi motivasi tersendiri untuk terus mengasah skill menulis mereka,” ujar Nuradi, Selasa (18/8/2026).

 

Literasi Tak Sekadar Membaca dan Menulis

 

Narasumber dari mitra startup Nyalanesia, Arifin Nurdin, menekankan bahwa literasi memiliki cakupan yang lebih luas daripada sekadar kemampuan membaca dan menulis.

 

Menurutnya, literasi merupakan kemampuan untuk memahami, mengolah, dan memanfaatkan informasi secara bijaksana. Kemampuan tersebut menjadi semakin penting di tengah derasnya arus informasi digital.

 

“Literasi adalah kemampuan memahami, mengolah, dan memanfaatkan informasi secara bijaksana. Membiasakan membaca setiap hari merupakan bekal penting bagi siswa dalam menghadapi tantangan di era digital,” terang Arifin.

 

Ia mendorong siswa menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari. Dengan kebiasaan tersebut, siswa diharapkan memiliki kemampuan berpikir kritis dan tidak mudah menerima informasi tanpa melakukan verifikasi.

 

Sekolah Dorong Literasi Jadi Budaya

 

Kepala SMK Batik 2 Surakarta, Pris Priyanto, S.Kom., M.Kom., mengapresiasi antusiasme warga sekolah serta kontribusi mahasiswa PLP UMS dalam kegiatan tersebut.

 

Ia berharap kolaborasi antara sekolah dan mahasiswa UMS dapat memperkuat budaya literasi sekaligus menumbuhkan kebiasaan belajar sepanjang hayat di kalangan siswa.

 

“Melalui kolaborasi ini, harapannya literasi dapat menjadi budaya positif di lingkungan sekolah SMK 2 Batik,” jelas Pris.

 

Kegiatan tersebut sekaligus memberikan kesempatan kepada siswa untuk menampilkan kemampuan menulis dan menghasilkan karya. Bagi mahasiswa PLP UMS, keterlibatan dalam kegiatan literasi juga menjadi pengalaman dalam mendampingi peserta didik dan menerapkan kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan.

 

Melalui kolaborasi tersebut, UMS dan SMK Batik 2 Surakarta berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuhnya budaya membaca dan berkarya.

 

Penguatan literasi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seminar, tetapi berkembang menjadi kebiasaan positif yang melekat dalam keseharian siswa. Dengan demikian, sekolah dapat turut melahirkan generasi muda yang berprestasi, berkarakter, berpikir kritis, dan adaptif menghadapi tantangan zaman. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!